Memilih Sekolah: Citta Bangsa




Hari pertama sekolah

Kelvin pakai seragam

Kelvin dengan hasil kerajinan tangannya

Kelvin dan topi kelinci

Karena saya lagi balik tinggal sama mama didaerah Jatimakmur, Pondok Gede maka saya dan adik saya waktu itu iseng cari sekolahan untuk anak kami. Kebetulan umur mas Kelvin dan anak adik saya, Bima hanya berselang 4 bulan. Jadi waktu itu pencarian sekolah didaerah Jatibening, lebih dekat soalnya kalau dari rumah. Dikomplek tempat tinggal mamaku sih ada tapi ya gitu deh, karena belum bisa umurnya jadi Kelvin ditolak sekolah. Akhirnya bertemu dengan sekolah Citta Bangsa, waktu pas lihat sekolahnya Kelvin seneng banget karena ada kolam renangnya dan kurikulum sekolahnya juga pas untuk anak seumur Kelvin, oh iya Kelvin masuk sekolah pas umur 2 tahunan. 

Waktu itu sempat galau juga sih, masukin gak ya Kelvin ke sekolah? Banyak pertimbangannya waktu itu tapi akhirnya pun saya dan suami memutuskan untuk menyekolahkan Kelvindengan beberapa alasan diantara lain yaitu, Kelvin butuh teman main karena dirumah kalau saya dan suami bekerja dia dirumah berdua dengan mamaku, Kelvin juga waktu itu kurang lancar bicaranya ini jadi kendala maju mundurnya kami menyekolahkan Kelvin. Saya akan bahas satu persatu kenapa diusia Kelvin butuh sekolah.

CITTA BANGSA PRESCHOOL
Kelvin masuk dikelas bulan, karena memang sesuai dengan umurnya. Waktu itu ikutan trial dulu biar tau anak ini enjoy gak untuk sekolah. Sekalian pengen tau sih ngapain aja sih dikelas atau kurikulum belajarnya. Biaya yang ditawarkan untuk sekolah menurut saya masih bisa terjangkau dengan kantong saya dan suami, setiap hari selasa dan kamis Kelvin menggunakan seragam sekolah Citta Bangsa. Dua bulan pertama Kelvin sekolah menggunakan taksi atau kita antar sebelum berangkat ke sekolah. Untuk taksi karena mamaku kurang pandai dalam hal gadget jadi soal antar menjemput dulu itu jadi pekerjaan kami banget. Tapi sejak bulan Desember Kelvin tidak menggunakan taksi lagi atau diantar oleh ayah dan bundanya, waktu itu bu guru Kelvin memberitahukan kepada saya kenapa tidak naik jemputan saja biar Kelvin juga lebih mandiri dan belajar sosialisasinya lebih pintar. Waktu itu saya iyakan saja dan langsung menghubungi sekolah untuk mengatur penjemputan dan pemulang Kelvin salama sekolah di Citta Bangsa. Waktu hari pertama dia naik jemputan, saya dan suami agak was-was karena takut kalau Kelvin gak mau naik jemputan atau bahkan dia drama dulu. Ternyata semuanya itu tidak terjadi, mamaku langsung laporan begitu Kelvin sudah dijemput oleh jemputan sekolahnya, dia tidak menangis atau drama waktu ibu gurunya menghampiri Kelvin dirumah, Kelvin langsung mau diajak naik jemputan, Ini bener-bener surprise loh untuk saya, karena ternyata mas Kelvin sudah tambah pintar. Siangnya saya mendapat kabar dari Bu May guru kelas Kelvin, kalau Kelvin tadi pas datang kesekolah dengan keadaan senang dan moodnya selama disekolah bagus, Bundanya langsung girang banget dengar laporan gurunya, malamnya sebelum pulang kerumah saya mampir dulu ke toko mainan membelikan dia mainan sebagai reward karena dia sudah pintar naik jemputan.

Eh iya balik lagi ke Citta Bangsa, untuk kelas Kelvin sudah ada pelajaran agamanya juga loh. Jadi pada awal dulu masuk sekolah sudah dikasih tau untuk jadwal belajar selama sebulan dan kalau ada belajar yang berkaitan dengan luar ruang atau yang harus membawa sesuatu pasti orang tua disampaikan terlebih dahulu. Contohnya waktu kelas pelajaran agama, saya mendapat whats app dari pihak sekolah agar anak-anak kelas Bulan (kelas Kelvin) untuk dibawakan baju koko, sarung dan sajadah. Karena Kelvin tidak punya sarung kecil jadi waktu itu saya pulang kantor cari sarung kecil dulu ke ITC Kuningan, bergembiralah saya memiliki kantor yang dekat dengan ITC. Laporan belajar selama seminggu selalu dikirimkan Bu May ke email saya, dari situ saya bisa tau kekurangan Kelvin selama belajar disekolah dan alhamdulillah sampai bulan Desember ini Kelvin sudah banyak sekali belajar dan tambah pintar. Setiap bulan selalu ada pelajaran renang biasanya kalau gak hari selasa ya hari kamis dan biasanya saya membawakan Kelvin baju renang, baju ganti dan handuk didalam tasnya. 

Untuk makanan saya hanya membekali Kelvin cemilan yang nantinya untuk dibagi berempat, dan begitu juga oleh teman-teman Kelvin dikelas. Didalam kelas hanya ada 4 anak termasuk Kelvin, jadi biasanya saya bawakan kit kat, jelly, biskuit, wafer atau lainnya yang penting harus bisa untuk 4 anak karena dari sekolah mengajarkan anak-anak ini untuk sharing. Selain itu Kelvin juga dapet makanan dari sekolah, biasanya makan bersama itu di jam 9.00 kalau kelasnya Kelvin makan didalam kelas karena diluar kelas sudah dipakai oleh anak-anak TK. Makanan yang disediakan oleh pihak sekolah ini bebas pengawet dan msg jadi saya tidak khawatir dengan makanan yang asup oleh Kelvin selama berada disekolah.



Cheers,

Chichie H.

Kelvin's Trip to Universal Studio Singapore

Kelvin Adrian

Lebaran tahun 2016 ngajak Kelvin main ke Universal Studio Singapore, emang sih yang dimainin Kelvin waktu itu gak banyak dan bahkan udah ngantri dan akan mulai main pun dia mendadak gak mau, jadilah emak dan bapaknya ngajak dia keliling dan keluar masuk beberapa toko. Pokoknya seharian di USS itu saya dan suami sepakat adalah harinya Kelvin, dia boleh milih apa saja yang dia mau selama disana tapi emang dasar ini anak baik banget jadi dia juga gak yang berlebihan mintanya.

Creative Session: Blogworthy With Living Loving and Andra Alodita

Living Loving

Tag namaku
Sabtu 3 Desember 2016 berkesempatan bisa ikut workshop bareng sama Nike Prima (Living Loving), Miranti (Living Loving) dan Andra Alodita (Beauty and Lifestyle Blogger) dengan tema Blogworthy. Waktu itu liat di instagram Andra, langsunglah email ke Living Loving dan ternyata sudah sold tapi aku dapet waiting list no 6 atau 8 gitu deh lupa persisnya. Emang jodoh banget sama workshop ini sehari kemudian aku di email oleh Living Loving kalau ternyata aku bisa ikut di session 2 dengan nara sumber yang sama. Karena emang saya lagi butuh workshop untuk seputar blog maka begitu ada Creative Session ini langsung ikutan.

Kompakers Bekasi Sarapan Bersama Bubur Fay


Bubur Fay, Pic by Akuchichie

Bubur Fay, Pic by Akuchichie


Beberapa waktu lalu founder Upload Kompakan Kak Echie Sofwan chat via line dengan saya, memberitahukan bahwa ada pihak Bubur Fay ingin bekerjasama dengan Kompakers Bekasi. Lalu saya menyambut baik rencana tersebut, dan kak Echi memberikan no telp handphone saya kepada pihak Bubur Fay. Menanti beberapa minggu akhirnya dari pihak Bubur Fay, waktu itu dengan mas Ismal chat via whats app ke saya. Dari situ kami ngobrol mengenai rencana kerjasama yang dijalan oleh Bubur Fay dan Kompakers Bekasi saya pun menjelaskan kerjasama yang biasa dilakukan oleh saya dan teman-teman di Kompakers Bekasi.

Yang belum tau apa sih Kompakers Bekasi? Kompakers Bekasi ada member dari Uploadkompakan dengan domisili area Bekasi dan sekitarnya. Apa yang dilakukan Kompakers Bekasi, setiap hari kami melakukan upload bersama-bersama para Kompakers di Indonesia dan manca negara sesuai dengan tema yang diberikan oleh Upload Kompakan setiap harinya. Di Kompakers Bekasi yang tergabung dalam member group line ada sejumlah 81 orang sampai hari ini, senin 12 Desember 2016. Selain itu Kompakers Bekasi juga suka melakukan belajar fotografi bersama atau kegiatan lainnya.

Berlanjut ke Bubur Fay ya... Akhirnya karena mas Ismal harus keluar kota untuk suatu pekerjaan, maka saya berkomunikasi dengan istri mas Ismal bernama mba Lia. Mba Lia ini sangatlah ramah dan baik hatinya. Saya dan mba Lia juga membicarakan bagaimana mekanisme kerjasama yang akan dilakukan oleh Bubur Fay dan Kompakers Bekasi. Akhirnya kami sepakat dengan tema "Sarapan Bubur Fay bersama Kompakers Bekasi" dan harinya waktu itu kita pilih hari minggu pagi jam 7.00 - 9.00 di Bubur Fay Jatibening - Bekasi. Letak Bubur Fay ini persis dekat SPBU Shell Jatibening, diruko dekat Alfamart. Sebenarnya waktu sebelum di agendakan sarapan bersama ini saya setiap pagi suka membeli Bubur Fay untuk dibungkus sambil makan diperjalanan menuju ke kantor, maklum kerja di Jakarta semua pasti bisa dikerjakan saat dijalan. 

Biasanya kalau ada meet up Kompakers Bekasi yang hadir suka gak lebih dari 20 orang, bahkan waktu itu sempat ragu sebenarnya, apakah nanti banyak yang datang karena ini kan sifatnya undangan dari Bubur Fay kepada Kompakers Bekasi. Dan surprise banget ternyata H-1 yang fix ikut sarapan 25 orang dan ada beberapa yang nyusul juga. Seperti biasanya kalau ada acara gitu kami sibuk dengan perfotoan, kali ini bukan foto selfie ya tapi foto makanan. Padahal dulu sebelum gabung sama Kompakers suka moto makanan dan di upload ke media sosial seperti Path, FB dan Twitter. Dulu jarang main instagram, akhirnya semenjak kenal Upload Kompakan dan jadi anak Kompakers mainannya saya beberapa media sosial. Dari beberapa anggota yang hadir, mba Jane mempersiapkan alas foto dan filter. Total banget emang kalau jadi anak Kompakers demi foto yang cetar ala food photography luar negeri atau lokal. Padahal hari minggu waktu itu turun hujanm bahkan cenderung awet hujannya tapi member Kompakers Bekasi masih terus melaksana foto bersama, mulai dati styling, blocking dan lainnya demi foto bubur yang ciamik. Waktu itu saya sudah membawa senjata perang karena waktu itu hujan dan saya tidak membawa lesa lain selain lensa fix maka saya memutuskan untuk motret dari handphone saja. 

Foto bubur punya saya diatas itu difoto menggunakan iphone 6s dengan edit di VSCO semuanya, tinggal pilih filter yang disuka dan atur sesukanya lalu saya menambahkan sedikiti watermark dengan menggunakan aplikasi Phonto. Sejauh ini foto yang saya unggah ke media sosial Instagram dengan akun @akuchichie setelah difoto menggunakan kamera dslr atau kamera handphone biasanya suka saya edit dulu dengan VSCO atau Snapseed.

Kalau mau tau rasa Bubur Fay, ini bubur beda sama bubur ayam pada umumnya. Penyajian tanpa kuah kaldu kuning pada umumnya bikin saya suka dan ingin membeli Bubur Fay, karena saya kalau makan bubur tidak pernah menggunakan kaldu kuning dan kecap manis jadi benar-benar plain saja. Paling biasanya suka saya minta tambahkan lada bubuk dan sambel. Bubur Fay ini tidak memiliki sambal seperti bubur ayam lainnya, sambal yang digunakan oleh Bubur Fay adalah cabai bubuk Bon Cabe yang level 10 nampaknya dan kerupuk yang disajikan pun sudah dicampur oleh Bon Cabe, enak rasanya. Porsinya bisa pilih mau 1 atau 1/2 saja, kalau aku sih selalu pesan 1 porsi dan kalau makan sampai bersih. Dan untuk 1 porsi bubur Fay kalau gak salah sekitar 12ribuan deh, lupa persisnya, karena kalau makan berdua suami suka nambah macam-macam. Tapi anak Jatinangor pasti tau Bubur Fay, karena disana juga ada dan beberapa teman di Kompakers Bekasi juga ada yang nanya waktu itu.

Yang penasaran pengen nyobain bubur ayam dengan sensasi sambel bubuk bon cabe, buruan deh mampir ke Bubur Fay di Jabening samping SPBU Shell.

Sara Bag from Gotosovie

Sara Bag - Gotosovie
Kalau belakangan sering liat saya pakai tas biru mint dari Gotosovie yang seri Sara Bag ini, saya memang lagi suka banget. Karena awal liat di instagram Gotosovie ada Sara ini langsung pesan via whats app tapi sebenarnya sebelum liat di instagram saya sudah di whats app oleh admin GTS (singkatan Gotosovie) kebetulan memang saya rajin beli bahkan pernah ikut PO yang seri Ava. Waktu itu langsung pesan dan dikirim ke kantor, waktu datang si Sara beberapa teman juga suka sama model dan warnanya. 

Beli Sara ini memang lagi pengen punya tas yang ukurannya kecil yang bisa muat 2 handphone dan 1 dompet kecil, jadi kalau cuma nganter mas Kelvin ke sekolah, ke supermarket atau sekedar ke tempat makan bersama pak Fajar dan mas Kelvin gak perlu pakai tas gede-gede. Dan memang Sara bag ini stylish banget menurutku dan simple banget, modelnya pun long last banget ini Sara, Siapa yang sangka kalau GTS ini adalah brand lokal asal Jogja, awalnya dari teman yang satu komunitas bercerita pengen beli GTS yang model apa deh gitu trus aku penasaran dan pengen lihat jadilah aku follow instagramnya dan membeli beberapa koleksi GTS. Sudah beberapa kali aku membeli barang-barang lokal, mulai dari tas, sepatu dan baju beberapa yang aku pakai adalah produk lokal. 

Jadi sebenarnya menurutku pribadi yang sudah membeli beberapa produk lokal bahwa produk-produk tersebut gak kalah kece dari beberapa produk luar negeri. Buktinya saya ketagihan tuh pakai produk lokal.




Hasil Jepret Oppo F1s

Food Styling

Food Styling


Food Styling


Sudah 4 bulan ini aku menggunakan Oppo F1s karena memang butuh banget buat kerjaan dan project yang sedang aku jalani, aku memisahkan handphone untuk kerjaan dan pribadi. Ya saya menggunakan 2 handphone sehari-hari, tapi memang butuh bukan karena gegayaan.

Hadiah Ulang Tahun : Tas Kamalika Art Prints


Kamalika Art Prints

Kamalika Art Prints

Bertambah lagi deh koleksi tas print saya, kali ini hadiah dari team kerja dikantor. 1 November 2016 kemarin saya bertambah usia jadi 33 tahun, tas print dari Kamalikan Print warnanya saya banget. Karena saya penyuka warna toska, hijau, biru dan kuning sama seperti yang ada di tas tersebut warnanya. Belakangan ini saya lagi menyukai barang-barang lokal, nyaris sekarang 60% tas yang saya miliki adalah made by local product. Waktu dikasih tas ini langsung main-main ke instagramnya Kamalika Prints pas lihat koleksinya, oh may God lucu semua dan bagus-bagus banget. Sebelumnya saya juga memiliki tas print buatan teman saya sendiri, anak Kompakers namanya Silva Sandi. 

Buat yang mau lihat-lihat tas atau pouch atau produk keluaran dari Kamalika Art Prints bisa main-main ke Kamalika Art Prints atau bisa lihat di instagramnya @kamalikaartprints pasti pengen beli semuanya. 

Lucas Papaw Si Ajaib

Lucas Papaw

Dulu beli ini buat mas Kelvin karena aku peruntukan untuk kalau Kelvin tergigit serangga, ruam popok, Dan beberapa waktu lalu aku sempat alergi merah-merah dan agak gatal, akhirnya iseng pakai si Lucas Papaw Ointment ini dan memang ampuh banget menghilangkan bekas gatelnya. Sekarang ini juga jadi senjata aku, bisa juga buat bibir kering sama seperti Vaseline Petroleum Gel. Selain itu ini juga bisa untuk luka bakar ringan, kulit yang terbakar karena sinar matahari, luka akibat tertancap duri dan serpihan kaca dan lain sebagainya. 

Lucas Papaw ini berasal dari Australia yang ditemukan oleh Dr. Thomas Penninglon Lucas. Lucas Papaw diformulasikan dari buah pepaya (carica papaya) yang ditanam di Queensland. Dibuat dari buah yang segar dan kemudian difermentasikan di pabrik yang terletak di Brisbane. Proses fermentasi dilakukan dibawah kontrol yang sangat ketat. Hasil dari fermentasi mengandung 0,1mg/g Pottasium Sorbate yang berfungsi sebagai pengawet. Lucas Papaw mengandung petroleum jelly yang murni dan memenuhi standar keamanan FDA AS dan Pharmacopela Eropa. Lucas Papaw tidak mengandung polyplasdone, polivinii, bedak, lak atau natrium lauril sulfat. (disadur dari www.lucaspapaw.co.au)

Waktu itu sebelum beli ini juga baca-baca review dibeberapa blog dan FD emang juara banget. Ini aku beli di Lazada karena sempet cek di onlineshop juga cuma kadung sudah pesan di Lazada duluan. 


Water Sleeping Mask - LANEIGE

Sleeping Mask - LANEIGE
Jadi berawal dari teman kantor yang pakai sleeping mask dari Laneige ini,  dia kasih tau sudah 2 minggu menggunakan sleeping mask dan kerasa banget perubahannya. Lalu saya juga penasaran nih sama sleeping mask ini,  pas jam makan siang saya ke Lotte Shopping Avenue yang letaknya persis didepan kantor saya. Dewi teman saya yang sudah pakai sleeping mask ini juga menemani, akhirnya langsung tuh beli yang ukuran 70ml tadinya mau nyoba yang kecil dulu tapi disana pas gak ada yang kecil atau travel packnya. Tapi dipikir gpp juga sih beli yang ukuran itu, siapa tau setelah rutin kulit wajahnya bisa kayak Song Hye Kyo selaku brand ambasador Laneige, i wiiiiissshhhhhhh...

Malamnya sebelum tidur langsung mencoba si sleeping mask dari Laneige ini, ritual paripurna sebelum tidur pun akhirnya hanya menggunakan sleeping mask malam itu. Pas nempel ke muka, ngerasain dingin dan tidak lengket. Oh iya sleeping mask ini bisa untuk semua jenis kulit ya, kebetulan saya termasuk jenis kulit berminyak namun tidak berjerawat. Setelah pakai sleeping mask aku gak pakai apa-apa lagi tapi menurut review dari beberapa yang aku baca dan menurut Dewi pun bisa menggunakan obat muka jika yang melakukan perawatan wajah menggunakan krim malam tetapi harus 15menit setelahnya. Pemakaian sleeping mask ini hanya 2 atau 3 kali dalam seminggu ya jadi gak boleh dipakai setiap hari.

Apa yang dirasain setelah pakai sleeping mask dari Laneige? Sebulan pertama pakai ini aku ngerasain beda pada kulit wajah, lebih kenyal, lebih halus dan lebih bersih. Yang paling penting nih tidur aku lebih nyenyak dan pada bagian wajah menjadi lebih rileks. Sampai sekarang sleeping masknya belum habis-habis padahal udah nyaris 4 bulan pakai ini. 

Buat yang nyoba Laneige bisa coba dulu beli travel packnya, banyak dijual di onlineshop juga karena waktu beli di Lotte Shopping Avenue aku tidak menemukan travel packnya dan ukuran kecilnya. Kalau gak cocok soalnya sayang kalau beli ukuran besar, tapi bisa di preloved kok kalau gak cocok. 


Selamat mencoba sleeping mask dari Laneige.

Warung Kemuning Bintaro

Signed Warung Kemuning

Tampak Depan Warung Kemuning

Berawal dari iseng-iseng nyari tempat makan disekitaran Bintaro, kebetulan waktu itu habis meeting sama klien di Gedung Titan. Pokoknya waktu itu enggak mau makan di mal, yang dipinggir aja sekalian lewat. Ketemulah si Warung Kemuning di Bintaro Sektor 5, letaknya agak kedalam. Persisnya ini berada di jalan Gapura Menteng. Kalau tau steak Holycow, belokannya depannya steak Holycow. Waktu masuk kedalam Warung Kemuning ini langsung jatuh cinta sama design bangunannya, kalau tidak salah ini adalah salah satu design Andra Matin.

Pasar Senggol Summarecon Mal Bekasi

Uang pembayaran di Pasar Senggol
Bulan lalu tepatnya tanggal 20 April 2016 bersama teman-teman Kompakers Bekasi main ke Pasar Senggol yang diselenggarakan di Summarecon Mal Bekasi. Rencananya selain meet up kita juda kulineran sambil ngejepret makanan yang kita beli selama main di Pasar Senggol Summarecon.

Oh ya, sebelum jajan kemarin kita semua menukarkan uang dengan alat pembayaran yang akan digunakan selama berada di Paseng, myaris kayak tiket nonton konser atau kayak uang monopoli. Kemarin hanya menukarkan Rp 200.000,- saja, karena saya juga sendirian tanpa suami dan anak masa iya segitu kurang. Masuk area Paseng, bingung deh mau jajan apa, karena buanyak banget, mulai dari cemilan, minuman dan makanan kekinian, makanan berat dan ada tempat mainnya juga loh.

Sate Padang
Karena bingung mau makan apa, saking banyaknya makanan yang dijajakan akhirnya pesanan pertama jatuh pada sate Padang ini. Kenapa saya beli ini? Karena waktu masuk Paseng, asap dan aroma bakaran sate Padang ini menggoda dan menggugah banget untuk langsung menuju booth sate Padang. Untuk rasa biasa aja sih ternyata, agak kurang tapi karena laper jadi masuk perut semua ya. Oh iya untuk 1 porsi sate Padang ini dengan harga Rp 30.000,- 


Teh Tarik - Peng
Sebagai pecinta teh tarik jadi harus mencoba teh tarik yang ada di Paseng dan ini juga pertama kali nyobaik teh tarik dari Peng, untuk segelas besar ini harganya murah banget Rp 15.000,- saja dan soal rasa ini enak banget, manisnya pas. Sudah dua kali ke Paseng dan selalu beli teh tarik dari Peng.

Fake Burger
Fake Burger ini juga menyediakan beberapa varian warna rotinya, seperti yang dibeli sama teman saya Gina ini adalah roti bewarna hitam ini yang sedang marak dibeberapa penyedia makanan junk food ini sangat digemari oleh pengunjung. Selain warna hitam juga ada roti burger dengan warna biru, merah, orange dan hijau tapi lupa untuk masing-masing warna tersebut dari bahan-bahan apa saja. Karena ini yang beli Gina dan saya pun lupa nanya berapa harga satuan burger ini.


All About Potatoes
Nah kalau si All About Potatoes ini adalah jajanannya Mita, salah satu anak Kompakers Bekasi.Kalau tidak salah untuk harganya Rp 25.000,- dan di All About Potatoes juga menyediakan berbagai macam jenis kentang goreng beserta toping yang bikin mulut pengen ngunyah terus.


Ichitori
Sepertinya dibeberapa acara kulineran atau acara bazaar makanan selalu sering kita jumpai si Ichitori ini dengan makanan khasnya juga saus yang beraneka macam, Ichitori yang dipesan sama Selvy ini kalau tidak salah dengan menggunakan chili sauce. 

Deep Chocolate Mix - Breadpit Corner
Breadpit Corner

Kunjungan pertama ke Paseng kurang memuaskan, akhirnya bikin janjian lagi sama beberapa teman di Kompakers Bekasi, waktu itu yang bisa datang Nanda, Gina, Nanda, dan Indri. Sampai di Paseng udara lagi gerah-gerahnya dan sebenarnya sudah mau hujan karena langit pun sudah gelap, karena kunjungan Paseng pertama belum nyobain si Deep Chocolate Mix punya Bread Pit jadi makanan yang pertama dibeli waktu kesana lagi adalah si Breadpit. Waktu pesan langsung nanya apa yang favorit di Breadpit? Dan salah satu pelayannya bilan "deep chocolate mix" tanpa basa-basi langsung mengiyakan saja itu untuk pesan dan kenyataannya enak banget, iyalah wong isinya aja ice cream coklat dan vanila, marshmallow, choco crunch dan kitkat coklat yang bikin makin nafsu buat ngabisin dan emang terbukti langsung habis sih. Untuk Deep Chocolate Mix ini hanya dibayar dengan Rp 35.000,- saja, murah kan? Tapi lupa kalau yang punya Indri ini apa namanya, hahahahaaa....


Green Tea - Shlupdrink
Taro dan Green Tea - Shlurpdrink
Gak ketinggalan beli minuman dalam bohlam, padahal dulu pernah beli juga minuman yang serupa. Selain dalam bohlam ada juga minumannya dalam infusan, untuk rasa ada beberapa seperti Taro, Red Velvet, Green Tea, Mango Vanila dan lainnya. Harga minuman sebotolnya Rp 35.000,- sudah dapat bohlam lampu kerlap-kerlip lucu ini. Kelvin suka begitu tau ada lampu kecil yang bisa nyala itu. 










Belajar Food Photography Bersama Teman-teman Kompakers Bekasi

Pizza

Coffee

Croissant

Sabtu, 16 April 2016 lalu berkesempatan buat ikutan workshop bersama Silva Sandi, kalau yang suka ikutan Upload Kompakan pasti tau siapa Silva Sandi. Bisa cek langsung di instagramnya Silva Sandi dijamin begitu lihat foto-foto Silva pasti sambil bilang dalam hati "kok bisa bagus begini ya fotonya?" "woowwww..." "keren banget sih?!" dan masih banyak kata-kata lainnya yang bisa menggambarkan waktu lihat hasil karya Silva.

Mencoba Staycation di Summerbird Hotel Bandung

 
Welcome to Summerbird Bandung

Beberapa waktu lalu weekend dibulan Febuari 2016 mencoba main ke Bandung dan pesan hotelnya aja H-1, untung masih ada kamar dan emang rejeki banget deh kamarnya sisa 3. Lumayanlah walaupun gak selantai tapi tetap dapat kamar dihotel yang di mau. Setiap ke Bandung selalu nyari tempat nginep yang berbeda, jangan nginep di hotel yang sama. Karena biar merasakan dari fasilitas setiap hotel yang pernah disinggahi.

Padahal hari Kamis malam lupa tanggal berapa ngecek websitenya Summer Bird tapi hanya tinggal 1 kamar, karena masih penasaran pengen stay disana jadilah Jumat pagi coba telp ke hotelnya dan nanya masih ada kamar lagi atau tidak? Karena aku butuh 3 kamar untuk menginap 1 malam, dan pihak Summer Bird meminta untuk mengakses via website untuk bookingnya. Aku jelasin ke mereka kalau kamis malam aku cek via website hanya ada 1 kamar saja, entah gimana jumat pagi masih tersisa 3 kamar.  Pihak Summer Bird langsung mengecek sisa kamar yang ada, ternyata masih ada 3 kamar yang sisa. Nah buru-buru deh meluncur ke website habis nutup telpnya, taadddaaaaaaa... Beneran ternyata masih ada 3 kamar, yiiiippppiiiiiiiii....

UP 5th Anniversary

Theme UP 5th Anniversary
Jumat 26 Februari 2016 adalah hari yang menyenangkan sekali untuk saya, karena H-3 saya dikirim email oleh UP team dan diberitahukan kalau terpilih dari 10 orang untuk dinner bersama Diana Rikasari dalam rangka ulang tahun UP yang ke 5. Pas baca line untuk diminta ngecek email senang banget rasanya. Dari H-3 pun langsung heboh sendiri karena kesenengan mau ketemu Diana dan minta tanda tangan dibuku #88 LOVE LIFE
Goodie Bag from EMINA

Ini adalah salah satu goodiebag dari acara #UPLovelydinner, lucu banget boxnya bisa masuk semua beauty kit aku nih. Terima kasih banyak  Emina Cosmetics untuk beauty case dan make up dari Emina.

Table Setting


Signed My Name
Setiap meja sudah diberi tanda dengan nama masing-masing pemenang, UP Team, Party Decor dan lainnya. Suka sekali dengan ambiance acara ini, colorful. Dan aku suka sekali dengan desainnya, dan terdapat namaku SUCIARTI WAHYUNINGTYAS. Orang yang dateng kesana semua menggunakan sepatu dari I Wear UP dari berbagai macam model.

Colorful Pompom
Bangkunya dihiasi oleh pompom warna-warni, emang jagoan banget ini Dare to Dear Planner menyulap acara ini dengan warna-warni yang kece dan decornya keren banget. Oh iya kemarin juga sempat kenalan sama para ownernya Dare to Dear Planner, senang kenalan dengan orang baru yang kreatif-kreatif banget ini.

Suciarti Wahyuningtyas

Candid Diana Rikasari and her team
Aku bukan paparazi tapi gak sengaja jepret Diana dari tempat aku duduk, salah satu blogger yang sampai sekarang masih sering aku baca tiap ceritanya di blog.
UP Anniversary







Goodie Bag and Go Girl Magazine
Acara dinner ini berlangsung di Kedai Kopi 89 Kemang, Jakarta Selatan pada hari Jumat 26 Februari 2016, perjuangan banget mau kesini tapi juga tidak mau menyia-nyiakan kesempatan bisa hadir bersama kesembilan orang lainnya pecinta sepatu UP.
Me & Diana Rikasari

Bersama wanita-wanita yang menginspirasi
Akhirnya foto bersama Diana Rikasari dan Mega Iskanti yang biasanya mereka cuma aku lihat di Instagram aja. Tapi btw Bintang HOME dulu sudah pernah meliput rumah Diana Rikasari dan rumahnya pun seru abis dalam menata dan pemilihan warnanya.

Dulu pertama kali beli sepatu UP pas tahun 2013, aku beli beberapa dan pas dateng dan dipakai enak banget akhirnya beli lagi deh sampai sekarang udah ada beberapa koleksi sepatu dari UP. Terima kasih Diana sudah menginspirasi banyak orang lewat hal-hal positif. 



Menyapih Itu Susah-susah Gampang



Yeeaayyyy.... Akhirnya Kelvin sudah bisa disapih, setelah berbagai cara dilakukan. Oktober tahun lalu Kelvin genap berusia 2 tahun dan aku langsung cari artike sana-sini untuk mencari tau bagaimana cara menyapih yang baik dan tidak membuat si anak merasa ditakuti. Waktu itu banyak juga share di group yang aku ikuti, dan akhirnya curhat sama teman yang menurut aku dia ini bisa menjadi panutan dalam mengajarkan sesuatu untuk anak. Sebenarnya menyapih ini adalah gampang-gampang susah dan susah-susah gampang.

Waktu itu karena Kelvin sudah tidak full asi dan semenjak Kelvin berusia 1th 5 bulan dia hanya minum asi selagi mau tidur malam. Kali ini mencoba kalau tidur dia diberikan susu dalam botol dot, tapi begitu susu dalam dot habis tidak langsung tidur dia main dulu sampai pada akhirnya dia ngantuk dia masih terus minta nenen.

Cara dengan membisikan dia dan mengajak dia berbicara pun sudah aku lakukan dan sambil mengajak main pun sudah dilakukan. Tetapi sampai dibulan Desember 2015 Kelvin masih terus nenen. Jika dia sudah nangis tidak diberikan nenen, aku pun sebagai ibu langsung luluh dan langsung memberikan asi kembali. Banyak orang ngasih tau dikasih sambiloto, oleh sambel, kasih tensoplas dan lainnya yang menurut saya kok jadi bikin si anak nanti malah trauma atau kasihan. Pengen banget menyapih tanpa memaksa, dan ingin menyapih dengan alami. 

Akhirnya Januari mencoba cara, dengan memberikan asi dengan payudara sebelah kiri dimana hasil asi sebelah kiri tidak sederas sebelah kanan. Bahkan pada saat itu payudara sebelah kiri saya sudah tidak memproduksi asi, mungkin karena sudah tidak memompa dan si anak malas menyusu dengan payudara sebelah kiri.

Puting saya sebelah kiri tidak seperti sebelah kanan, jadi Kelvin malas meyusu dengan puting sebelah kiri. Akhirnya minggu kedua Januari mencoba menyusui Kelvin dengan payudara sebelah kiri dan alhasil si Kelvin sebel sendiri karena asinya tidak keluar. Akhirnya dia minta susu botol. Ini baru malam pertama, besoknya dilakukan hal serupa dan dia masih menempel tapi pas tau lagi jadi enggak mau hampir selama seminggu cara ini berhasil dan ampuh buat Kelvin. Jadi gak perlu pakai cara yang lain atau enggak enak buat Kelvinnya. 

Sebenarnya dalam menyapih itu bukan kesiapan si anaknya tapi dibutuhkan kesiapan si ibunya, kenapa? Karena si bayi bisa merasakan perasaan si ibu yang sedang galau atau seperti saya awalnya yang merasa kasihan melihat dia menangis waktu nyapih pertama kali. Ini semua harus dilawan dengan cara yang baik dan membuat si anak merasa nyaman.

Setelah si ibu benar-benar mantap ingin menyapih baru mempersiapkan si anak. Cara setiap ibu berbeda-beda untuk melakukan sapih ke anaknya, padahal kalau aku tau Kelvin itu gak demen nenen dari payudara sebelah kiri, kenapa gak dari awal dulu? Ya karena waktu itu masih maju mundur cantik nyapihnya, masih ada rasa galau dan kasihan kalau anaknya gak dikasih nenen.

Setiap malam menjelang tidur pun aku sambil ngobrol sama Kelvin dengan kasih tau ke dia "mas Kelvin sudah jadi anak besar, bukan bayi lagi jadi kalau anak besar minum susunya langsung dari gelas / dot kalau malam hari ya?" anaknya sih enjoy aja sampai sekarang disapih.

Memang semenjak disapih jadi nyusu malamnya lebih banyak, padahal makan sore dan malam selalu habis. Kelvin juga suka ngemil dan semenjak sapih ngemilnya jadi lebih sering juga, perasaan juga jadi tambah senang dan tenang kalau menyapih kita membuat si anak lebih nyaman dan tenang. 

Selamat menyapih.





Walking Drums

Kemarin sore hari Kamis 28 Januari 2016 janjian sama teman lama namanya Bede, ini bukan bandar Narkotika loh entah kenapa dia dipanggil itu. Dan kita berdua sengaja janjian di tempat nongkrong baru yang ada di daerah Pati Unus namanya Walking Drums, kebetulan si Walking Drums ini juga punya teman kita namanya Ciwi. Sekarang si Ciwi selain hobinya keliling dunia, dia buka tempat jajanan yang nyaman banget di daerah Jakarta Selatan. Sekalian ketemuan kangen-kangenanlah kita bertiga, kebetulan sama Ciwi jarang ketemu, sama Bede lumayanlah. Nyampe sana udah ada Bede dan Ciwi yang lagi kerja serius dan aku dateng kesana emang mau makan dan main. Hahahahaaa.... 

Menu Walking Drums
Untung kemarin sempat motoin menunya, ini beberapa menu yang ada di Walking Drums, ini sih masih TRIAL MENU tapi rasanya udah enak banget gitu. Kalau untuk harga sih terjangkaulah buat ngemil dan mimik cantik disana, tempatnya pun enak banget kok.