28 Februari 2020

Sarapan Indomie Rebus Waktu Staycation di U Janevalla Hotel Bandung

u janevalla bandung

Staycation tipis-tipis dulu kita ke Bandung, sebenarnya lama juga gak ke Bandung sama keluarga. Padahal dulu nyaris sering banget ke Bandung, tapi semenjak jalanan ke Bandung bagaikan ke Cirebon jadi agak malas. Terakhir ke Bandung itu tahun 2019, itupun karena ada acara komunitas disana. Kali ini kita nyobain staycation di U Janevalla Bandung, dengan bangunan yang super kece karya Budi Pradhono. 

Pertengah Februari, sekalian dalam rangka ulang tahun pak suami kita ke Bandung. Tiga hari rasanya cukup untuk kita bersantai disana. Hotel pun kita pesan H-2 ke Bandung, sengaja cari yang dekat kemana-mana. Sejujurnya dulu waktu kami menginap sekeluarga di Best Western kita bisa lihat langsung bangunannya U Janevalla Hotel Bandung ini. 


Nah, ini tampak depan U Janevalla Hotel Bandung, menarik ya. Bahkan menurutku kalau yang kenal Budi Pradono pasti akan paham banget dengan design U Janevalla ini. Ini saya foto waktu lagi antri masuk ke dalam hotel, pas lagi gerimis. 

Karena kita berangkat dari rumah sehabis sholat Jumat, jadi waktu sampai Bandung itu jam 16.00 dan sampai di hotel sekitar jam 16.30 kalau gak salah. Btw ya yang bikin takjub adalah disini itu jam check out menyesuaikan dengan jadwal kita datang. Misal kayak kami kemarin, check ini di U Janevalla Bandung jam 17.00 lalu kita juga bisa loh check out di jam yang sama keesokan harinya.  



Sampai di lobi, kita langsung check in dan gak perlu nunggu lama kita juga sudah dikasih kunci kamar. Resepsionisnya waktu ngasih kunci sambil nanya mau minum teh rasa apa? Rasanya sih pengen jawab "rasa yang pernah ada" hahahahhaa... Selain itu juga mereka menanyakan kami ingin menggunakan sabun yang mana, kemarin saya pilih yang charcoal tentunya dari sekian sabun yang ditawarinya. 

Kita dapat kamar di lantai 3, kalau gak salah 312 apa ya. Yang aku suka adalah disini bangunan dalamnya modelan unfinish gitu. Padahal waktu pesan hotelnya pun iseng, nyari yang belum pernah kita singgahilah. Dulu sebenarnya U Janevalla Hotel Bandung ini pernah ku pandang-pandang dari balik kamarnya Best Western. 





Ini bagian dari lobinya U Janevalla Bandung, lumayan gede ya, tentunya suka sekali dengan interiornya. Mungkin ini karena 12 tahun saya berkecimpung di media interior jadi darah-darah interiornya masih kental.

Lupa banget deh kemarin pengen bikin room tour di instastory, tapi ada beberapa yang aku videoin selama nginep disana. Kamu bisa lihat ke instagramku, atau klik aja nih @akuchichie siapa tau bisa jadi inspirasi untuk staycation di U Janevalla Bandung.

Kamar 312

Nah, ini kamar kita selama di U Janevalla Hotel Bandung. Ku jatuh cinta deh sama furniturnya, emang paling demen kalau nginep di hotel yang furniturenya seperti ini. Beberapa hotel di Bandung juga ada yang seperti ini sih.

Asik banget deh kamarnya, apalagi dipojokannya ada meja yang kemarin ku pakai untuk kerja alias update konten blog. Disini juga ku nonton Crash Landing On You episode 15 yang mengharu biru itu, bahkan sampai nulis ini sekarang belum move on ternyata.





Kita waktu pesan ini kamarnya yang Superior, harga permalamnya kemarin sekitar 600an deh. Soalnya kita pas check in di hari Jumat-Minggu. Dan ini harganya sudah termasuk sarapan pagi untuk dua orang. Tapi memang biasanya kalau pesan melalui online gitu suka beda kalau pesan langsung, kemarin kita pesan melalui online travel agent (OTA).

Yang penasaran sama kamarnya, karena kita ambil kamar yang Superior jadi dalamnya seperti ini. Waktu lihat wastafelnya ada diluar gitu sempat kaget, karena biasanya kalau nginep di hotel tuh wastafel selalu ada didalam walaupun kamar mandinya kecil. Tapi ini bagus sih, jadi mengesankan tidak ada pemisah dan lebih terbuka.

Untuk kamar mandinya tidak terlalu besar tapi ada pemisah antara toilet dan tempat bilasnya, ini penting sih jadi. Kamar tidur dan kamar mandinya bersih, dan nyaman kalau menurutku. Karena kalau nginep di hotel gitu yang penting kamar mandi harus bersih.

Breakfastnya Indomie Rebus


Taukan kalau udara dingin tuh paling enak makan yang berkuah, apalagi Indomie rebus dengan potongan cabe rawit. Sungguh ini nikmat Tuhan yang tak bisa terelakan, betul gak sih? Ini adalah hotel pertama yang pernah aku singgahi dengan sarapan Indomie Rebus atau Goreng. Di U Janevalla Hotel Bandung, ada stand khusus Indomie, kirain bakalan sepi. Ternyata ini stand yang paling ramai di antri oleh para pengunjung hotel.

Akhirnya kemarin saya pun tertarik dong untuk nyobain Indomie Rebus dengan rasa soto. Kemarin juga sempat instagram story pas sarapan hari Sabtu dan Minggu, setiap meja orang yang pada sarapan pasti ada Indomie rebus atau goreng.

Disini mereka pun menyiapkan potongan cabai rawit loh, dan ada beberapa pilihan lain seperti sayur-sayuran jika ingin menambah untuk topingnya.










Beberapa menu sarapan lain juga tersedia kok, jadi gak cuma Indomie rebus atau goreng saja yang ada disini. Mulai dari menu prasmanan masakan lokal, lalu ada salad buah, buah-buahan siap santap, omlete telur, cereal, gorengan dan beberapa menu tradisional lainnya.

Selama 3 hari ini dan 2x sarapan pagi, ada beberapa menu yang mereka ganti. Untuk cemilannya pun disini beraneka macam pilihannya, jadi kita juga gak bosen. Untuk yang suka jamu, pasti senang sekali kalau nginep di U Janevalla, karena tersedia beberapa jenis minuman, termasuk jamu.

Karena sekarang bepergian ke luar negeri bikin parno, jadi liburan ke Bandung bisa jadi alternatif nih.


15 Februari 2020

DANONE SN INDONESIA: Menjaga Keberlanjutan dalam 6 Pilar Utama


Wujudkan kontribusi positif terhadap peningkatan kesehatan masyarakat melalui riset dan inovasi, penyediaan produk nutrisi berkualitas dan berbagai inisiatif lainnya.

Danone Specialized Nutrition (Danone SN) Indonesia pada hari Rabu, 12 Februari 2020 meluncurkan Laporan Berkelanjutan periode 2017-2018. Laporan Berkelanjutan ini menunjukkan bagaimana Danone SN Indonesia menjaga keberlangsungan berbagai aspek keberlanjutan di setiap proses bisnis hingga berbagai inisiatif sosial ekonomi dan pemberdayaan masyarakat. 

Saya tentunya senang sekali bisa hadir pada acara peluncuran Laporan Berkelanjutan tersebut yang diadakan di pabrik Danone SN Indonesia di kawasan Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Apalagi bisa melihat langsung PAUD Cerdas binaar dari Danone Indonesia yang berada bersebelahan dengan pabrik. 

Laporan Berkelanjutan ini bertujuan agar oerusahaan dapat menyuarakan kontribusi langsung maupun tidak langsung dari inovasi produk, proses bisnis, hingga program edukasi terhadap masyarakat di sekitar lokasi operasi perusahaan. Laporan ini juga menunjukkan komitmen Danone SN dalam memberikan kesehatan melalui produk nutrisi ke sebanyak orang dan berkontribusi positif pada terciptanya generasi Indonesia di masa depan yang lebih sehat. 


PAUD CERDAS: Edukasi "ISI PIRINGKU" Lewat Anak-anak, Orang Tua dan Guru.
paud cerdas

paud cerdas

Kemarin waktu sampai di PAUD Cerdas yang merupakan binaan dari Danone Indonesia sudah disambut oleh adik-adik yang manis ini, mereka sudah menggunakan kostum yang cantik dan siap memberikan tarian sambutan. Mereka sepertinya sudah tak sabar ingin menunjukkan bakat mereka. 

PAUD Cerdas ini letaknya bersebelahan dengan pabrik Danone SN Indonesia di kawasan Citeureup, disini saya dan teman-teman diajak untuk bekenalan dengan PAUD Cerdas serta program yang dilakukan oleh mereka untuk anak-anak agar tumbuh dengan sehat dan pintar.

Karena Danone SN Indonesia berkomitmen untuk memberikan kesehatan melalui produk nutrisi ke sebanyak orang dan berkontribusi positif pada terciptanya generasi Indonesia di masa depan yang lebih sehat. 

paud cerdas

paud cerdas

Saya sendiri kemarin dibuat takjub oleh adik-adik PAUD Cerdas, saat mereka menari dan bernyanyi "ISI PIRINGKU". Sebenarnya isi piringku ini akan berbeda usia maka akan beda kebutuhannya. Tapi untuk isi piringku ini bisa diterapkan untuk anak-anak diatas usia 2 tahun keatas.

Kementerian Kesehatan telah mengenalkan panduan makan sehat melalui metode "ISI PIRINGKU" yang dapat menjadi acuan sajian sekali makan. Ada yang tau gak apa saja sih yang harus ada dalam isi piringku ini?

Sumber foto: P2PTM

Keberagaman makanan dalam satu piring merupakan hal yang tak bisa ditawar, mencakup protein, karbohidrat, vitamin dan mineral seimbang. Ini mengapa konsumsi pangan beragam sangatlah penting, tak lain karena tidak ada satupun jenis makanan yang mengandung semua jenis zat gizi yang dibutuhkan oleh tubuh.

Ini yang harus diperhatikan dalam memberikan makanan di rumah untuk anak dan keluarga kita, harus sesuai dengan pedoman yang diberikan oleh Kementerian Kesehatan. Selain itu ini juga dapat membantu untuk mencegah stunting, isu stunting di Indonesia tidak bisa diabaikan.





Seperti yang dilakukan oleh Danone SN Indonesia, lewat PAUD Cerdas ini memberikan program edukasi lewat anak-anak, orangtua dan juga guru yang harus ikut berperan dalam melawan stunting. Anak-anak di PAUD Cerdas ini setiap hari selalu makan sesuai denan anjuran "isi piringku". 

Dalam satu porsi sajian, berisi sayur-sayuran dan buah-buahan disarankan porsinya adalah separuh bagian piring. Separuh bagian piring lainnya dapat diisi dengan karbohidrat dan protein. 

Aturan pembagian makanan dalam "Isi Piringku' adalah setengah porsi piring makan, terdiri dari sayur dan buah-buahan dengan beragam jenis dan warna. Seperempat piring makan diisi dengan protein. Bisa diisi dengan ikan, ayam atau kacang-kacangan. Batasi konsumsi daging merah atau daging olahan.

Seperempat piring dipenuhi dengan karbohidrat dari biji-bijian utuh, nasi merah, gandum utuh, atau pasta. Hati-hati dalam pemilihan sumber karbo, seperti roti atau beras putih karena kandungan gulanya tergolong tinggi.

Melihat antusias adik-adik PAUD Cerdas saat menyantap menu isi oiringku ini membuatku bangga, karena program Danone SN Indonesia berhasil untuk terus memberikan mereka asupan yang terbaik. Hal ini pun diharapkan agar anak-anak tidak hanya mendapatkan asupan sesuai dengan 'Isi Piringku' selama di sekolah saja tapi juga di rumah.

Laporan Berkelanjutan dari Danone SN Indonesia


Danone Specialized Nutrition Indonesia sebagai pilihan pertama Anda untuk membawa perubahan positif pada kesehatan dan kesejahteraan manusia pada masa-masa penting kehidupan melalui inovasi produk yang inovatif dan berbasis ilmiah.

Danone Specialized Nutrition (SN) Indonesia meluncurkan Laporan Berkelanjutan dengan periode pelaporan 1 Januari 2017 hingga 31 Desember 2018 sebagai komitmen transparansi untuk mengomunikasikan keberlangsungan bisnis serta dampak sosial perusahaan.

Seperti yang diungkapkan oleh Connie Ang, Presiden Direktur Danone Specialized Nutrition Indonesia "kami berkomitmen untuk menjalankan aktivitas perusahaan dengan menerapkan berbagai aspek berkelanjutan serta menjalankan bisnis yang sejalan dengan perkembangan sosial, ekonomi dan lingkungan. Sebagai perusahaan yang berfokus untuk mengembangkan produk nutrisi berdasarkan riset dan ilmu pengetahuan dan berkontribusi pada kesehatan secara jangaka panjang, kami percaya bahwa makanan yang sehat akan tumbuh dari bumi yang sehat pula. Hal ini merupakan refleksi dari misi Danone 'One Planet One Health'."

Tak hanya itu, Connie Ang juga mengatakan "kami ingin terus mendukung perkembangan anak yang sehat melalui perdekatan ilmiah, yang telah menjadi keahlian kami sejak kami berdiri. Kami tidak ingin anak-anak Indonesia tertinggal hanya karena kurangnya asupan maupun akses makanan bergizi. Sejalan dengan fokus pemerintah dalam pengembangan sumber daya manusia, kami hadir untuk membantu menjaga kesehatan manusia, terutama di Indonesia, mendapatkan gizi yang baik sehingga mereka dapat tumbuh dan berkembang sesuai dengan potensi yang mereka miliki".


Acara peluncuran Laporan Berkelanjutan juga memberikan informasi dan juga pengalaman yang amat berharga bagi saya. Karena selama diskusi pun saya menyadari bahwa penting sekali memberikan yang terbaik untuk anak-anak, baik dari segi asupan dan juga kehidupannya. 

Bapak Delta, Manufacturing Director yang saat ni juga berbagi pengalamannya dengan memimpin 4 pabrik Danones di Indonesia. Yang harus diketahui bahwa pabrik Danone Indonesia ada 4, diantaranya adalah PT Nutricia yang terletak di Jalan Raya Bogor, Danone SN Indonesia yang berada di Sentul, pabrik ketiga ada di Yogyakarta dan salah satu pabrik Danone Indonesia ada di Klaten. 

Berkelanjutan ini merupakan aktivitas yang ada di pabrik, merupakan One Planet One Health. Untuk mencapai ini semua maka yang harus dilakukan adalah memiliki aktivitas yang sangat menjadikan aktivitas utama, memproduksi secara bisnis. Kalau sudah biacara produk berarti sudah bicara kualitas. 


Seperti yang dibilang oleh bapak Delta, bahawa memasuki pabrik Danone SN Indonesia memang ribet. Ini pun saya alami saat mau masuk pabrik, karena kita harus mengisi buku tamu terlebih dahulu. Dan pengisiannya pun bukan lagi di buku tamu, bahkan sudah menggunakan mesin secara digital. Selama didalam pabrik juga harus mengikuti peraturan-peraturan yang sudah diberikan. 

Seperti foto saya diatas, itu adalah luaran warna hijau yang harus digunakan selama didalam pabrik, begitu juga dengan sepatu yang saya gunakan. Tapi sebenarnya saya suka sekali dengan penampilan saya menggunakan atrubut Danone SN Indonesia.

Ini mengapa di pabrik Danones SN Indonesia memastikan bahwa operasional kita menghasilkan produk yang berkualitas. Sehingga ada kualitas manajemen system kita yang baik secara Danone SN Indonesia  juga sudah memiliki standartnya sendiri. Tetapi jika kita diharapkan untuk mengikuti pemerintah maka kita tetap akan percaya pada pemerintah jika memang mereka memiliki standartnya sendiri. 

Sustainability berbicara tentang keselamatan, kesehatan kerja para karyawannya. Fokus dengan membuat rasa aman yang didapatkan oleh teman-teman. Karena 1/3 waktu mereka dihabiskan di pabrik. Karena hal ini maka pihak Danone SN Indonesia harus memastikan keselamatan mereka selama di pabrik. 

Yang membuat saya masih takjub adalah bahwa Danones SN Indonesia sudah lebih dari 11 tahun tidak pernah mengalami kecelakaan yang disebabkan oleh pekerjaan. Ini menunjukkan komitmen kita terhadap sustainability bisnis juga dibangun dari orang-orang yang patuh akan keselamatan kerja. 

One Planet One Health yang timbul karena dampak operasional kita ini bisa memastikan kita ini planet kita sehat? Inisiatif yang dibangun dari kepedulian kita terhadap environment, secara bisnis memang akan memperbaiki kompetitif untuk mengurangi energi kita. Setiap tahunnya Danone Indonesia selalu melakukan evaluasi mengenang pembaharuan harus mengurangi setiap tahunnya 3-5% setiap tahunnya.

Selain itu ada Bapak Karyanto Wibowo, Sustainability Director Danone Indonesia yang mengatakan bahwa "Laporan Keberlanjutan ini mencakup 6 pilar utama yang terdiri dari berbagai komitmen dan tanggung jawab kami dalam hal Riset dan Inovasi, Lingkungan, Pemberdayaan Komunitas, Kepatuhan, Kualitas serta Karyawan. Laporan ini telah disusun mengikuti Pedoman Standar Pelaporan Berkelanjutan (GRI) dengan menampilkan struktur modular yang saling terkait dan mewakili praktik terbaik dalam pelaporan berbagai dampak ekonomi, lingkungan dan sosial. Dengan begitu, laporan ini diharapkan dapat mencerminkan langkah-langkah positif yang telah Danone SN ambil dalam setiap pelaksanaan kegiatan operasionalnya yang mengutamakan ketiga aspek keberlanjutan yaitu aspek ekonomi, sosial dan lingkungan."

Kontribusi Danone SN terhadap proses dan rantai bisnis bertanggung jawab hingga program edukasi tentang pentingnya nutrisi bagi masa depan ibu dan anak telah memberikan dampak positif kepada para pemangku kepentingan. Antara lain, program edukasi Danone SN seperti kampanye 'Isi Piringku' telah memberikan manfaat bagi lebih dari 7.000 orang tua dan 700 guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Ini dilakukan karena isi stunting di Indonesia, maka dari itu Danone SN Indonesia memberikan edukasi akan hal tersebut. Mulai dari 3 tahun lalu stunting pada tahun 2013 dengan presentase sebesar 37%. anak Indonesia terekspos stunting.

Tak hanya itu saja yang dilakukan oleh Danone Indonesia, memberikan edukasi sebelum terjadinya proses pernikahan juga sangat penting. Edukasi ini akan seputar menjaga kesehatan dan menjada pola makan. Selain itu juga terdapat ekonomi lokal yang dapat membantu masyarakat sekita. 

Selain itu juga Danone Indonesia memiliki komunitas yang diberdayakan seperti Rumah Tempe Srikandi di Prambanan. Pusat produksi ini baru saja dibuka pada bulan April tahun 2017. Usaha pembuatan tempe ini merupakan aksi Corporate Social Responsibility (CSR) PT Sarihusada Generasi Mahardhika.

Ada juga Project Merapi, merupakan edukasi farmers untuk meningkatkan kualitas susu. Tangtangan terbesar di Indonesia adalah kualitas susu. Disini terdapat sapi-sapi yang diurus dan dijaga dengna baik agar dapat menghasilkan susu yang bagus. 

Maria Dian Nurani, Ahli Bidang Keberlanjutan juga mengatakan "Sustainability atau Laporan Berkelanjutan merupakan bentuk laporan yang dilakukan oleh suatu perusahaan dalam rangka mengungkapkan (disclose) atau mengkomunikasikan kepada seluruh pemangku kepengtingan mengenai kinerja lingkungan. Sosial dan Tata Kelola yang baik perusahaan secara akuntabel. Kita patut mengapresiasi langkah dunia usaha, termasuk Danone SN Indonesia, dalam mewujudkan nilai transparansi dan akuntabilitas perusaan melalui laporan Keberlanjutan ini".

Peluncuran Buku Laporan Berkelanjutan

Connie Ang, Presiden Direktu Danone Specialized Nutrition Indonesia luncurkan Laporan Keberlanjutan. Untuk melihat Laporan Berkelanjutan periode 2017-2018 bisa langsung mengunduhnya www.nutricia.co.id kalian bisa langsung download dan resapi tentang apa yang dilakukan oleh Danone SN Indonesia.

Bisnis Danone Specialized Nutrition Indonesia terdiri dari nutrisi awal kehidupan (early life nutrition) dan nutrisi medis khusus (medical nutrition) yang bertujuan untuk membawa perubahan positif pada kesehatan dan kesejahteraan manusia pada masa-masa penting kehidupan melalui inovasi produk yang inovatif dan berbasis ilmiah.  



10 Februari 2020

Kenali Sejak Dini Gejala Kanker

akuchichie

Hari kanker sedunia yang jatuh pada tanggal 4 Februari membuat saya teringat beberapa tahun kebelakang saat papah saya pergi karena penyakit kanker yang dideritanya. Bahkan papah saya tidak memberikan sinyal apapun tentang penyakit ini, begitu ketauan sudah di stadium akhir. Saat itu saya merasakan dunia akan runtuh seketika. 

Padahal papah saya termasuk orang menjaga pola makan, tapi sayang tidak imbang dengan kebiasaan lainnya. Jadi waktu dibawa ke rumah sakit di daerah Jakarta Selatan, sudah berada di stadium 4. Sempat di rawat selama sebulan, mengikuti segala pemeriksaan dan operasi yang sudah disetujui oleh kamiu sekeluarga. 

Tapi Allah memang berkehendak lain, papah saya pergi setelah 4 bulan kami tau beliau terkena kanker hati. Kami selalu berusaha melakukan yang terbaik untuk papah, apapun itu kami jalankan. Yang saya ingat betul waktu saat dr. Sigit yang saat itu merupakan salah satu dokter yang menangani papah saya berpesan "jaga pola makan dan gaya hidup anak sedarah dengan bapak, karena ini bisa jadi faktor turunan". Jadi nenek saya, ibunya papah saya dulu pergi juga dengan penyakit yang sama.

Kanker merupakan penyebab kematian kedua terbesar di dunia. Lebih dari 18 juta orang terdiagnosis kanker dan 9,6 juta orang di dunia meninggal akibat kanker setiap tahunnya. Diperkirakan insidens kanker di tahun 2040 mengalami peningkatan menjadi 29,5 juta orang.

Di Indonesia, prevalensi penyakit kanker juga cukup tinggi, dimana meningkat dari 1,4 per 1000 penduduk (Riskesdas 2013) menjadi 1,8 per 1000 penduduk (Riskesdas 2018).

Beban pembiayaan kanker yang sangat besar menjadi permasalahan untuk pemerintah dan masyarakat. Menurut data Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), pada tahun 2018 pasien kanker telah menghabiskan biaya pengobatan sebesar 3,5 triliun rupiah. Nah, beruntung sekali loh ini yang masih menggunakan BPJS, dulu kami menggunakan biaya mandiri dan saat itu memang belum semua rumah sakit menerima BPJS seingatku. 

Fakta Kanker
akuchichie

Penyakit kanker merupakan penyakit tidak menular yang ditandai dengan adanya sel/jaringan abnormal yang bersifat ganas, tumbuh cepat tidak terkendali dan dapat menyebar ke tempat lain dalam tubuh penderita.

Penyebaran (metastasis) sel kanker dapat melalui pembuluh darah meaupun pembuluh getah bening. Sel penyakit kanker dapat berasal dari semua unsur yang membentuk suatu organ, dalam perjalanan selanjutnya tumbuh dan menggandakan diri sehingga membentuk massa tumor. 

Jenis Kanker
Kanker dapat menyerang siapa saja baik pria maupun wanita, anak-anak ataupun dewasa. Banyak sekali jenis kanker yang menyerang manusia, namun ada beberapa jenis kanker yang sering menyerang pada pria yaitu kanker paru, kanker kolorektal, kanker prostat, kanker hati dan nasopharing. 

Sementara jenis kanker yang sering terjadi pada wanita adalah kanker payudara, kanker leher rahim, kanker kolorektal, kanker ovarium dan kanker paru. Sedangkan pada anak-anak adalah kanker bola mata (retinoblastoma) dan kanker darah (leukemia).

Gejala Kanker
Stadium dini (awal) kanker tumbuh setempat dan tidak menimbulkan keluhan ataupun gejala. Hal ini sering menyebabkan orang yang sudah terkena kanker tidak menyadarinya. Ada 7 gejala yang perlu diperhatikan dan diperiksakan lebih lanjut ke dokter untuk memastikan ada tidaknya kanker dengan melakukan WASPADA, yaitu:
  • Waktu buang air besar atau kecil dan perubahan kebiasaan atau gangguan
  • Alat pencernaan terganggu dan susah menelan
  • Suara serak atau batuk yang tak sembuh-sembuh
  • Payudara atau di tempat lain ada benjolan (tumor)
  • Andeng-andeng (tahi lalat) yang berubah sifatnya menjadi besar dan gatal
  • Darah atau lendir yang abnormal keluar dari tubuh
  • Adanya koreng atau borok yang tidak mau sembuh-sembuh

Kanker Payudara
akuchichie

Kanker payudara lebih banyak menyerang wanita, walaupun menurut dokter kalau kanker ini pun juga bisa terjadi pada pria. Sampai sejauh ini yang lebih sering saya dengar adalah wanita yang mengalami kanker payudara. 

Ini pun yang terjadi pada adik mamah saya dan beberapa teman yang sedang berjuang melawan ini semua. Salah satu teman saya sudah melakukan pengangkatan salah satu payudaranya, ini saya lupa sebelah mana. Padahal kalau dilihat pola makannya, dia tidak makan daging merah. Pokoknya kalau lihat sehat banget deh hidupnya. Beda dengan adik mamah saya, ini ketauan waktu stadium 3 dan semenjak tau di vonis kanker payudara langsung turun banget kesehatannya.

Kalau setiap datang ke acara kesehatan pasti selalu ada pesan "jangan terlalu stress agar tidak membebani pikiran dan juga membuat kita malah menyerah". Ini makanya yang dibilang setiap orang berbeda dan memiliki caranya masing-masing untuk menghadapi penyakitnya. 


Kanker payudara pada umumnya terbagi dalam dua kategori, yaitu invasif dan non-invasif. Kanker payudara invasif adalah kanker payudara yang berkembang pada sel-sel pembentuk saluran payudara atau disebut duktal invasif. Pada jenis kanker ini dapat menyebar di luar payudara. Sementara kanker payudara non-invasif biasanya ditemukan melalui mamografi karena jarang menimbulkan benjolan. Jenis ini sering disebut pra-kanker.

akuchichie

Seperti hasil survey dari Globocan 2018, bahwa kanker payudara di dunia merupakan penyakit kanker dengan presentase kasur baru kedua tertinggi, yaitu sebesar 11.6%. Sementara persentase kematian akibat kanker payudara sebesar 6,6%. 

Kanker Payudara adalah kanker terbanyak di Indonesia. Di Indonesia, kanker payudara merupakan jenis kanker terbanyak dengan jumlah kasus baru sebesar 42,1 per 100.000 penduduk. Sedangkan kematian akibat kanker payudara adalah sebesar 17 per 100.000 penduduk. 

Gejala Kanker Payudara
Tanda-tanda yang perlu diperhatikan mengenai kanker payudara adalah sebagai berikut:
  • Teraba benjolan di payudara dan seringkali tidak berasa nyeri
  • Terdapat perubahan tekstur kulit payudara
  • Kulit payudara mengeras dengan permukaan kulit seperti kulit jeruk
  • Terdapat luka yang tidak kunjung sembuh
  • Keluar cairan dari puting
  • Terdapat cekungan ataupun tarikan di kulit payudara
Gejala kanker payudara bisa dideteksi sendiri dengan melakukan SADARI (Periksa Payudara Sendiri).

Faktor Risiko dari Kanker Payudara adalah sebagai berikut:
  • Usia haid pertama dibawah 12 tahun
  • Wanita tidak menikah
  • Wanita menikan tidak memiliki anak
  • Melahirkan anak pertama pada usia 30 tahun
  • Tidak menyusui
  • Menggunakan kontrasepsi hormonal dan atau mendapat terapi hormonal dalam waktu yang cukup lama
  • Usia menopause lebih dari 55 tahun
  • Pernah operasi tumor jinak payudara
  • Riwayat kanker dalam keluarga
  • Wanita yang mengalami stres berat
  • Konsumsi lemak dan alkohol secara berlebihan
  • Perokok aktif dan pasif

Deteksi Dini Kanker Payudara
Deteksi dini kanker payudara bisa dilakukan dengan Pemeriksaan Payudara Klinis (SADANIS) oleh tenaga kesehatan sambil mengajarkan cara Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI), yang bertujuan untuk menemukan benjolan dan tanda-tanda lain pada payudara sedini mungkin agar dapat dilakukan tindakan secepatnya.

Sadari dapat dilakukan setiap bulan pada hari ke 7 sampai ke 10 yang dihitung dari mulai haid pertama atau pada tanggal yang sama bagi yang sudah menopause/tidak datang haid.

SADANIS dan SADARI mudah dilakukan karena:
  1. Merupakan pemeriksaan yang sederhana dan mudah, cepat dan hasil dapat diketahui langsung.
  2. Tidak memerlukan laboratorium dan hasilnya segera dapat langsung didapatkan.
  3. Pemeriksaan secara benar dan teratur dapat mendetksi kanker pada stadium awal (stadium 1 atau 2) sebesar 68% (Regional Workshop NCCFL India 2010)

Pencegahan Penyakit Kanker Payudara
Beberapa studi menyebutkan kanker payudara erat kaitannya dengan faktor hormonal serta genetika. Namun hal yang perlu diingat, pencegahan utama adalah dengan menghindari faktor risiko kanker dengan berperilaku hidup sehat dan menghindari rokok.

Kanker Leher Rahim

Setiap 2 menit di dunia, 1 orang perempuan meninggal karena kanker leher rahim. Lebih dari 500 ribu perempuan terdiagnosa kanker leher rahim dan angka kematiannya sebesar 310 perempuan. Di Asia terdpat 315 ribu perempuan yang terdiagnosa kanker leher rahim dan angka kematiannya sebesar 168 ribu perempuan. Ini berdasarkan dari Globocan 2018.

Di Indonesia setiap 1 jam 2 orang perempuan menginggal karena kanker leher rahim. Terdapat lebih dari 32 ribu perempuan yang terdiagnosa kanker leher rahim dan angka kematiannya sebesar 18 ribu perempuan. 

Kanker leher rahim merupakan kanker kedua terbanyak di Indonesia, dengan kasur baru sebesar 23,4 per 100.000 penduduk. -GLOBOCAN, 2018


Gejala Kanker Leher Rahim
Pada stadium dini, seringkali tidak menunjukkan gejala atau tanda yang khas. Namun, pada stadium lanjut, muncul gejala-gejala yang harus diperiksa lebih lanjut ke dokter untuk memastikan ada tidaknya kanker itu:
  • Haid tidak teratur
  • Nyeri panggul
  • Nyeri saat berhubungan seksual
  • Keputihan atau keluar cairan encer berwana putih kekuningan terkadang bercampur darah seperti nanah
  • Pendarahan spontan tidak pada masa haid/diantara menstruasi
  • Pendarahan pada masa menopause

Faktor Risiko
Kanker leher rahim disebabkan oleh Human Papilloma Virus (HPV). HPV mudah ditularkan melalui kontak seksual.
  • Menikah/mulai melakukan aktifitas seksual di usia muda (<20 tahun)
  • Berganti-ganti pasangan seksual
  • Melakukan hubungan seks dengan pria yang sering berganti pasangan 
  • Riwayat infeksidi daerah kelamin atau radang panggul (IMS)
  • Perempuan yang melahirkan banyak anak
  • Merokok/terpapar asaprokok (perokok pasif)
  • Memiliki riwayat keluarga dengan kanker
  • Kurang menjaga kebersihan alat kelamin
  • Adanya riwayat tes pap yang abnormal sebelumnya
  • Penurunan kekebalan tubuh misalnya karena HIV/AIDS dan penggunaan obat-obatan kortikosteroid jangka panjang.

Deteksi Dini Kanker Leher Rahim
Deteksi kanker leher rahim dilakukan dengan metode pap smear atau inspeksi visual dengan Asam Asetant (IVA). Tes ini perlu dilakukan oleh wanita yang sudah melakukan hubungan seksual terutama pada usia 30-50 tahun yang bertujuan untuk menemukan lesi prakanker dan mengetahui adanya perubahan sel dapat di leher rahim.

Keuntungan melakukan IVA adalah sebagai berikut:
  • Merupakan pemeriksaan yang sederhana, mudah, cepat dan hasil dapat diketahui langsung.
  • Tidak memerlukan sarana laboratorium dan hasilnya segera dapat diketahui.
  • Dapat dilaksanakan di Puskesmas bahkan mobil keliling yang dilakukan oleh dokter umum dan bidan.
  • Jika dilakukan dengan kunjungan tinggal (single visit apporoach), IVA dan krioterapi akan meminimalisasi klien yang hilang (loss) sehingga menjadi lebih efektif.
  • Cakupan deteksi dini dengan IVA minimal 80% selama lima tahun akan menurunkan insidens kanker leher rahim secara signifikan (WHO, 2006).
  • Sensitifitas IVA sebesar 77% (antara 56-94%) dan spesifikasitas 86% (antara 74-94%) (WHO, 2006).
  • Skrining kanker leher rahim dengan frekuensi5 tahun sekali dapat menurunkan kasus kanker leher rahim 83,6 (IARC)

Pencegahan Penyakit Kanker Leher Rahim
Pencegahan yang paling utama adalah menghindari faktor risiko kanker leher rahim terutama dengan melakukan vaksinasi HPV, menghindari perilaku seksual berisiko untuk terinfeksi HPV seperti tidak berganti-ganti pasangan seksual dan tidak melakukan hubungan seksual pada usia dini (kurang dari 20 tahun). Selain itu juga menghindari asap rokok (aktif dan pasif), menindak lanjuti hasil pemeriksaan IVA/pap Smear yang hasilnya positif.


Pelayanan Kesehatan di Indonesia
akuchichie

Pelayanan kesehatan yang saat ini paling dibutuhkan oleh pasien kanker salah satunya ada di Rumah Sakit Cipto Mangunkusomo (RSCM) salah satu rumah sakit di Indonesia yang selalu menjadi rujukan nasional pasien kanker. Secara kebetulan juga saya pernah mengunjungi kerabat yang dirawat di RSCM karena kanker Nasopharing. 

Menurut saya sendiri rumah sakit di Indonesia sekarang juga sudah gak kalah dengan rumah sakit yang berada di luar negeri. Terbukti waktu kemarin papah sakit, semua perawatan dan tindakan kami lakukan di rumah sakit daerah Jakarta Selatan. Yang menurut saya sendiri semua yang dibutuhkan disana juga ada. 


Hari Kanker sedunia diperingati setiap tanggal 4 Februari.

Penetapan tanggal ini berdasarkan Piagam Paris (Charter of Paris) tanggal 4 Februari 2000 pada pertemuan World Summit Against Cancer for the New Millenium. Sejak tahun 2006 hari kanker sedunia diselenggarakan di seluruh dunia untuk mengkampanyekan perang melawan kanker secara global. Hari kanker sedunia merupakan kesempatan yang baik untuk menyebarkan dan meningkatkan peran serta masyarakat termasuk media. 

Pada tahun 2019-2021 tema Hari Kanker Sedunia "I am and I will" (Saya adalah dan saya akan), untuk mengajak masyarakat menjalankan perannya masing-masing dalam rangka mengurangi beban akibat kanker. Masing-masing anggota masyarakat memiliki kekuatan untuk melakukan tindakan dalam rangka mengurangi dampak kanker terhadap individu keluarga dan komunitas. 

Hari Kanker Sedunia merupakan kesempatan untuk merefleksikan apa yang dapat kita semua lakukan untuk membuat perubahan dalam perjuangan melawan kanker.


Untuk mengetahui lebih detail dan banyak lagi informasi seputar Penyakit Tidak Menular (PTM) bisa langsung kunjungi website P2PTM  dan jangan lupa juga ikuti semua media sosial P2PTM juga. Instagram @p2ptmkemenkesri Twitter @p2ptmkemenkesRI Facebook direktorat p2ptm kemenkes RI