Mengenal Alergi Pada Anak Lewat 3K


Kalu ngobrolin soal alergi pada anak jadi ingat sama anakku, jaman waktu dia masih bayi kurang lebih sekitar tiga bulanan deh kalau gak salah. Kebetulan waktu itu masih full ASI tentunya, lalu aku bingung kenapa diwajahnya tiba-tiba beruntusan ternyata setelah di cek ke dokter anak dia alergi dairy dari ibunya. 

Setelah konsultasi dengan dokter anak, saya diminta untuk menjaga makanan dan paling utama tidak boleh mengonsumsi apapun yang berkategori dairy. Padahal makan cokelat dulu itu merupakan mood booster saat memberikan ASI tapi apa boleh buat akhirnya aku mengalah agar alergi ini hilang dari anakku. 


Waktu anakku berusia satu tahun saya harus dirawat karena terkena Demam Berdarah Dengue (DBD) otomatis menyusui Kelvin secara langsung agak terhambat nih. Stok ASIP pun dirumah mulai menipis, selama dirumah sakit saya tetap mengeluarkan ASI untuk diberikan kepada Kelvin. Yang kaget waktu dikasih tau sama mamahku kalau stok ASI dirumah berkurang, mulai deh panik. 

Akhirnya saya dan suami memutuskan karena kebetulan anaknya juga sudah setahun jadi kita tambahkan dengan susu formula kala itu. Gak inget sama sekali kalau mas Kelvin ada alergi jadi waktu dikasih susu formula ini anaknya tiba-tiba muncul lagi alerginya dong. Gak Perlu nunggu seminggu, setiap dia habis minum susu pasti langsung bereaksi perutnya.

Setelah dari dokter anak, ternyata mas Kelvin tidak bisa minum susu formula yang dia minum dirumah. Dokter anak pun menganjurkan untuk mengganti susu yang sudah ia minum, mulailah kita mencari susu yang dianjurkan oleh rumah sakit. 


World's Allergy Week bersama SGM Eksplor Soya

Minggu lalu saya menghadiri acara SGM Eksplor Soya dalam rangka memperingati "World's Allergy Week". Tentu saya sangat excited sekali karena mengingat dulu mas Kelvin juga memiliki alergi, mungkin setiap anak tidak selalu sama alerginya tapi anak dengan alergi susu sapi ini banyak loh.

Saya juga sempat membuat pertanyaan di instagram story @akuchichie dengan pertanyaan "Adakah disini yang memiliki alergi susu sapi? Share Yuk? Tak disangka kemarin itu ternyata feedbacknya banyak sekali, yang rata-rata sejak kecilnya memiliki alergi susu sapi atau bahkan anaknya sampai sekarang tidak bisa mengonsumsi susu sapi.

Anakku lepas asi malah gak bisa minum susu sapi, jadi sampai sekarang dia minum susunya soya. - Dara

Dari semua anakku, cuma yang bontot nih alergi sama susu sapi dari dia kecil. Nah sekarang bingung deh sudah 5 tahun masih bisa gak sih minum susu SGM Eksplor Soya? Soalnya anakku masih suka dikasih SGM Eksplor Soya, cocok dia. - Enji 

Dari sekian jawaban yang masuk, saya hanya menampilkan dua ini saja karena memang rata-rata permasalahan sama sih. Mereka memiliki alergi pada susu sapi baik si anak atau si ibunya, jadi kalau yang dari ibunya saya berfikir ini semacam turunan ya.  



Dalam rangka mendukung World Allergy Week 2019, Sarihusada melalui brand SGM Eksplor Soya mengajak para Bunda untuk mengenali sejak dini gejala dan cara mengatasi risiko alergi pada si Kecil melalui kampanye #BundaTanggapAlergi dengan melakukan gerakan 3K: Kenali, Konsultasikan, dan Kendalikan.

Prof. DR. Budi Setiabudiawan, dr., SpA(k), M.Kes. – Konsultan Alergi dan Imunologi Anak
Menurut Prof. DR. Budi Setiabudiawan, dr., SpA(k), M.Kes bahwa alergi pada anak-anak itu terdapat tiga gejala yang sering muncul seperti, saluran pernafasan, kulit dan saluran cerna. Tetapi alergi ini juga bisa dari faktor keturunan.

Sebelumnya kita harus tau dulu apa itu yang dimaksud dengan alergi? Alergi merupakan reaksi kekebalan tubuh yang tidak normal dalam mengenali bahan yang sebenarnya tidak berbahaya bagi tubuh.

Gejala Alergi dapat muncul pada:
Saluran Pernafasan: hidung berair, bersin, batuk kronis non infeksi
Kulit: dermatitis atopik, urtikaria, angioedema (bengkak di kelopak mata / bibir)
Saluran Cerna: kolik, muntah, konstipasi, diare

Resiko alergi bisa semakin tinggi apabila terdapat riwayat alergi pada kedua orangtuanya:
  • 40% - 60% jika kedua orangtua memiliki riwayat alergi maka anak pun akan memiliki persentase yang sama dengan kedua orangtuanya.
  • 20% - 30% jika salah satu orangtua memiliki riwayat alergi.
  • 25% - 30% jika saudara kandung memiliki riwayat alergi.
  • 5% - 15% jika orangtua tidak memiliki riwayat alergi.

Selain itu ada berbagai macam bahan yang mencetuskan alergi bisa berupa sesuatu yang terhirup atau berupa makanan, seperti:
  1. Sesuatu yang dihirup seperti tungau debu rumah, serbuk sari tanaman, kecoa, serpihan kulit binatang dan jamur.
  2. Makanan seperti, susu sapi, kacang kedelai, kacang tanah, tree nuts, makanan laut, gandum, telur dan ikan.

Kalau dari sisi makanan yang paling sering alergi disebabkan karena si anak makan telur, ini sering terjadi di Asia. Sementara untuk yang dihirup paling besar karena debu yang disebabkan oleh tungau. Menurut data dari Klinik Anak RS. Cipto Mangunkusumo Jakarta tahun 2012 mencatat bahwa 31% anak alergi terhadap putih telur dan 23,8% karena alergi susu sapi.

Ternyata ada faktor lain yang menyebabkan anak kecil bisa alergi dikarena lahir secar, anak-anak yang lahir dengan secar kejadian alerginya lebih tinggi.

Mungkin ini yang terjadi sama anakku dulu saat mencoba susu sapi, langsung bereaksi setiap dia selesai minum susu. Akhirnya dihari ketiga diputuskan untuk mengganti susunya agar menghentikan alerginya.

Dampak dari alergi ini bagi anak-anak tidak segera ditangani maka nanti saat besar akan timbul penyakit seperti jantung dan hipertensi. Kemudian jika tidak ditangani dengan baik juga akan menghambat pertumbuhannya. Selain itu juga dapat mengganggu psikologi pada anak.

Prof. DR. Budi Setiabudiawan, dr., SpA(k), M.Kes. – Konsultan Alergi dan Imunologi Anak mengatakan, “Alergi susu sapi diakibatkan oleh respon sistem imun yang tidak normal terhadap protein susu sapi (whey dan kasein). Hal ini perlu menjadi perhatian karena susu adalah salah satu sumber protein yang dibutuhkan anak untuk tumbuh dan berkembang secara optimal. Disini, peran orang tua khususnya Ibu sangat penting untuk mencegah dan menangani kondisi alergi, termasuk pemberian nutrisi yang tepat.”

Susu SGM Eksplor Soya
Meutia Athaya, Brand Manager Allergy Care Sarihusada
Seperti yang diungkapkan oleh Meutia Athaya - Brand Manager Allergy Care Sarihusada mengenai ajakan kampanye yang melibatkan para bunda di Indonesia. #BundaTanggapAlergi merupakan ajakan bagi para bunda untuk aktif mengenali sejak dini gejala dan cara mengatasi risiko alergi pada si kecil dengan melakukan gerakan 3K: Kenali resiko dan gejalanya, Konsultasikan ke dokter agar si kecil mendapat penanganan yang tepat dan Kendalikan penyebab alergi dengan nutrisi yang tepat agar si kecil tetap tumbuh dengan optimal.

Meutia Athaya juga memberitahukan bahwa pihaknya juga mengadakan beberapa aktivasi yang mudah diakses agar masyarakat lebih teredukasi mengenai alergi dan cara penanganan yang tepat. "Pertama kami akan meluncurkan Facebook Page Soya untuk Generasi Maju dimana para bunda bisa berbagi informasi mengenai alergi si kecil, memperoleh informasi mengenai solusi nutrisi yang tepat bagi anak yang terkena alergi protein susu sapi. Kedua, melalui website www.alergianak.com masyarakat bisa mengenalai faktor risiko alergi anak dari riwayat keluarga, gejala awal alergi, cara mengatasi alergi, serta berdiskusi langsung dengna pakar terkait alergi pada anak, serta MOBI Health yang akan memberikan program edukasi yang akan menjangkau para bunda di pelosok pulau Jawa serta Sumatera"



Ibu Mediana Herwijayanti - Digital Marketing Manager Sarihusada, di era digital seperti sekarang ini bahwa masyarakat Indonesia selalu mengakses informasi mengenai parenting dan tumbuh kembang anak lewat smartphone. Mengikuti beberapa akun-akun parenting dan tumbuh kembang anak yang bisa diikuti dengan smartphone.

Benar juga sih, kadang saya sendiri mencari informasi masih melalui smartphone, kadang masuk di kanal-kanal parenting hanya untuk sekedar tau tentang perkembangan kesehatan dan pertumbuhan anak di jaman sekarang ini.

Sama seperti yang dilakukan oleh Sarihusada, untuk memenuhi kebutuhan para bunda untuk mendapatkan informasi seputar alergi anak maka kami memberikan kemudahan bagi para bunda semua untuk mengaksesnya di www.alergianak.com


Tak hanya itu bunda, bahwa Sarihusada juga menyediakan kanal informasi agar bunda bisa saling berbagi pengalaman, tes risiko dan gejala alergi, serta berkonsultasi dengan dokter spesialis alergi melalui www.alergianak.com Kami percaya seluruh anak Indonesia dengan dan tanpa alergi, bisa berkembang dan bertumbuh menjadi anak generasi maju, tentunya dengan memberikan edukasi serta solusi nutrisi yang tepat.

Natasha Risky - Slebriti Indonesia
Siang itu hadir juga Natasha Rizky yang merupakan selebriti Indonesia, disini Acha panggilan akrab dari Natasha Rizky juga berbagi mengenai alergi pada anak. Kebetulan model alerginya sama nih kayak mas Kelvin, alergi susu sapi.

"Sebagai ibu yang memiliki anak dengan alergi susu sapi, tentunya saya sangat memperhatikan sekali asupan nutrisi yang saya berikan kepada anak terutama untuk memastikan tumbuh kembang optimal. Saya sangat mengapresiasi Saruhusada terus mengadakan kampanya #BundaTanggapAlergi dengan melakukan gerakan 3K. Gerakan 3K ini juga saya lakukan untuk menangani alergi susu sapi yang dialami oleh anak kedua saya." ungkap Natasha Rizky.

Susu SGM Eksplor Soya



Taukan bunda sekarang SGM Eksplor juga memiliki SGM Eksplor Soya? Ini bisa menjawab pertanyaan para ibu yang anaknya memiliki alergi susu sapi seperti yang saya alami. Agar si kecil tumbuh kembangnya tetap optimal dan dapat menjadi Anak Generasi Maju yang Supel, Kreatif, dan Mandiri. Bantu lengkapi nutrisi si kecil yang alergi susu sapi dengan memberikan SGM Eksplor Soya Presinutrisi+ yang mengandung isolat protein soya, minyak ikan, omega 3, plus nutrisi penting lainnya.

Manfaat dan Nutrisi SGM Eksplor Soya:
  • Vitamin C, meningkatkan kekebalan tubuh
  • Zat Besi, membantu menguatkan tulang, gigi dan keterampilan motorik pada anak.
  • Protein, membentuk dan memperbaiki sel-sel darah merah
  • Zinc, membantu perkembangan otak dan sistem kekebalan si kecil
Nah, sekarang gak perlu khawatir lagi ya bun, mulai sekarang kita bisa jadi #BundaTanggapAlergi untuk anak-anak. 

27 komentar

  1. Aku sewaktu kecil dulu pernah ngalamin semacan bisul gitu sehabis makan coklat atau kacang-kacangan. Tapi setelah makin besar, alhamdulillah ga sampai yg membuat alergi gitu. Sifatnya bisa temporary gini ya mba Chi hehe. Tapi gerakan 3K ini emg harus banget dicanangkan buat semua ibu-ibu agar makin ngenalin gejala yg ditimbulkan

    BalasHapus
  2. Dulu, anak pertama juga alergi susu instan. Badannya jadi merah2, sejak itu sudah ga lagi

    BalasHapus
  3. Anakku sih alhalhamdulh ngak alergi. Malahan aku yg wktu kecil alergi susu sampe skrng. Jd waktu hamil pun aku ngak minum susu. Untuk asupan kalsium aku ganti sama makanan atau minuman lain yg pnya kandungan sama tapi ngak bentuk susu.

    BalasHapus
  4. Anak-anak bisa juga alergi susu, ya. Untunya SGM itu penuh inovasi dan menemukan hal-hal baru yang bisa memberi solusi. Jadi anak-anak yang alergi susu sapi bisa banget minum SGM susu soya.


    Sip lah..

    BalasHapus
  5. Sedih ya mak, kalau anak alergi protein susu sapi, kayak temenku gitu juga anaknya, kasian. Untung sekarang ada SGM Soya ya, yang nutrisi nya sama kayak susu sapi. Anak yang alergi susu sapi jadi ga khawatir kekurangan gizi atau vitamin.

    BalasHapus
  6. Anakku alhamdulillah ga ada yang alergi, tapi aku seneng banget ada solusi untuk anak alergi untuk mendapatkan gizi terbaik. Hak mereka sama dengan anak lain yg gak alergi

    BalasHapus
  7. Menarik acaranya banyak juga temen2ku yg anaknya alergi makanan tertentu dan alergi susu sapi. Bisa jadi solusi nih SGM soya.

    BalasHapus
  8. Sepupu aku anaknya kayak gini nyaak. Dulu dia dibatasi makannya supaya anak nggak alergi. Skrg ada solusi yg pas ya soya. Dan pemenuhan gizinya sama berarti ya?

    BalasHapus
  9. Pengalamannya mirip dengan keponakan saya. Saat diberi susu sapi, muncul alerginya, dan akhirnya oleh dokter dianjurkan untuk mengonsumsi susu soya.Alhamdulillah, cocok sampai sekarang

    BalasHapus
  10. iya ya namanya anak-anak mudah alergi, sering dengar dokter menganjurkan susu soya. Saya juga sering lihat SGM Soya ini, dan kepikiran bagus nih sgm punya solusi bagi anak-anak yang alergi

    BalasHapus
  11. Nah susu soya ini emang jadi solusi ya buat anak yang alergi susu sapi.. Alhamdulilah anakku ga alergi...

    BalasHapus
  12. Wah SGM sudah memberikan solusi untuk anak-anak yang alergi susu sapi ya ternyata, seneng banget dengernya karena anak-anak yang alergi susu sapi sekarang udah nggak khawatir lagi untuk ikutan minum SGM

    BalasHapus
  13. Aku baru nggeh kalau Alergi Susu Sapi itu salahsatu faktornya dari orangtua, Mak. Hheee
    Jadi paham deh skrg walo belum nikah 🙈
    Acaranya bermanfaat dan bergizi banget ini Mak.
    Makasih sharingnya ya

    BalasHapus
  14. Susu soya yang dikeluarkan SGM ini membantu banget ya buat anak yang punya reiwayat alergi susu sapi.

    BalasHapus
  15. aku ga punya alergi. anak2ku jg ga ada yg punya alergi serius, alhamdulillah. paling kalo udara terlalu dingin, yg sulung suka bersin2 (nurun dari keluarga suami)

    BalasHapus
  16. Anak-anakku dulu alergi, sampe ga bisa minum susu. Panik bener, maklum dulu belum ikut workshop begii dan merasa sendiri di kota. Akhirnya ikut banyak pemeriksaan, alhamdulillah bertambah usia ga alergi susu lagi. Sekarang malah alergi udara. Dengan 3K anak sehat selalu ya.

    BalasHapus
  17. Anak-anakku dulu alergi, sampe ga bisa minum susu. Panik bener, maklum dulu belum ikut workshop begii dan merasa sendiri di kota. Akhirnya ikut banyak pemeriksaan, alhamdulillah bertambah usia ga alergi susu lagi. Sekarang malah alergi udara. Dengan 3K anak sehat selalu ya.

    BalasHapus
  18. Kalau anak-anak saya gak ada yang alergi sama susu sapi. Tetapi, memang ada alergi juga. Apapun alerginya memang sebagai ibu harus tanggap akan hal ini. Kalau udah kambuh alerginya berasa banget mengganggu aktivitas

    BalasHapus
  19. Terima kasih sharingnya, Mbak.
    Memang sebagai orang tua, kita harus mengenali anak alergi pada apa ya. Soalnya beda anak, bisa beda alerginya.

    BalasHapus
  20. Ponakanku pernah alergi susu sapi kak Chie, kasihan lihat nya karena bentolnya lumayan dan akhirnya diobati dan ganti susu, alhamdulillah lebih baik

    BalasHapus
  21. Memiliki alergi bukan berarti tidak berkesempatan maju ya. Ada masih banyak cara sehingga anak tetap terpenuhi hak pemenuhan nutrisinya. Termasuk adanya susu soya ini. Memenuhi nutrisi anak.

    BalasHapus
  22. Akhirnya yang punya alergi ga perlu bingung lagi ya. Konsumsi SGM Soya aja..Meski alergi tetap tercukupi nutrisinya

    BalasHapus
  23. Gerakan 3K ini menarik ya..jadi lebih aware terhadap alergi anak khususnya pada susu. Melalui SGM Soya, pemenuhan nutrisi anak tetap bisa terpenuhi meski ada kendala pada alergi

    BalasHapus
  24. Anakku yang pertama juga alergi Dairy Food dulu, akunya jadi harus diet produk dairy padahal semua yang aku mau serba mengandung susu sapi dan keju, haha. SGM Soya ini bisa menjadi susu pengganti karena kandungannya disesuaikan untuk anak yang alergi susu sapi dan turunannya ya Mba.

    BalasHapus
  25. Anak tetanggaku alergi susu dan baru lepas asi. Ibunya masih bingung kasih apa karena dikasih susu A gak cocok, susu B juga sama aja. Dibeliin susu mahal gak ngaruh. Aku rekomendasikan ini ya SGM Soya, siapa tau cocok.

    BalasHapus
  26. Wah, saya baru tahu klo ternyata banyak juga yg alergi susu sapi

    Klo Mas Kelvin dulu akhirnya pakai susu apa, mbak?

    Saya soalnya kurang cocok sama soya, dulu sempet dikasih tahu Bu Dokter susu kedelai/soya itu berpengaruh ke hormon perempuan di tubuh. Jadi nggak direkomendasikan konsumsinya banyak2 klo anak cowok

    BalasHapus
  27. Anakku dulu sempat alergi susu sapi tapi cuma kemerahan aja di pipinya. Sekarang gampang ya kalo alergi susu sapi tinggal kasih SGM Soya.

    BalasHapus

Terima kasih sudah mampir ke personal blog saya, mohon untuk tidak meninggalkan link hidup ya.