26 Mei 2015

BOYZONE LIVE IN CONCERT


Jumat, 22 Mei 2015 Boy Band asal Irlandia dalam rangka A Night of Reunion with Boyzone menyambangi kota Jakarta sebagai ibu kota Indonesia. Karena si adik saya ngefans banget sama Boyzone, jadilah dia merengek minta ditemani untuk nonton konser tersebut. Awalnya males juga nih hari Jumat kudu ke daerah Senayan, yang udah pasti macet banget. Dan tiket pun dibeli H-1 demi nonton Boy Band asal Irlandia ini, ya sudahlah gak ada salahnya juga nonton mereka, toh dulu juga suka dengerin lagu-lagunya Boyzone. Kalau ABG jaman 90an dengerin Boyzone, Westlife, NKOTB, Backstreet Boys dll. Kalau ABG jaman sekarang mah taunya 1D dan apalagi ya?....

Berangkat dari kantor jam 5.30, sudah pasti macet deh kalau Jumat bener aja jalanan gak bersahabat hari itu. Sampai Senayan jam 7 kurang, dan ada satu hal lagi yang bikin sebel. Waktu beli tiket di website tidak ada pemberitahuan untuk tidak membawa camera profesional seperti DSLR atau camera pocket, saat itu saya bawa camera DSLR yang lumayan juga beratnya. Karena tidak boleh menggunakan camera pada saat acara maka batere Nikon diberikan kepada petugas keamanan yang dimana nanti kalau sudah selesai bisa diambil kembali, awalnya sih kesel tapi yasudahlah kan masih ada kamera henpon. Jadi sepanjang konser hanya mengandalkan camera si Iphone 5S dan Lenovo P70, untuk kedua henpon ini lumayan cameranya. Begitu gate dibuka langsung buru-buru masuk kedalam untuk ambil posisi yang ok, biar hasil fotonya juga maksimal. 



Selonjoran sebelum konser
Kalau nonton konser gunakan pakaian dan alas kaki senyaman mungkin biar kita juga gak capek, karena kemarin milih nonton di row Festival biar bisa lihat Boyzone lebih dekat jadi kemarin menggunakan sepatu Converse ini biar enak waktu berdiri, memilih celana jeans panjang biar kalau duduk dibawah kayak gitu gak kotor juga kakinya. Sebelum konser dimulai kurang lebih sekitar 45 menitan ngedeprok dibawah, pakai baju senyaman mungkin. Kebetulan aku pakai kemeja tangan pendek dengan bahan yang nyaman jadi gak gerah kayak orang-orang, ya memang sih waktu itu panas banget.


Mikey Grahan, Ronan Keating, Shane Lynch dan Keith Duffy


Ini awalnya Ronan Keating nyanyi dan disamperin sama Shane lalu Keith pun ikut merapat dan ekspresi mereka bertiga ini sangat lucu sekali. Tadinya udah males mau foto-foto lagi, tapi malah buru-buru ambil henpon didalam tas buat motret. Langka banget kan liat ekspresi begini.






Shane Lynch

Ronan Keating

Mikey Graham

Keith Duffy

BOYZONE
Totaly suka banget sama konser Boyzone, karena mereka memang masihpunya magnet tersendiri. Seisi Istora Senayan pun senang gembira menyambut mereka. Dengan usia mereka sekarang ini, suara masih OK dan gerakan pun masih lincah. Lagu-lagu yang mereka bawakan juga The Best of Boyzone. Kayaknya bakalan beli CDnya lagi nih setelah dulu pernah beli dan entah kemana sekarang. Kalau mereka datang lagi ke Jakarta kayaknya bakalan di tonton lagi deh, hahahahaaa
22 Mei 2015

Stock ASIP Kelvin

Persediaan ASIP

Kangen waktu masa-masa memerah ASIP buat Kelvin, ini hasil pompa selama 1,5 dibulan kedua Kelvin lahir. Sebulan pertama stock ASIP buat diminum dia terus kelupaan buat nyetok pas nanti ditinggal kerja. Tapi kalau namanya niat buat kasih ASI ke anak kita pasti apapun itu tetap akan berjalan dengan sendirinya. 
Jadi dulu waktu seminggu Kelvin lahir dia sempat harus dirawat karena menguning, maklum Kelvin lahir pada saat musim hujan. Dan menurut dokter anak yang menangani Kelvin harus dirwat untuk menurunkan bilirubinnya, waktu itu sedih banget waktu liat Kelvin disinar dalaminkubator. Saat itu stress liat Kelvin harus begitu, yang bisa menolong pada saat itu adalah ASI. 

Dokter Rumah Sakit Asri tidak memperkenankan pemberian sufor kalau tidak terpaksa, kebetulan RS Asri ini pro ASI. Kebetulan waktu itu aku ikutan nginep di RS Asri, jadilah booking kamar juga, layaknya orang sakit. Waktu itu tidak di cover asuransi karena Kelvin baru lahir dan belum keluar kartunya, biaya berapapun waktu itu kita bayar. 

Setiap 2 jam sekali Kelvin harus minum ASI agar menurunkan bilirubin, karena saya adalah ibu baru dan kebetulan menyusuinya juga belum benar peletakannya dan puting saya waktu itu lecet dan berdarah. Jalan satu-satunya adalah memompa ASI, tetapi sempat ada keluar darah karena lecet tadi itu. Kebuanglah asi sebanyak 20ml, sedih banget rasanya. 

Aku juga diberikan obat oles untuk puting namanya Kamilosan, ini dioleskan pada saat tidak menyusui. Karena saya niat banget biar Kelvin cepat pulang dan turun bilirubinnya, alhamdulillah pada saat itu setiap asi yang saya pompa selalu bertambah. Kelvin dirawat selama 3 hari 2 malam, akhirnya dia kembali kerumah.

Setiap hari Kelvin selalu meminum ASI secara langsung, kalau Kelvin tidur aku memompa untuk stok ASIP. Bahagia banget bisa kasih ASI langsung, alhamdulillah suami dan keluarga mendukung semua usahaku untuk pemberian ASI. Suamiku selalu membawakan makanan yang enak-enak agar istrinya happy biar ASInya lancar, terkadang dia juga suka memberikan hadiah untukku. Almarhum papa juga sering masakin makanan untuk aku makan, bahkan mencarikan apa yang aku mau agar ASIku bertambah banyak. Allah memang maha baik, aku dikelilingi oleh orang-orang yang sayang kepadaku.

Selain makanan penambah ASI aku juga mengkonsumsi vitamin supaya ASI deras dan banyak, aku minum Vometa dan Milmor. Dulu waktu masih nyetok ASIP, aku suka ngikutin instagram Renny Sutiyoso, gimana caranya bisa banyak ASInya aku banyak belajar dari instagram dia. Selain itu juga suka baca-baca artikel di internet mengenai ASI, alhamdulillah semuanya berjalan lancar. Yang penting pikiran kita harus positif, jangan pernah takut kalau ASI gak keluar, semuanya sudah diatur oleh Allah. 

Saat Kelvin umur 7 bulan aku terkena DBD dan harus dirawat dirumah sakit, apakah ibu yang DBD masih boleh memberikan ASIP? Jawabannya boleh. Aku tanyakan hal ini kepada dokter yang merawatku waktu itu di RSPI, dokter itu pun memberikan aku semangat dan dia juga tidak memberikan obat yang membahayakan untuk ASIku. Kalau tidak salah nama dokter itu adalah dr. Femmy dia banyak membantu aku waktu itu untuk memberikan obat yang aman dikonsumsi, sedih banget waktu lagi kena DBD karena gak bisa nyusuin Kelvin secara langsung. 

Selama di rumah sakit aku tetap memompa ASIP untuk diberikan kepada Kelvin, suamiku selalu pulang kerumah saat malam hari untuk memberikan ASIP dan balik lagi ke rumah sakit untuk menemaniku. Hari ke-empat di rumah sakit ternyata suamiku terkena DBD juga, entah DBD itu menular atau gimana atau bisa juga kita kena nyamuknya secara bersamaan.Selama di rumah sakit sudah hari ke-lima dan mama memberitahuku kalau stock ASIP menipis, aku jadi stress juga dikasih tau itu sama mama. Stock tinggal buat 1 minggu, sementara setelah DBD aku hanya bisa mompa 180ml untuk sekali pompa. Dan sehari hanya 2x mompa, jujur saja saat terkena DBD asupan ASI aku menurun tidak sederas sebelumnya. 

Bermain di Kuntum Farm Field - Bogor

Kelvin akan memulai petualangan

2 Mei 2015 ngajak Kelvin main ke Kuntum Farm Field berangkat dari rumah jam 7.30 dan sampai disana jam 8.20, memang kebiasaan juga sih kalau weekend selalu ngajak dia jalan-jalan. Gak perlu mahal dan gak perlu jauh yang penting anaknya HAPPY. Karena Kelvin udah senang jalan dan gak mau diam, kayaknya bawa dia ke Farm Field itu adalah hal yang menyenangkan. Dimulai dengan dia menggunakan topi caping ini dan ternyata dia gak suka kalau paka topi, padahal mataharinya lumayan hari itu. Sebelum memulai mengeksplor apa yang ada di Kuntum Farm Field, aku beli makanan dan susu untuk para binatang yang ada disana.