lifestyle | travel | foodie | personal life

12/31/2016

Memilih Sekolah: Citta Bangsa




Hari pertama sekolah

Kelvin pakai seragam

Kelvin dengan hasil kerajinan tangannya

Kelvin dan topi kelinci

Karena saya lagi balik tinggal sama mama didaerah Jatimakmur, Pondok Gede maka saya dan adik saya waktu itu iseng cari sekolahan untuk anak kami. Kebetulan umur mas Kelvin dan anak adik saya, Bima hanya berselang 4 bulan. Jadi waktu itu pencarian sekolah didaerah Jatibening, lebih dekat soalnya kalau dari rumah. Dikomplek tempat tinggal mamaku sih ada tapi ya gitu deh, karena belum bisa umurnya jadi Kelvin ditolak sekolah. Akhirnya bertemu dengan sekolah Citta Bangsa, waktu pas lihat sekolahnya Kelvin seneng banget karena ada kolam renangnya dan kurikulum sekolahnya juga pas untuk anak seumur Kelvin, oh iya Kelvin masuk sekolah pas umur 2 tahunan. 

Waktu itu sempat galau juga sih, masukin gak ya Kelvin ke sekolah? Banyak pertimbangannya waktu itu tapi akhirnya pun saya dan suami memutuskan untuk menyekolahkan Kelvindengan beberapa alasan diantara lain yaitu, Kelvin butuh teman main karena dirumah kalau saya dan suami bekerja dia dirumah berdua dengan mamaku, Kelvin juga waktu itu kurang lancar bicaranya ini jadi kendala maju mundurnya kami menyekolahkan Kelvin. Saya akan bahas satu persatu kenapa diusia Kelvin butuh sekolah.

CITTA BANGSA PRESCHOOL
Kelvin masuk dikelas bulan, karena memang sesuai dengan umurnya. Waktu itu ikutan trial dulu biar tau anak ini enjoy gak untuk sekolah. Sekalian pengen tau sih ngapain aja sih dikelas atau kurikulum belajarnya. Biaya yang ditawarkan untuk sekolah menurut saya masih bisa terjangkau dengan kantong saya dan suami, setiap hari selasa dan kamis Kelvin menggunakan seragam sekolah Citta Bangsa. Dua bulan pertama Kelvin sekolah menggunakan taksi atau kita antar sebelum berangkat ke sekolah. Untuk taksi karena mamaku kurang pandai dalam hal gadget jadi soal antar menjemput dulu itu jadi pekerjaan kami banget. Tapi sejak bulan Desember Kelvin tidak menggunakan taksi lagi atau diantar oleh ayah dan bundanya, waktu itu bu guru Kelvin memberitahukan kepada saya kenapa tidak naik jemputan saja biar Kelvin juga lebih mandiri dan belajar sosialisasinya lebih pintar. Waktu itu saya iyakan saja dan langsung menghubungi sekolah untuk mengatur penjemputan dan pemulang Kelvin salama sekolah di Citta Bangsa. Waktu hari pertama dia naik jemputan, saya dan suami agak was-was karena takut kalau Kelvin gak mau naik jemputan atau bahkan dia drama dulu. Ternyata semuanya itu tidak terjadi, mamaku langsung laporan begitu Kelvin sudah dijemput oleh jemputan sekolahnya, dia tidak menangis atau drama waktu ibu gurunya menghampiri Kelvin dirumah, Kelvin langsung mau diajak naik jemputan, Ini bener-bener surprise loh untuk saya, karena ternyata mas Kelvin sudah tambah pintar. Siangnya saya mendapat kabar dari Bu May guru kelas Kelvin, kalau Kelvin tadi pas datang kesekolah dengan keadaan senang dan moodnya selama disekolah bagus, Bundanya langsung girang banget dengar laporan gurunya, malamnya sebelum pulang kerumah saya mampir dulu ke toko mainan membelikan dia mainan sebagai reward karena dia sudah pintar naik jemputan.

Eh iya balik lagi ke Citta Bangsa, untuk kelas Kelvin sudah ada pelajaran agamanya juga loh. Jadi pada awal dulu masuk sekolah sudah dikasih tau untuk jadwal belajar selama sebulan dan kalau ada belajar yang berkaitan dengan luar ruang atau yang harus membawa sesuatu pasti orang tua disampaikan terlebih dahulu. Contohnya waktu kelas pelajaran agama, saya mendapat whats app dari pihak sekolah agar anak-anak kelas Bulan (kelas Kelvin) untuk dibawakan baju koko, sarung dan sajadah. Karena Kelvin tidak punya sarung kecil jadi waktu itu saya pulang kantor cari sarung kecil dulu ke ITC Kuningan, bergembiralah saya memiliki kantor yang dekat dengan ITC. Laporan belajar selama seminggu selalu dikirimkan Bu May ke email saya, dari situ saya bisa tau kekurangan Kelvin selama belajar disekolah dan alhamdulillah sampai bulan Desember ini Kelvin sudah banyak sekali belajar dan tambah pintar. Setiap bulan selalu ada pelajaran renang biasanya kalau gak hari selasa ya hari kamis dan biasanya saya membawakan Kelvin baju renang, baju ganti dan handuk didalam tasnya. 

Untuk makanan saya hanya membekali Kelvin cemilan yang nantinya untuk dibagi berempat, dan begitu juga oleh teman-teman Kelvin dikelas. Didalam kelas hanya ada 4 anak termasuk Kelvin, jadi biasanya saya bawakan kit kat, jelly, biskuit, wafer atau lainnya yang penting harus bisa untuk 4 anak karena dari sekolah mengajarkan anak-anak ini untuk sharing. Selain itu Kelvin juga dapet makanan dari sekolah, biasanya makan bersama itu di jam 9.00 kalau kelasnya Kelvin makan didalam kelas karena diluar kelas sudah dipakai oleh anak-anak TK. Makanan yang disediakan oleh pihak sekolah ini bebas pengawet dan msg jadi saya tidak khawatir dengan makanan yang asup oleh Kelvin selama berada disekolah.



Cheers,

Chichie H.

Kelvin's Trip to Universal Studio Singapore

Kelvin Adrian

Lebaran tahun 2016 ngajak Kelvin main ke Universal Studio Singapore, emang sih yang dimainin Kelvin waktu itu gak banyak dan bahkan udah ngantri dan akan mulai main pun dia mendadak gak mau, jadilah emak dan bapaknya ngajak dia keliling dan keluar masuk beberapa toko. Pokoknya seharian di USS itu saya dan suami sepakat adalah harinya Kelvin, dia boleh milih apa saja yang dia mau selama disana tapi emang dasar ini anak baik banget jadi dia juga gak yang berlebihan mintanya.

Creative Session: Blogworthy With Living Loving and Andra Alodita

Living Loving

Tag namaku
Sabtu 3 Desember 2016 berkesempatan bisa ikut workshop bareng sama Nike Prima (Living Loving), Miranti (Living Loving) dan Andra Alodita (Beauty and Lifestyle Blogger) dengan tema Blogworthy. Waktu itu liat di instagram Andra, langsunglah email ke Living Loving dan ternyata sudah sold tapi aku dapet waiting list no 6 atau 8 gitu deh lupa persisnya. Emang jodoh banget sama workshop ini sehari kemudian aku di email oleh Living Loving kalau ternyata aku bisa ikut di session 2 dengan nara sumber yang sama. Karena emang saya lagi butuh workshop untuk seputar blog maka begitu ada Creative Session ini langsung ikutan.

12/12/2016

Kompakers Bekasi Sarapan Bersama Bubur Fay


Bubur Fay, Pic by Akuchichie

Bubur Fay, Pic by Akuchichie


Beberapa waktu lalu founder Upload Kompakan Kak Echie Sofwan chat via line dengan saya, memberitahukan bahwa ada pihak Bubur Fay ingin bekerjasama dengan Kompakers Bekasi. Lalu saya menyambut baik rencana tersebut, dan kak Echi memberikan no telp handphone saya kepada pihak Bubur Fay. Menanti beberapa minggu akhirnya dari pihak Bubur Fay, waktu itu dengan mas Ismal chat via whats app ke saya. Dari situ kami ngobrol mengenai rencana kerjasama yang dijalan oleh Bubur Fay dan Kompakers Bekasi saya pun menjelaskan kerjasama yang biasa dilakukan oleh saya dan teman-teman di Kompakers Bekasi.

Yang belum tau apa sih Kompakers Bekasi? Kompakers Bekasi ada member dari Uploadkompakan dengan domisili area Bekasi dan sekitarnya. Apa yang dilakukan Kompakers Bekasi, setiap hari kami melakukan upload bersama-bersama para Kompakers di Indonesia dan manca negara sesuai dengan tema yang diberikan oleh Upload Kompakan setiap harinya. Di Kompakers Bekasi yang tergabung dalam member group line ada sejumlah 81 orang sampai hari ini, senin 12 Desember 2016. Selain itu Kompakers Bekasi juga suka melakukan belajar fotografi bersama atau kegiatan lainnya.

Berlanjut ke Bubur Fay ya... Akhirnya karena mas Ismal harus keluar kota untuk suatu pekerjaan, maka saya berkomunikasi dengan istri mas Ismal bernama mba Lia. Mba Lia ini sangatlah ramah dan baik hatinya. Saya dan mba Lia juga membicarakan bagaimana mekanisme kerjasama yang akan dilakukan oleh Bubur Fay dan Kompakers Bekasi. Akhirnya kami sepakat dengan tema "Sarapan Bubur Fay bersama Kompakers Bekasi" dan harinya waktu itu kita pilih hari minggu pagi jam 7.00 - 9.00 di Bubur Fay Jatibening - Bekasi. Letak Bubur Fay ini persis dekat SPBU Shell Jatibening, diruko dekat Alfamart. Sebenarnya waktu sebelum di agendakan sarapan bersama ini saya setiap pagi suka membeli Bubur Fay untuk dibungkus sambil makan diperjalanan menuju ke kantor, maklum kerja di Jakarta semua pasti bisa dikerjakan saat dijalan. 

Biasanya kalau ada meet up Kompakers Bekasi yang hadir suka gak lebih dari 20 orang, bahkan waktu itu sempat ragu sebenarnya, apakah nanti banyak yang datang karena ini kan sifatnya undangan dari Bubur Fay kepada Kompakers Bekasi. Dan surprise banget ternyata H-1 yang fix ikut sarapan 25 orang dan ada beberapa yang nyusul juga. Seperti biasanya kalau ada acara gitu kami sibuk dengan perfotoan, kali ini bukan foto selfie ya tapi foto makanan. Padahal dulu sebelum gabung sama Kompakers suka moto makanan dan di upload ke media sosial seperti Path, FB dan Twitter. Dulu jarang main instagram, akhirnya semenjak kenal Upload Kompakan dan jadi anak Kompakers mainannya saya beberapa media sosial. Dari beberapa anggota yang hadir, mba Jane mempersiapkan alas foto dan filter. Total banget emang kalau jadi anak Kompakers demi foto yang cetar ala food photography luar negeri atau lokal. Padahal hari minggu waktu itu turun hujanm bahkan cenderung awet hujannya tapi member Kompakers Bekasi masih terus melaksana foto bersama, mulai dati styling, blocking dan lainnya demi foto bubur yang ciamik. Waktu itu saya sudah membawa senjata perang karena waktu itu hujan dan saya tidak membawa lesa lain selain lensa fix maka saya memutuskan untuk motret dari handphone saja. 

Foto bubur punya saya diatas itu difoto menggunakan iphone 6s dengan edit di VSCO semuanya, tinggal pilih filter yang disuka dan atur sesukanya lalu saya menambahkan sedikiti watermark dengan menggunakan aplikasi Phonto. Sejauh ini foto yang saya unggah ke media sosial Instagram dengan akun @akuchichie setelah difoto menggunakan kamera dslr atau kamera handphone biasanya suka saya edit dulu dengan VSCO atau Snapseed.

Kalau mau tau rasa Bubur Fay, ini bubur beda sama bubur ayam pada umumnya. Penyajian tanpa kuah kaldu kuning pada umumnya bikin saya suka dan ingin membeli Bubur Fay, karena saya kalau makan bubur tidak pernah menggunakan kaldu kuning dan kecap manis jadi benar-benar plain saja. Paling biasanya suka saya minta tambahkan lada bubuk dan sambel. Bubur Fay ini tidak memiliki sambal seperti bubur ayam lainnya, sambal yang digunakan oleh Bubur Fay adalah cabai bubuk Bon Cabe yang level 10 nampaknya dan kerupuk yang disajikan pun sudah dicampur oleh Bon Cabe, enak rasanya. Porsinya bisa pilih mau 1 atau 1/2 saja, kalau aku sih selalu pesan 1 porsi dan kalau makan sampai bersih. Dan untuk 1 porsi bubur Fay kalau gak salah sekitar 12ribuan deh, lupa persisnya, karena kalau makan berdua suami suka nambah macam-macam. Tapi anak Jatinangor pasti tau Bubur Fay, karena disana juga ada dan beberapa teman di Kompakers Bekasi juga ada yang nanya waktu itu.

Yang penasaran pengen nyobain bubur ayam dengan sensasi sambel bubuk bon cabe, buruan deh mampir ke Bubur Fay di Jabening samping SPBU Shell.
12/10/2016

Smart Mom's With Smartphone

Karena saya adalah seorang ibu bekerja jadi kehadiran smartphone adalah wajib bagi saya, dimana waktu saya lebih banyak dihabiskan oleh pekerjaan dari senin - jumat. Saya sangat senang dengan pekerjaan saya sebagai salah satu pencari iklan disebuah media cetak nasional. Apalagi hampir setiap hari saya harus melakukan komunikasi dengan keluarga (ibu, suami dan anak saya), klien dan teman-teman di komunitas yang saya ikuti. Kehidupan saya setiap harinya pun sangat terbantu sekali dengan hadirnya smartphone seperti sekarang ini.

Pagi hari sambil berangkat ke kantor biasanya saya selalu berkomunikasi bersama teman-teman atau saudara yang ada di grup line dan whats app atau hanya sekedar chat dari teman-teman. Biasanya saya juga berkomunikasi dengan  anak saya via telp / whats app / video call via line atau whats app yang ternyata sekarang sudah memiliki fitur video call. Selain itu biasanya saya juga suka mengunggah foto-foto ke media sosial berupa instagram, dimana komunitas yang saya ikuti adalah komunitas foto yang mewajibkan membernya upload foto sesuai tema. Kadang kalau temanya gampang, saya tinggal jepret aja pakai handphone tidak perlu menggunakan kamera dslr atau mirrorless. Saya juga menyimpan jadwal meeting dengan klien didalam handphone karena lebih mudah akan mengingatkan saya, biasanya akan saya bikin pengingat 1 jam sebelum meeting untuk alarm agar berbunyi pada jam tersebut.

Disela-sela pekerjaan kantor, jika lagi menunggu atau dalam perjalanan meeting saya suka mencicil tulisan untuk blog yang nanti bisa di save dulu dan bisa dilanjutkan lagi jika setelah meeting. Selain nulis blog biasanya saya juga suka menyalin resep di notes pada handphone agar mudah dicari jika nanti akan mempraktekan resep tersebut dikala weekend. Atau sekedar browsing mencari berita atau apapun semua saya lakukan di smartphone yang aku gunakan. Jadi kalau sekarang ini ibaratnya lebih baik ketinggalan dompet daripada ketinggalan smartphone. 

Selain itu karena anak saya sudah sekolah dikelas preschool maka saya bisa memantau dari smartphone saya,  gimana bisa? Kebetulan saya suka menginstall beberapa aplikasi untuk anak saya yang bisa disambungkan langsung ke jam yang digunakan anak saya dan beberapa aplikasi lain yang berhubungan dengan anak saya. 

Karena itu saya sangat butuh smartphone yang bisa mendukung semua kerjaan,  aktivitas dan lainnya, tentu yang harganya juga sesuai sesuai dengan kantong.  Smartphone keluaran Samsung J seri ini termasuk smartphone yang sesuai dengan keinginan saya,  dimana setiap hari pasti melakukan apapun dengan smartphone. 


SAMSUNG J5
Ini bisa jadi pilihan bagi kita para ibu bekerja tapi tetap mau eksis dan urusan nulis blog tetap jalan terus, biar blognya gak mati suri. Aapalagi Samsung J5 ini memiliki ukuran yang enak banget buat digenggam, hanya 5.0" saja.

Samsung J5, pic source by google

Untuk seri J5 ini ada beberapa warna seperti hitam, putih, gold dan juga ada warna rose gold pasti perempuan suka nih dengan warna rose gold. Selain warna biasanya ada pertimbangan lain untuk memilih smartphone itu adalah dari berapa mega pixel yang dihadirkan oleh kamera yang ada di Samsung J5 ini? Tentunya J5 memiliki 13 MP untuk kamera belakang dan 5 MP untuk kamera bagian depan, ini super membantu banget kalau pas lagi dijalan gak bawa kamera dslr jadi bisa langsung jepret dari smartphone deh habis itu tinggal upload ke blog dan bikin cerita. Atau yang hobinya selfie cocok juga nih karena bagian kamera depannya sangat mumpini. Buat saya yang hobi browsing untuk mencari informasi, J5 ini memiliki kecepatan dalam mengakses internet. Untuk lengkapnya tentang J5 ini bisa dilihat di Samsung J5 

SAMSUNG J7
Kalau untuk seri J7 ukurannya lebih besar sedikit dibandingkan oleh J5, ini berukuran 5,5" saja tapi sih saya suka yang agak lebih besar sedikit.

Samsung J7, pic source by google

Kenapa sih warna-warna yang miliki oleh Samsung seri J ini manis-manis banget, sebenarnya saya lebih suka smartphone berwarna putih, mungkin ada yang mau ngasih warna rose gold atau navy gak nolak sih. Samsung J5 dan J7 sama-sama quad core, untuk pixel kameranya sama dengan yang dimiliki J5, untuk kamera depan 5MP dan kamera belakang 15MP. Untuk kapasitas battery Samsung J7 3,000 mAh lebih unggul dari Samsung J5 yang bedanya sedikit dengan kapasitas J7 yaitu 2,600 mAh dan memiliki berat 171 weight (g). Sedangkan kalau untuk teknologi keduanya sudah Super Amoled. Selain itu kalau mau tau detai dari J7 bisa lihat di Samsung J7 dari situ kita sebagai pengguna juga sudah tau harus pilih smartphone yang mana untuk kebutuhan kita apalagi sebagai working moms seperti saya. 

Kalau saya akan pilih Samsung J7 yang bakal menemai saya setiap hari dalam hal komunikasi atau sekedar mengcopy beberapa resep enak yang dibuatnya entah kapan. Ngecek dan membalas email kerjaan kantor atau membalas komen-komen diblog langsung dari smartphone. Smart moms with smartphone from Samsung J7 dan J5.


Kiss...

Chichie KECE
12/09/2016

Sara Bag from Gotosovie

Sara Bag - Gotosovie
Kalau belakangan sering liat saya pakai tas biru mint dari Gotosovie yang seri Sara Bag ini, saya memang lagi suka banget. Karena awal liat di instagram Gotosovie ada Sara ini langsung pesan via whats app tapi sebenarnya sebelum liat di instagram saya sudah di whats app oleh admin GTS (singkatan Gotosovie) kebetulan memang saya rajin beli bahkan pernah ikut PO yang seri Ava. Waktu itu langsung pesan dan dikirim ke kantor, waktu datang si Sara beberapa teman juga suka sama model dan warnanya. 

Beli Sara ini memang lagi pengen punya tas yang ukurannya kecil yang bisa muat 2 handphone dan 1 dompet kecil, jadi kalau cuma nganter mas Kelvin ke sekolah, ke supermarket atau sekedar ke tempat makan bersama pak Fajar dan mas Kelvin gak perlu pakai tas gede-gede. Dan memang Sara bag ini stylish banget menurutku dan simple banget, modelnya pun long last banget ini Sara, Siapa yang sangka kalau GTS ini adalah brand lokal asal Jogja, awalnya dari teman yang satu komunitas bercerita pengen beli GTS yang model apa deh gitu trus aku penasaran dan pengen lihat jadilah aku follow instagramnya dan membeli beberapa koleksi GTS. Sudah beberapa kali aku membeli barang-barang lokal, mulai dari tas, sepatu dan baju beberapa yang aku pakai adalah produk lokal. 

Jadi sebenarnya menurutku pribadi yang sudah membeli beberapa produk lokal bahwa produk-produk tersebut gak kalah kece dari beberapa produk luar negeri. Buktinya saya ketagihan tuh pakai produk lokal.




12/08/2016

Hasil Jepret Oppo F1s

Food Styling

Food Styling


Food Styling


Sudah 4 bulan ini aku menggunakan Oppo F1s karena memang butuh banget buat kerjaan dan project yang sedang aku jalani, aku memisahkan handphone untuk kerjaan dan pribadi. Ya saya menggunakan 2 handphone sehari-hari, tapi memang butuh bukan karena gegayaan.

Hadiah Ulang Tahun : Tas Kamalika Art Prints


Kamalika Art Prints

Kamalika Art Prints

Bertambah lagi deh koleksi tas print saya, kali ini hadiah dari team kerja dikantor. 1 November 2016 kemarin saya bertambah usia jadi 33 tahun, tas print dari Kamalikan Print warnanya saya banget. Karena saya penyuka warna toska, hijau, biru dan kuning sama seperti yang ada di tas tersebut warnanya. Belakangan ini saya lagi menyukai barang-barang lokal, nyaris sekarang 60% tas yang saya miliki adalah made by local product. Waktu dikasih tas ini langsung main-main ke instagramnya Kamalika Prints pas lihat koleksinya, oh may God lucu semua dan bagus-bagus banget. Sebelumnya saya juga memiliki tas print buatan teman saya sendiri, anak Kompakers namanya Silva Sandi. 

Buat yang mau lihat-lihat tas atau pouch atau produk keluaran dari Kamalika Art Prints bisa main-main ke Kamalika Art Prints atau bisa lihat di instagramnya @kamalikaartprints pasti pengen beli semuanya. 

Lucas Papaw Si Ajaib

Lucas Papaw

Dulu beli ini buat mas Kelvin karena aku peruntukan untuk kalau Kelvin tergigit serangga, ruam popok, Dan beberapa waktu lalu aku sempat alergi merah-merah dan agak gatal, akhirnya iseng pakai si Lucas Papaw Ointment ini dan memang ampuh banget menghilangkan bekas gatelnya. Sekarang ini juga jadi senjata aku, bisa juga buat bibir kering sama seperti Vaseline Petroleum Gel. Selain itu ini juga bisa untuk luka bakar ringan, kulit yang terbakar karena sinar matahari, luka akibat tertancap duri dan serpihan kaca dan lain sebagainya. 

Lucas Papaw ini berasal dari Australia yang ditemukan oleh Dr. Thomas Penninglon Lucas. Lucas Papaw diformulasikan dari buah pepaya (carica papaya) yang ditanam di Queensland. Dibuat dari buah yang segar dan kemudian difermentasikan di pabrik yang terletak di Brisbane. Proses fermentasi dilakukan dibawah kontrol yang sangat ketat. Hasil dari fermentasi mengandung 0,1mg/g Pottasium Sorbate yang berfungsi sebagai pengawet. Lucas Papaw mengandung petroleum jelly yang murni dan memenuhi standar keamanan FDA AS dan Pharmacopela Eropa. Lucas Papaw tidak mengandung polyplasdone, polivinii, bedak, lak atau natrium lauril sulfat. (disadur dari www.lucaspapaw.co.au)

Waktu itu sebelum beli ini juga baca-baca review dibeberapa blog dan FD emang juara banget. Ini aku beli di Lazada karena sempet cek di onlineshop juga cuma kadung sudah pesan di Lazada duluan. 


Water Sleeping Mask - LANEIGE

Sleeping Mask - LANEIGE
Jadi berawal dari teman kantor yang pakai sleeping mask dari Laneige ini,  dia kasih tau sudah 2 minggu menggunakan sleeping mask dan kerasa banget perubahannya. Lalu saya juga penasaran nih sama sleeping mask ini,  pas jam makan siang saya ke Lotte Shopping Avenue yang letaknya persis didepan kantor saya. Dewi teman saya yang sudah pakai sleeping mask ini juga menemani, akhirnya langsung tuh beli yang ukuran 70ml tadinya mau nyoba yang kecil dulu tapi disana pas gak ada yang kecil atau travel packnya. Tapi dipikir gpp juga sih beli yang ukuran itu, siapa tau setelah rutin kulit wajahnya bisa kayak Song Hye Kyo selaku brand ambasador Laneige, i wiiiiissshhhhhhh...

Malamnya sebelum tidur langsung mencoba si sleeping mask dari Laneige ini, ritual paripurna sebelum tidur pun akhirnya hanya menggunakan sleeping mask malam itu. Pas nempel ke muka, ngerasain dingin dan tidak lengket. Oh iya sleeping mask ini bisa untuk semua jenis kulit ya, kebetulan saya termasuk jenis kulit berminyak namun tidak berjerawat. Setelah pakai sleeping mask aku gak pakai apa-apa lagi tapi menurut review dari beberapa yang aku baca dan menurut Dewi pun bisa menggunakan obat muka jika yang melakukan perawatan wajah menggunakan krim malam tetapi harus 15menit setelahnya. Pemakaian sleeping mask ini hanya 2 atau 3 kali dalam seminggu ya jadi gak boleh dipakai setiap hari.

Apa yang dirasain setelah pakai sleeping mask dari Laneige? Sebulan pertama pakai ini aku ngerasain beda pada kulit wajah, lebih kenyal, lebih halus dan lebih bersih. Yang paling penting nih tidur aku lebih nyenyak dan pada bagian wajah menjadi lebih rileks. Sampai sekarang sleeping masknya belum habis-habis padahal udah nyaris 4 bulan pakai ini. 

Buat yang nyoba Laneige bisa coba dulu beli travel packnya, banyak dijual di onlineshop juga karena waktu beli di Lotte Shopping Avenue aku tidak menemukan travel packnya dan ukuran kecilnya. Kalau gak cocok soalnya sayang kalau beli ukuran besar, tapi bisa di preloved kok kalau gak cocok. 


Selamat mencoba sleeping mask dari Laneige.