Hallo!

Saya Chichie, penggemar hot latte dan es kopi susu. Lifestyle blogger, food & product photographer. Happy wife and mother from The Hariyanto's Family. Part of UploadKompakan, bulur Kompakers Bekasi.
Suciarti Wahyuningtyas (Chichie)

What Read Next

Sudahkah Deteksi Alergi Pada Anak Sejak Dini?

deteksi alergi anak sejak dini

"loh kok ini pada merah-merah pipinya?"
"ini bagian dahinya juga beruntusan, kenapa ya?"

Itu adalah pertanyaan yang saya kirimkan pada dokter anakku, karena waktu selepas ASI mengalami alergi. Sambil memperhatikan wajah anakku waktu berusia 2 tahun, sempat dihantui rasa takut. Iya takut merah-merah di wajahnya itu tidak hilang, sakit apa ya anakku ini? 

Jujur sih gak bakalan nyangka banget kalau anakku bakalan alergi seperti itu. Setelah kirim pesan ke dokter anak dan tak lama dokternya bilang "Kelvin alergi susu sapi, coba hentikan pemberian susu sapinya atau apapun yang mengandung susu sapi". Duh kasih banget ini harus menghindari apapun yang mengandung susu sapi, padahal dia lagi senang makan macam-macam.

Tapi untuk memastikan, waktu itu langsung bawa ke dokter dong karena gak mau berlarut dan pengen kepastian. Sedih bangetkan kalau lihat anak gak nyaman gitu, apalagi dia suka gak sengaja menggaruk pipi atau dahinya. Akhirnya treatmentnya mengganti susunya dan mengubah menu makanannya. Yang membuat lega itu kata dokter anakku "nanti juga lama-lama hilang itu alerginya". 

Kenali Alergi Pada Anak
alergi pada anak

Alergi adalah reaksi sistem kekebalan tubuh pada manusia terhadap benda tertentu, yang seharusnya tidak menimbulkan reaksi di tubuh orang lain. Reaksi tersebut dapat muncul dalam bentuk pilek, ruam pada kulit yang menyebabkan gatal atau bahkan sesak napas.

Alergi pada anak-anak dapat menimbulkan ruam atau gatal sehingga kulit mereka yang seharusnya lembut dan mulus menjadi kemerahan, melepuh, hingga bersisik atau terkelupas. Ini tuh bikin anak merasa gak nyaman, akhirnya membuat mereka rewel.

World Health Organization (WHO) mencatat penduduk di seluruh dunia yang mengalami alergi sekitar 30-40%. DAri 550 juta penduduk di dunia mengalami alergi makanan, dan sebanyak 7,5% alergi di Indonesia disebabkan karena susu sapi. Hal ini disampaikan oleh Prof. DR. Budi Setiabudiawan, dr., SpA(k), M.Kes., Konsultan Alergi dan Imunologi Anak saat Zoom Meeting bersama Danone Specialized Nutrution (SN) Indonesia

deteksi dini alergi pada anak

Ternyata dalam dua dekade terakhir, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mencatat adanya peningkatan kejadian alergi pada anak di Indonesia. Bahkan alergi susu sapi pada dertmatitis atopik ditemukan hingga 60%. Alergi yang terjadi pada awal kehidupan juga akan meningkatkan risiko manifestasi alergi lain di masa depan, atau dikenal dengan Allergic March.

Alergi pada anak bisa bermacam-macam, kondisi ini bisa disebabkan alergi susu sapi, tungau, hingga bulu hewan peliharaan di rumah yang memicu reaksi alergi pada si kecil. Tapi sekarang ini kita sudah bisa mendeteksi alergi pada si kecil sejak dini. 

Faktor Penyebab dan Pemicu Alergi
faktor penyebab alergi

Beberapa faktor risiko alergi yang menyebabkan anak lebih rentan menderita alergi adalah:
  1. Faktor keturunan, terdapat riwayat anggota keluarga atau orang tua yang memiliki alergi. Hal ini umumnya terjadi pada anak-anak yang memiliki ayah atau ibu dengan riwayat penyakit alergi.
  2. Faktor lingkungan, semakin sering dan semakin lama seseorang terpapar dengan alergen tertentu, kemungkinan untuk menderita alergi semaki tinggi. 
Beberapa pemicu alergi (alergen) yang sering terjadi atau ditemui meliputi:
  1. Makanan tertentu, seperti susu sapi, makanan laut, telur dan kacang-kacangan
  2. Bulu hewan, tungau, serbuk sari atau debu
  3. Gigitan serangga, misalnya sengatan lebah
  4. Obat-obatan tertentu
  5. Bahan kimia tertentu seperti sabu, shampoo, parfum atau bahan lateks
Selain karena faktor genetik, ada faktor lain yang juga diduga dapat meningkatkan risiko anak menderita alergi, misalnya lingkungan yang kotor, polusi udara, dan penyakit tertentu. misalnya infeksi, asma, dermatitik atopik dan rhinitis atopik.

Menurut Prof. DR. Budi Setiabudiawan, dr., SpA(k), M.Kes., Konsultan Alergi dan Imunologi Anak "Anak dengan alergi cenderung memiliki rangkaian penyakit alergi seiring bertambahnya usia. Bahkan diturunkan ke generasi berikutnya. Sehingga alergi penting untuk dideteksi dan dicegah sejak dini degan menelusuri riwayat alergi keluarga dan pemberian nutrisi yang tepat untuk mendukung sistem imun yang lebih baik. ASI (Air Susu Ibu) dan nutrisi lengkap dan seimbang akan mendukung perkembangan sistem imun pada anak. Nutrisi kombinasi prebiotik dan probiotik (SINBIOTIK) merupakan salah satu nutrisi yang dapat mendukung sistem imun anak dalam menurunkan risiko alergi".

Deteksi Sejak Dini Alergi Si Kecil
deteksi dini alergi pada anak

Kalau mengingat beberapa tahun kebelakang saat anakku alergi tuh rasanya sedih banget, karena emang baru tau pas keluar ruam merah di pipi dan beruntusan di dahinya. Tapi sekarang ini kita juga bisa loh mendeteksi dini alergi pada anak. Nah, mom's sudahkah mencoba deteksi dini alergi pada si kecil?

Melihat dampak jangka panjang alergi yang harus dihadapi orang tua dan si kecil, Danone SN Indonesia berkomitmen untuk menawarkan inovasi terkait deteksi risiko alergi maupun manajemen nutrisi. Allergy Risk Screener by Nutriclub kini hadir untuk mempermudah orang tua mengetahui besar risiko alergi anak berdasarkan riwayat keluarga. 

Allergy Risk Screener by Nutriclub yang diluncurkan sejak Maret 2020 ini telah diakses sebanyak lebih dari 20.000 kali oleh orang tua di Indonesia. Tools digital ini dapat membantu orang tua maupun ahli dalam mendeteksi risiko alergi si kecil hingga membantu pemberian edukasi mengenai pencegahan alergi sejak dini dan membantu mempersingkat waktu konsultasi. 

allergy risk screener
Ini bisa menjadi persiapan juga untuk para ibu yang sedang hamil anak pertama, untuk melakukan deteksi dini alergi. Caranya mudah banget tinggal akses bit.ly/allergyriskscreener dan mengikuti semua langkah-langkah yang diminta. Ini juga memudahkan kita mengetahui treatment apa yang harus dilakukan jika anak terdeteksi alergi.

Kebetulan saya juga mencoba nih ikutan tesnya, hanya ingin mengetahui saja kira-kira berapa persen sih alergi yang ada pada anakku?

allergy risk screener

Untuk hasil yang saya dapatkan bahwa anak saya memiliki 20-30% riwayat alergi, ini disebabkan oleh faktor keturunan. Andaikan ini sudah ada sejak dulu, alangkah bahagianya hati para ibu di Indonesia karena setidaknya bisa mengetahui apakah anaknya memiliki risiko alergi atau tidak.

Gampang bangetkan caranya? Yuk! Deteksi sejak dini alergi pada anak! 





Komentar

  1. Waaah makasih sharingnya Mak. Sangat membantuku ini :)

    BalasHapus
  2. senangnya jaman sekarang banyak literatur yang bisa membantu kita mendeteksi dini alergi pada anak juga memantau tumbuh kembangnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya betul, sekarang tuh lebih enaklah gampang mau cari literaturnya

      Hapus
  3. Dulu pas anak saya baru lahir sampai umur 3 - 4 bln hampir nggak bisa tidur kak, kulitnya merah2 gitu ternyata memang alergi sama kandungan sabun tertentu. Thank God ada allergy risk screener ini ya skrg membantu para ibu lebih dini lagi

    BalasHapus
  4. Yeayyy, ada alergy risk screener yg praktis banget!
    Ini membantu para ortu yaaa
    soalnya, kids jaman now banyak yg alergi euy!

    BalasHapus
  5. anak pertamaku alergi karena aku dan suamiku juga alergi. udah tes alerginya ke dsa dan banyak banget... kentang, jagung, bahkan nasi pun anakku alergi ;9

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya memang biasanya genetik kalau alergi, kemarin prof Budi juga bilang.

      Hapus
  6. wa aku baru tau nih ternyata alergi juga bisa dideteksi sedini mungkin yaaa, mau infoin ah ke temen temenku yang punya anak kecil nih, , terima kasih sharingnyaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. untuk calon ibu juga bisa loh, karena bisa tau seberapa besar tingkatnya

      Hapus
  7. Anakku juga mengalami alergi tapi lebih pada cuaca atau kondisi udara. Pas saat masih bayi setiap kami ajak pulang ke Magetan selalu bentol2 merah sekujur badan, nanti balik Jakarta lagi normal lagi. Tapi dulu pemeriksaannya macem2 gak se-simple sekarang. Coba ada alat deteksi gini sejak jaman dulu ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya bener, coba sudah ada dari dulu ya pasti aku bakal gak panik kayak dulu

      Hapus
  8. Dulu anakku suka merah2 mba tangan dan badannya, terus langsung cek ke dokter juga.Ternyata banyak bgt ya faktor penyebab si alergi ini, untung skg ada aplikasi cek alergi dg mudah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya sekarang enak nih sudah bisa deteksi lewat Allergy Risk Screener

      Hapus
  9. Huhuuu, suka kasian ya kalo anak alergi tuh, jadi makan apapun serba salah banyak pantangannya. Untungnya jaman now bisa dengan mudah di deteksi. Btw aku juga mau nyobain ah, ga punya riwayat alergii si, tapi penasaran..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul teh, aku dulu sempat diet dairy karena Kelvin pas masih ASI

      Hapus
  10. Bikin panik memang kalau tiba-tiba anak punya ruam-ruam habis itu rewel ya mbak? Anak saya pernah alergi juga tapi bukan susu sapi, karena pakai baby oil.


    Yangvpatut disyukuri sekarang, banyak macam ragam pengganti susu sapi buat anak-anak yang alergi ya mbak. Jadinya kita nggak perlu khawatir pemenuhan gizinya jadi berkurang

    BalasHapus
    Balasan
    1. banget, waktu pertama keluar alerginya masih tenang begitu gak hilang panik dong. Langsung kontak sama dokter anaknya, dan ternyata dia alergi susu sapi.

      Hapus
  11. orang yang alergi biasanya sih karena keturunan ya mbak. contohnya aku sendiri, nenekku asma dan akunya alergi debu. Nggak kebayang deh nanti anakku alergi juga apa nggak? Hikz

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya banyakan memang faktor keturunan, anakku sepertinya menurun dari ayahnya.

      Hapus
  12. Anakku yang nomor dua juga sempat alergi susu Mba dulu pas kecil. Tapi pas udah gedhenya, Alhamdulillah gak alergi lagi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya kata dokter Budi, memang alergi susu sapi ini akan hilang dengan sendirinya.

      Hapus
  13. waah pasti terbantu banget nih buat semua parents yg punya masalah alergi di anak mrk. soalnya riskan bgt klo salah treatment anak dg laergi ini

    BalasHapus
  14. terima kasih mba untuk sharingnya, sangat detail dan bermanfaat, aku gak kepikiran ya soal ini, saat keponakan suka ruam kalau abis makan kecang gitu aku ga ngeh kalau dia sebenarnya alergi, untung baca ini, jadi aku bisa tahu dan nanti sangat bermanfaat banget buat baby aku

    BalasHapus
  15. Anak-anak saya semua ada alergi. Mereka alergi debu rumah. Setuju banget untuk mulai mendeteksi sejak dini. Memang alergi kalau udah kambuh tuh lumayan mengganggu

    BalasHapus
    Balasan
    1. apalagi untuk yang sedang mempersiapkan momongan atau sedang hamil penting juga nih

      Hapus
  16. Wah asik ya ada screening alergi kayak gini. Aku pikir harus selalu ketemu dokter buat tes. Seneng bacanya pas dokternya bilang kalau alerginya bisa hilang. Makanan olahan dengan turunan susu itu banyak banget

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, awalnya sempat panik karena kasihan nanti gak bisa makan yang mengandung susu sapikan

      Hapus
  17. jaman now, semakin mudah untuk mengetahui sejak dini kalau sang buah hati mengalami alergi ya Mbak. Bisa meminimalkan resiko keparahan alergi karena sudah diketahui sejak awal gejala alergi muncul

    BalasHapus
    Balasan
    1. bener banget, coba ini sudah ada sejak dulu pasti saya pun akan tau bahwa ada potensi alergi

      Hapus
  18. Ilmu parenting ini banyak ya, salah satunya alergi begini, banyak yg masih misinformasi :(

    BalasHapus
  19. Buat orang dewasa juga bisa kan mba? Akhir-akhir ini kulitku gampang gatal-gatal dan berbintik-bintik, jadi penasaran mau cari tahu apa aku punya alergi

    BalasHapus
  20. Wah aku jadi penasaran nih sama alergi screener. Soalnya aku ada alergi juga, alergi dingin. Bisa-bisa nurun juga ya ke si kecil.

    BalasHapus
  21. Bagus banget.
    Alat pendeteksi alergi seperti ini bisa digunakan untuk semua orangtua. Jadi ingat saat ke dokter anak di Borromeus. Ada papan gede mengenai alergi ini dan hasilnya anak bisa di prediksi menurun alergi berapa persn.
    Tapi tetep ya..mencari alergennya membutuhkan penelitian lagi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau anak sudah mulai bereaksi terhadap sesuatu, jadi kasihan yaa..
      Kebayang gak bisa makan makanan tersebut dan yang ada kandungan bahan tersebut.

      Hapus
  22. alhamdulillah sih aku ga ada alergi jadi karena itu jg mungkin aku ga banyak tau mengenai alergi, dengan adanya tulisan mbak ini beneran ngasih tau aku terlebih kalo someday aku punya anak. thank u mbak sharingnya :)

    BalasHapus
  23. Allergies are some thing that you really have to be careful of. It can be very fatal if you don recognize it

    BalasHapus
  24. Aku aja alergi langsung gatal, demam ga bisa tidur karena luar biasa kalau alergi apalagi anak-anak ya Chie
    untunglah sekarang ada alat pendeteksi Allergy Risk Screener by Nutriclub, jadi lumayan memberikan kita pencerahan bagaimana harus bertindak

    BalasHapus
  25. Mudah sekali ya, deteksi alergi pada anak bisa secara online, gak ribet dan bisa diakses kapanpun.

    BalasHapus
  26. sekarang gampang ya kalau deteksi alergi. sejauh ini anakku alergi dengan udang. kalau makan udang suka bintik-bintik merah di dahinya. makanan lain sih ga ada.

    BalasHapus
  27. alhamdulillah, all of may children not allergy. but i have when eat some seafood. that very troublesome when i hit it

    BalasHapus
  28. wah thanks infonya kak :) memang lbh baik deteksi sejak dini biar gak gampang panik emaknya yaa hehehe

    BalasHapus
  29. Saya sudah cek allergy Di alat tes diatas Dan hasilnya 30%-40% anakku alergi. Kulit memang tidak kemerahan. Hanya seeing pilek seperti sang ayah ketika Ada pemicu

    BalasHapus
  30. Aku kebetulan nggak ada alergi makanan atau apa, cuma alergi antibiotik Penisilin (obat ini juga udah jarang banget dipakai kata dokter). Terima kasih informasinya ya Mba, jadi kepengen cek alergi juga nih untuk anakku.

    BalasHapus
  31. Kalau di desa sini, ruam-ruam merah di pipi atau dahi kadang dibilang biang keringat. Itu karena ketidak tahuan saja, sih. Btw, ini terbantu banget adanya sistem pendeteksi alergi. Inovasi ya, Mbaak.

    BalasHapus
  32. Anakku juga sempat alergi susu sapi dan susunya diganti susu kedelai Alhamdulillah agak besar usah normal kembali

    BalasHapus
  33. Ada alat buat deteksi dini alergi ini slbisa sangat ngebantunpara orang tua ya, sehingga anak-anak bisa langsung dihindarkan dari pemicunya.

    BalasHapus
  34. Aku tuh alergian, makanya anakku yang bungsu, Tio, alergi susu sapi.
    Jadi orangtua zaman sekarang banyak ilmunya ya. Ada aplikasi deteksi alergi ini jadi memudahkan.

    BalasHapus
  35. Tulisan tentang alergi seperti ini membantu sekali utkku, dulu aku ga pernah tau kalau ternyata alergi debu, hahahaha. Setahuku paling ngeri kalau alergi obat ya mba.

    BalasHapus
  36. Anak sy waktu balita alergi efeknya dermatitis pas tes alergi ternyata alergi debu. Sekarang udah ga tp kulitnya tetap sensitif ga bisa pake sabun mandi yg umum dipasaran , kulitnya jd kering gatal2

    BalasHapus
  37. Sangat membantu banget untuk para orang tua mendetaksi alergi, soalnya kan kadang bingung anak alergi apa apalagi bagi orang tua muda yang belum terlalu banyak pengalaman

    BalasHapus
  38. Nah enak yah mba ada tes alerginya jadi bisa tahu oenyebab alerginya dan berusaha untuj menghindarinya

    BalasHapus
  39. Anakku ada yang alergi ikan laut jadi kudu hati-hati kalau milih menu ikan.

    BalasHapus
  40. Aku juga lagi ngecek, Mbak. anakku ini alergi nggak ya.... deteksi alergi sejak dini memang penting banget harus dilakukan. Soon setelah ini aku lakukan.

    BalasHapus
  41. That screener looks very helpful. It is important to know the allergens so that we can avoid them

    BalasHapus
  42. Kalau aku seringnya kena alergi karena salah makan Chie. Kadang juga kena hewan ini yang rawan, soalnya kan di rumahku masih tanah belum ditekel yang kamar. Pengen kepo-kepo lebih lanjut ah ke Allergy Risk Screener by Nutriclub.

    BalasHapus
  43. Anak-anakku pernah nih alergi, sebadannya kayak ada biduran timbul tenggelam gitu. Btw pakai checker ini menarik juga nih. Nanti diciba aahh

    BalasHapus
  44. Sekarang memang sudah serba digital ya kak. Sudah banyak banget perusahaan yang beradaptasi dengan teknologi demi mempersembahkan kemudahan kepada masyarakat. Kayak ini, alergi scanner ini, misal lebih mempermudah dan mempersingkat waktu konsultasi kita

    BalasHapus
  45. Challenging yah Mbak mengasuh anak alergi. Salut sama para orangtua dengan anak alergi .
    Btw jadi pengen coba tesnya. Segera meluncur sh

    BalasHapus
  46. Sharingnya sangat detail sekali kak. Aku baru mau jadi seorang mom. Insya allah sebentar lagi hplku agustus. Ini nambah pengetahuan banget untuk mendeteksi alergi pada anak sejak dini. Btw, nanti aku coba tes juga kak. Terima kasih informasinya sangat bermanfaat kak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Masya Allah tabarakallah
      semoga lancar ya kak

      Hapus
  47. Setidaknya dengan bekal pengetahuan soal alergi anak, orang tua jadi bisa belajar dulu agar lebih siap diskusi dengan dokternya, ya, Mom. Kadang kan ada pertanyaan yang kita baru terpikir jika sudah sempat belajar dulu mengenainya, jadi enggak dari awal banget gitu.

    BalasHapus
  48. anak saya waktu balita sempat alergi karena saya dan suami ada riwayat alergi. yang pertama alergi susu sapi, yang keuda alergi debu dan gatal2. yang ketiga sama kaya yang kedua..tp biasanya udah besar udah bagus daya tahan tubuhnya sehat lagi

    BalasHapus
  49. World Health Organization (WHO) mencatat penduduk di seluruh dunia yang mengalami alergi sekitar 30-40% ... banyak juga ya. alhamdulillah sekarang ada solusinya ya Mbak. Bisa dengan susu soya.

    BalasHapus
  50. Mungkin sebagian orang tua masih belum mengetahui bagaimana cara mendeteksi anak mereka perihal alergi anak mereka.

    Termasuk sodariku yang punya anak usia 22 bulan yang sering cerita kalau punggung ponakanku timbul bintik kemerahan, tetapi kadang bintik tersebut timbul tetapi kadang menghilang.
    Dan sodariku itu termasuk yang alergi juga,besar kemungkinan anaknya mengalami hal serupa.

    BalasHapus
  51. bener ternyata yah mba salah satu penyebab anak alergi karena adanya faktor keturunan, aq dan paksu alhamdullilah tidak ada alergi semoga sih anak=anak juga, cobain lah pake allergy risk screener by nutriclub

    BalasHapus
  52. Mpo juga alergi, alergi detejen.

    Kalau kita mengetahui tanda alergi dan penyebabnya makan kita bisa menolong ketika sakit datang dan menghindari kematian

    BalasHapus
  53. Smape sekarang tuh aku masih penasran smaa anakku. Jane anakku itu alergi apa gitu karena setiap bulan tuh suka gatel.sampe.bernanah

    BalasHapus
  54. Sharingnya bagus banget mba pas untuk aku baca karena anakku semuanya alergi mba...mulai dari kecil alergi susu sapi sampai skrang jga masih ..mkasih y tulisannya manfaat bngt

    BalasHapus
  55. Anakku pernah alergi susu sapi. Sekarang ada alergi debu dan dingin. Memang penting nabang detkei alergi pada anak. Sekarang mudah bisa deteksi dengan allergi riak scanner yah

    BalasHapus
  56. Tulisan nya bermanfaat banget, aq dulu juga alergi susu sapi. Alhamdulillah pas gede gini alerginya hilang sendiri

    BalasHapus

Posting Komentar

Terima kasih sudah berkujung ke Akuchichie Journey, semoga apa yang saya tuliskan bisa bermanfaat. Mohon kerjasamanya untuk tidak meninggalkan link hidup pada kolom komentar.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *