Tempo Gelato - Yogyakarta


Tempo Gelato - Yogyakarta
Beberapa kali ke Yogya baik bersama teman atau keluarga saya pasti selalu mampir beli gelato dan salah satunya si Tempo ini karena dekat sekali dengan tempat saya menginap. Awal pertama kali ke Tempo ini agak kaget, kenapa kaget? Karena antriannya lumayan banget dan barbar banget gak sesuai dengan antrian dan saingannya abg-abg yang dateng sama pacarnya tapi beli gelato 1 doang trus duduknya juga lama banget padahal tuh gelato sudah habis. Ini pengalaman gak enak saya waktu ke Tempo pertama kali, nah belakangan kesini sudah agak mendingan deh karena sesuai antrian manggilnya. 

Tempo Gelato memiliki beberapa varian rasa tapi tetap saja saya selalu memilih rasa cokelat seperti Nutela untuk Kelvin dan coffee atau salt caramel untuk saya dan suami. Atau terkadang nyobain yang mint. Gelato disini cenderung manis jadi kalau penyuka manis cocok banget dan harga standard kok gak mahal juga. Kalau kemarin mampir ke Tempo pas banget baru buka malah kita nungguin Tempo buka, ternyata didalam juga sudah ada yang mengantri juga. 

Tempo Gelato memiliki 2 tempat, yang satu di Prawirotaman dan yang satunya di Kaliurang dan kemarin waktu saya mampir kesini kebetulan banget bisa ketemu dengan sang pemiliknya. Dan kami yang sudah menunggu diantrian pengambilan gelato diberikan tester yang lumayan untuk rasa baru, kayu manis. Tapi nanti kalau balik lagi bisa pesan lagi deh. 


Cheers,
Chichie

Staycation: Gallery Prawirotaman Hotel - Jogjakarta

Tampak Depan Gallery Prawirotaman

Gallery Prawirotaman Hotel

Jadi ceritanya ini adalah liburan yang gak direncanakan sama sekali tapi saya dan keluarga harus berangkat ke Yogya kemarin tanggal 24 - 26 Agustus 2017. Pesan hotel pun baru hari Rabu malam via Booking.com yang selalu memudahkan saya untuk mencari penginapan dimana saja dan memang sudah beberapa kali saya menggunakannya, apalagi sekarang sudah ada aplikasinya via mobile phone jadi tambah mudah lagi mengaksesnya. Oh iya enaknya kalau pesan via Booking.com itu bisa bayar ditempat loh dan gak perlu direct kartu kredit. Karena saya masih belum move on dari daerah Prawirotaman jadilah pencarian malam itu di fokuskan didaerah Prawirotaman, disana ada beberapa hotel dan boutique hotel juga karena beberapa tempat yang famous sudah pernah saya datangi jadi kali ini memilih Gallery Prawirotaman Hotel untuk tempat kami menginap. Memang sih banyak hotel baru yang lagi hype tapi saya sudah terlalu cinta dengan Prawirotaman.

Untuk 2 malam kemarin saya menghabiskan sekitar Rp 1,8 juta untuk 1 kamar deluxe double room dan memang tidak mengecewakan sama sekali. Mulai dari kami memilih hotel pun sudah diputuskan untuk memilih Gallery Prawirotaman, begitu sampai dihotel pun disambut dengan hangat oleh para penjaga hotel. Parkiran mobil disini juga cukup menurutku karena saya adalah type yang harus membawa kendaraan kalau keluar kota.




Kolam renang - Gallery Prawirotaman


Yang bikin girang lagi adalah disini memiliki 2 kolam renang, kolam renang anak dan kolam renang dewasa. Jadi Kelvin bisa berenang dikolam renang anak dan ayahnya dikolam renang dewasa. Kolam renangnya pun cukup besar kalau saya bilang, dan tempatnya juga enak banget. Hal pertama yang saya lakukan waktu sampai sini adalah mengajak kelvin berenang dan anaknya pun kegirangan banget. Sore itu kolam renang milik mas Kelvin karena tidak ada anak kecil lain yang sedang berenang juga selain dia. Bundanya sih pesan makanan dan minuman untuk disantap dipinggir kolam renang, sementara ayahnya beberapa menit berenang dikolam renang dewasa.








Kami dapat kamr dilantai 3 #309 yang menurut saya dan suami cukup besar kamar ini, ada balkonnya juga yang menhadap kejalan depan hotel. Dan kamar mandinya pun memiliki 3 macam shower jadi gak usah khawatir mandinya karena sebenarnya kalau menginap dihotel ini shower kamar mandi menjadi perhatian kami juga, Kelvin milih banget mandinya. Kamar dilantai 3 ini adalah kamar non smoking jadi waktu check in kita diminta untuk mengisi perjanjian penggunaan kamar non smoking. Jadi buat ibu yang bawa anak dan mau menginap disini gak perlu khawatir.

Fasilitas dihotel ini cukup bagus, mau apa aja ada disini. Contohnya nih saya adalah orang yang kemana-mana harus mencari strikaan karena ada beberapa baju walau sudah disetrika tapi ketika dilipat kembali pasti lecek-lecek lagi jadilah memilih hotel yang menyediakannya walau sebenarnya ada beberapa hotel yang tidak menyediakan hal tersebut. Habis pergi jalan-jalan bersama teman atau keluarga terus capek bisa melipir ke Spa and Massagenya dan suka ada diskon khusus.

Kamar hotelnya pun bersih dan tidak lembab, jadi lebih nyaman kan ditinggalinnya. Selain itu didalamnya dilengkapi dengan lemari pakaian, kulkas, deposit box dan perlengkapan mandi. Petugas hotel disini cukup cekatan karena beberapa kali saya pesan makanan, minta setrika dan meja setrika, minta tambahan handuk untuk Kelvin dll selalu cepat responnya. Dan saya selalu memilih tempat menginap yang ramah anak dan bikin si anak comfort juga saat dia berada diluar kamar. 



Cheers,
Chichie

Brownbag - Menteng


Spaghetti Aglio Olio, Brownbag Menteng


Hot Cappuccino, Brownbag

Hot Cappuccino, Brownbag

Ketika waktu sangatlah berharga apalagi kayak di Jakarta yang sekarang ini harus spare waktu lebih banyak jika mau meeting dengan klien, jalanan sudah tidak dapat diprediksi. Terkadang lancar tapi kadang juga bisa macet banget. Kali ini demi menghemat waktu saya jadi waktu itu harus meeting di dua klien yang jaraknya dekat namun bisa menimbulkan kemacetan dari jarak 1 ke jarak yang 1 jadi memutuskan untuk mencari tempat yang benar-benar berada ditengah antara saya dan kedua klien. Kali ini saya memilih Brownbag Menteng. Brownbag ini letaknya di Menteng Central, Jl. HOS Cokroaminoto.

Karena meetingnya yang pertama ada di jam 11.00 jadi saya memilih menu yang gak terlalu berat, seperti spaghetti Aglio Olio yang beef, ini versi gak ngenyangin versi saya nampaknya karena meeting kedua saya hanya ngemil kentang goreng (ini yang gak sempat difoto kemarin) lalu sambil nunggu klien datang pesan hot cappuccino yang biasanya saya campur dengan gula merah atau tanpa gula sama sekali, sebenarnya kalau ngopi saya lebih suka gak pakai gula sih daripada dikasih gula. Kalau saya sih suka beberapa menu di Brownbag, awal ke Brownbag yang di Kemang.