Pages

SOCIAL MEDIA

Jumat, 20 April 2018

Ayo Cegah Diabetes Sejak Dini


Kapan terakhir kita cek kesehatan? Atau minimal tau kapan kita terakhir cek gula darah? Kalau saya sendiri belum lama cek gula darah dan gula saya berada di 80an, ini boleh dikatakan aman tapi jika saya tidak menjaga pola makan boleh jadi kadar gula darah saya juga bisa meningkat.

Pada tanggal 7 April 2018 saya berkesempatan menghadari acara dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, waktu saya tau temanya tentang "Diabetes" saya semangat sekali karena kebetulan dikeluarga saya beberapa mengidap diabetes jadi saya tidak ingin penyakit ini berulang di saya. Begitu masuk ruang seminar agak beda nih waktu dari petugas Kemenkes mempersilakan saya untuk sarapan terlebih dahulu karena yang saya lihat sarapannya buah, walau saya pun terbiasa sarapan buah tapi seringnya mah yang karbo deng. Heheheheee...




Begitu masuk kedalam ruangan saya melihat pisang, jeruk dan anggur pagi itu menggoda banget, saya bergegas untuk mengambil pisang dan anggur yang tersedia. Karena kebiasaan ngopi setiap harinya saya mencari kopi dong ternyata kopinya pun dari Tropicana Slim White Coffee, lalu mencoba menyeduh kopi dan seperti biasa tanpa gula. Ternyata kopi dari Tropicana Slim ini sudah manis walau tanpa gula sekalipun, kalau menurut saya sih manis ya tapi gak tau kalau untuk yang lainnya. Untuk penyuka teh bisa menambahkan gula dengan Tropicana Slim gula jagung.


Sambil sarapan bisa menanti giliran cek gula darah dan body mass index (BMI) merupakan perhitungan kalkulasi berdasarkan pada berat dan tinggi bada kita. Menurut hasil penelitian apabila BMI atau indeks massa tubuh Anda terletak pada 25 atau lebih akan memiliki resiko yang lebih tinggi terhadap penyakit jantung, osteoarthritis, beberapa tipe kanker dan diabetes level 2. Sebaliknya rendah BMI di bawah 18 akan beresiko tinggi terhadap osteoporosis atau pertanda kesehatan badan tidak baik. Kadang kita merasa takut untuk melakukan pengecekan kesehatan walau bukan tes lengkap, apalagi ini tes gula darah atau BMI. Sebenarnya sih lebih baik tau sekarang jika taunya terlambat atau malah sudah jatuh sakit, kebanyakan orang biasanya nunggu sakit dulu nih. 

Karena dalam keluarga besar saya dikelilingi oleh penderita diabetes jadi saya sebenarnya agak takut nih kalau kemungkinan diabetes akan menyerang pada diri saya. Mamah saya sempat terkena diabetes pada waktu beliau masih bekerja, ini disebabkan dari gaya hidup sih memang mamah saya ini penyuka makanan manis dan minuman manis. Ini ketauan waktu mamah saya ada luka dan tidak sembuh, begitu dibawa ke rumah sakit harus diangkat agar tidak menyebar. Dari hal tersebut sekarang mamah saya mengatur sekali pola makan bahkan kadang suka kerendahan gulanya ini pun tidak baik. 




Diabetes adalah penyakit yang berbahaya dan mematikan. Data milik Kementerian Kesehatan yang diperoleh dari Sample Registration Survey 2014 menunjukkan diabetes menjadi penyebab kematian terbesar nomor 3 di Indonesia dengan persentase sebesar 6,7%, setelah stroke (21,1%), dan penyakit jantung koroner (12,9%). 

Sebenarnya ada beberapa tolak ukur gula darah dikatakan normal, sama halnya seperti beberapa teman yang pagi itu melakukan pengecekan gula darah maka dia akan terlihat lebih tinggi sesudah makan dibandingkan sebelum makan. Saya mendengarkan percakapan teman saya dengan pihak Kemenkes tentang bagaimana hasil tes gula darah tersebut. Oh ya... untuk kondisi berat badan pun kadang tidak mempengaruhi, belum tentu yang gemuk gula darahnya ikut tinggi atau sebaliknya yang kurus bakal normal. Karena gula darah ini tergantung pada pola makan kita, kalau sehari-hari mengkonsumsi yang manis-manis ya bakal naik gula darahnya.

Pada umumnya untuk kisaran gula darah normal pada tubuh sebelum makan 70 -130 mg/dl dan jika sesudah makan tidak lebih dari 180 mg/dl tetapi jika melakukan puasa selama 8 jam maka kurang dari 100 mg/dl dan menjelang tidur sebesar 100 -140 mg/dl.

Kebanyakan orang dewasa mengidap diabetes tipe 2, namun belakang ini juga terdapat pada anak-anak dan remaja. Kok bisa anak-anak dan remaja? Ya tentu saja bisa karena ini semua balik lagi pada pola asuh orang tua terhadap konsumsi makanan untuk anak. Orang yang hidup dengan diabetes tipe 2 memiliki gejala yang begitu ringan. Penderita tidak akan menyadari kondisi kesehatannya tengah terganggu dalam jangka waktu yang lama, sehingga penyakit ini pun cenderung terabaikan. Namun penyakit diabetes tipe 2 akan diam-diam merusak fungsi berbagai organ tubuh dan menyebabkan berbagai komplikasi serius seperti penyakit kardiovaskular, kebutaan, gagal ginjal, dan amputasi anggota tubuh bagian bawah. Diabetes yang tidak ditanggulangi segera dapat menyebabkan penurunan produktivitas, disabilitas dan kematian dini.

Orang tua sangat memegang peranan penting dalam melindungi keluarga dari diabetes. Untuk melindungi keluarga dari diabetes tipe 2, berikut hal-hal yang dapat dilakukan:

  1. Tidak makan sambil menonton tv
  2. Batasi penggunaan gadget
  3. Perbanyak aktivitas diluar ruang 
  4. Biasakan makan bersama dengan keluarga
  5. Biasakan sarapan sehat
  6. Biasakan membawa makanan sehat dan air putih dari rumah
  7. Batasi konsumsi makanan siap saji dan pangan olahan, jajanan dan makanan selingan manis, asin dan berlemak
  8. Perbanyak konsumsi sayur dan buah 
  9. Tidak merokok dan minum - minuman beralkohol
  10. Hindari konsumsi minuman ringan dan bersoda




Nutrifood sebagai produsen makanan dan minuman kesehatan dengan misi ‘Inspiring a Nutritious Life’, telah berkomitmen selama bertahun-tahun untuk menginspirasi keluarga Indonesia menjalani gaya hidup sehat sehingga terhindar dari resiko diabetes. 

Susana, Head of Nutrifood Research Center mengatakan,“Merespon tingginya persentase diabetes di Indonesia, selama bertahun-tahun Nutrifood tergerak berkontribusi dalam upaya membangun keluarga Indonesia yang sehat agar dapat terhindar dari resiko diabetes. Untuk menciptakan dampak yang lebih besar, Nutrifood aktif berkolaborasi dengan berbagai pihak dan menghargai respon positif dari semua mitra strategis yang telah bekerja sama dengan Nutrifood. Terutama dalam kesempatan ini Nutrifood berterima kasih kepada Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yang telah bekerja sama dengan Nutrifood selama bertahun-tahun demi membangun kesadaran keluarga Indonesia akan pentingnya gaya hidup sehat. Semoga kerja sama ini dapat terus terjalin dengan baik dan membuahkan hasil yang maksimal.

Adapun program-program lainnya yang telah dijalankan Nutrifood untuk mengedukasi keluarga Indonesia tentang bahaya diabetes dan pentingnya gaya hidup sehat antara lain:
  1. Kampanye #Hands4Diabetes yang dilaksanakan dalam memperingati Hari Diabetes Sedunia tanggal 14 November, bekerja sama dengan Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM)  dan Sobat Diabet. Program ini telah berjalan sejak 2013 hingga 2017 dan telah menjangkau puluhan ribu masyarakat di 40 kota Indonesia. Acara #Hands4Diabetes diisi dengan aktivitas funwalk, senam sehat, cek gula darah gratis, penandatanganan petisi #Hands4Diabetes untuk donasi, serta kampanye di media sosial.
  2. Edukasi Cermati Label Kemasan Makanan dan Batasi Konsumsi Gula, Garam, dan Lemak (GGL). Program ini melibatkan berbagai macam pihak antara lain Kementerian Kesehatan, Badan Pengawas Obat dan Makanan, Dinas Kesehatan, Pengurus Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Universitas, dan komunitas kesehatan.
  3. Jakarta Lawan Diabetes merupakan program edukasi bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan dan PD. Pasar Jaya. Program ini dilaksanakan pada 2016 di 25 pasar binaan PD. Pasar Jaya di seluruh Jakarta.
  4. NutriHealth Month merupakan program edukasi yang dikhususkan bagi jurnalis dan karyawan media. Program ini dilaksanakan sejak 2014 hingga saat ini dan melibatkan ratusan jurnalis dari 9 kantor media.
  5. Seminar Ahli Gizi yang diadakan sejak 2013. Program ini telah menjangkau ratusan ahli gizi di 7 kota besar di Indonesia yaitu Jakarta, Makassar, Medan, Solo, Palembang, Surabaya, dan Yogyakarta.
  6. GENERATOR (Gerakan Sehat Seru di Kantor-Kantor) merupakan bentuk kerja sama antara Nutrifood dengan pihak swasta. Dilaksanakan sejak 2014 hingga 2018, program ini telah menginspirasi 7.000 karyawan di 177 kantor di area Jabodetabek.
  7. Health Agent Award yaitu program kompetisi antar mahasiswa sebagai health agent dalam mengkreasikan program edukasi gaya hidup sehat bagi sekolah dasar di Indonesia. Program ini telah berjalan sejak 2011 hingga 2015 dan menjangkau ratusan pelajar sekolah dasar dan pedagang kantin di sekolah dasar di Indonesia.
  8. Nutrifood Research Center (NRC) Grant merupakan program dukungan dana penelitian yang diberikan bagi peneliti, dosen, dan mahasiswa untuk mendukung lahirnya penelitian di bidang kesehatan. Program ini telah dilaksanakan sejak 2015, dimana di tahun 2017 hingga 2018 topik penelitian difokuskan pada diabetes mellitus tipe 2.
  9. Sarasehan yaitu sosialisasi kepada 2.000 karyawan pabrik Nutrifood di Cibitung dan Ciawi. Program Sarasehan telah dijalankan sejak 2015 hingga 2017 dan diisi dengan aktvitas senam sehat serta edukasi nutrisi dan pencegahan penyakit degeneratif.


Mulai sekarang mari kita sama-sama cegah diabetes untuk keluarga tercinta dan jangan lupa selalu berpedoman pada CERDIK


Happy Reading!





17 komentar :

  1. Aku juga skrg udah ngurangin gula sm nasi mbak. Aku ganti dgn beras merah dan lbh bnyk mengkonsumsi buah-buahan. Untuk mencegah diabetes

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama aku pun lagi ngurangin nasi dan banyakin buah dan sayur

      Hapus
  2. I'm back! Dan (lagi) selalu suka sama foto-fotonya kak chichie ^^
    Btw soal diabet ini emang jadi momok aku pribadi juga yang sepertinya udah timbul gejala-gejalanya. Lagi mencoba mengatur pola dan gaya hidup supaya lebih baik :')

    BalasHapus
  3. Hahaha..pengen ketawa dulu,inget pertama kali ketemu dan kenalan, "Aku Chichie" dan "Aku Nchie"
    Iya niy, alhamdulillah dah tahun ke 3 lagi beljar pola hidup sehat, semga konsisten. Btw emang Diabets ini emang menakutkan ya, moga kita dijauhkan dr penyakit2 .

    BalasHapus
  4. Penyakit diabetes ini nyeremin loh mbak, krn diam2 membunuh... aq sampe beli sendiri loh alat cek gula untuk jaga2 buat keluarga krn mama penderita diabetes

    BalasHapus
  5. Yg terakhir aku pikir berhubungan sama Sarah Sechan atau acara talk shownya.. 😅

    BalasHapus
  6. Diabetes perlu diwaspadai karena penyakit gula darah ini bisa mematikan juga yah.

    BalasHapus
  7. suka dengan semboyan C.E.R.D.A.S :)

    BalasHapus
  8. Terakhir cek kesehatan.......kayaknya udah lama banget deh haha.

    BalasHapus
  9. wah dah lama tidak cek kesehatan... pola hidup sehat sepertinya memang sulit untuk dilakukan. sering tergoda karena lapar mata ya

    BalasHapus
  10. Semangat hidup sehat dengan pola atau gaya hidup yang manfaat...

    BalasHapus
  11. Bahaya banget diabetes, sebelum diet sy kalau luka lama keringnya.
    Abis stop dg gula (ganti buah) alhamdulillah membaik

    BalasHapus
  12. Kedua orang tua aku terkena diabetes dan aku tidak ingin seperti kedua orang tua aku, oleh karena itu aku mulai membatasi konsumsi gula

    BalasHapus
  13. aku akan mencoba ini ahh.. aku sudah kegemukan nh

    BalasHapus
  14. Mama konsumsi gulanya, nih.

    BalasHapus
  15. campaign-nya banyak juga nih, sangat berfaedah untuk jaman yg bikin manusia jadi sedentary ya mbak

    BalasHapus
  16. Mamaku diabetes Mba dan tahu banget betapa penyakit ini berbahaya. Setuju, mari hidup lebih sehat lagi

    BalasHapus