25 September 2020

Kisah Tiga Anak Remaja Tumbuh Bersama Tanpa Ikatan Darah


Setelah beberapa lalu selesai nonton Go Go Squid yang para pemainnya ganteng-ganteng banget itu, eh kemarin dikasih rekomendasi untuk nonton drama China berjudul Go Ahead. Apalagi yang ngasih tau temanku waktu ngantor di media dulu, jadilah penasaran. Awalnya dia komen dikolom facebook dan bilang kalau di drama Go Ahead banyak banget nilai-nilai kehidupan yan bisa dipelajari. 

Tapi nih ya sejauh nonton drama China emang bagus-bagus sih dan selalu banyak yang bisa diambil. Ditambah lagi emang gak mencla-mencle ceritanya, alurnya bagus dan banyak pesan yang disampaikan juga. Lah... Ini kenapa sekarang saya jadi suka nontonin drama sih? Oke kali ini mau nulis tentang Go Ahead, btw kemarin saya nontonnya di WeTV.


Judul Drama: Go Ahead (以家人之名)

Penulis: Wang Xiong Cheng
Sutradara: Ding Zi Guang

Actor's
Seven Tan as Li Jian Jian
Song Wei Long as Ling Xiao
Steven Zhang as He Zi Qiu
Tu Song Yan as Li Hai Chao
Zhang Xi Lin as Ling He Ping

Genre: Comedy Romance
Episode: 40 
Network: Hunan TV, iQiyi, Mango TV

Kalau nonton awalnya tuh lucu banget waktu lihat Li Jian Jian masih kecil karena selain dia lucu, gemesin dan juga centil sama Ling Xiao. Li Jian Jian senang sekali waktu tau bakalan ada teman main yang seumuran dan tinggal persis diatas rumahnya. Ling Xiao yang sering duduk diluar karena malas mendengar pertengkaran ayah dan ibunya, selalu dibawa ke rumah oleh ayah Li Jian Jian, Li Hai Chao. 

Li Hai Chao berkenalan dengan seorang wanita yang tidak lain ibu dari He Zi Qiu, pada akhirnya ibunya meninggalkan He Zi Qiu. Li Hai Chao tak tega melihat He Zi Qiu hidup di kampung bersama neneknya dan membawanya ikut tinggal bersamanya dan Li Jian Jian.



Gemes banget gak sih lihat mereka kecilnya? Apalagi Li Jian Jian yang galak dan selalu membela kakaknya Ling Xiao. Sementara He Zi Qiu juga tak kalah menggemaskan. Mereka bertiga akhirnya tinggal dalam satu rumah tanpa ikatan darah. Namun kekuatan kasih sayang mereka seperti saudara kandung. 


Mereka bertiga dibesarkan oleh Li Hai Chao yang merupakan ayah Li Jian Jian dan Ling He Ping ayah dari Ling Xiao. Ibunya Ling Xiao pergi meninggalkan rumah karena sering bertengkah dengan ayahnya dan selalu menyalahkan Ling Xiao sebagai penyebab kepergian adiknya. 


Tumbuh sebagai remaja dan memiliki pengalam bersama untuk mejadi keluarga terbaik yang mereka bisa untuk satu sama lain. Mereka tumbuh dalam rumah tangga yang disfungsional membuat mereka seperti keluarga. Karena mereka merindukan cinta yang tidak dapat mereka temukan di rumah. 



Ling Xiao merupakan kakak tertua mereka, kakak kedua He Zi Qiu dan anak bungsunya Li Jian Jian. Ini membuat Li Jian Jian senang karena memiliki dua sekaligus kakak laki-laki. Mereka tumbuh bersama, mengalami banyak kegembiraan hidup dan juga perselisihan saat mereka saling mendukung jalan yang dipilih.


Li Jian Jian sangat sedih saat mengetahui kedua kakak laki-lakinya akan kembali ke keluarga asal mereka dan meneruskan sekolah ditempat masing-masing. Tak terasa waktu terus berjalan hingga akhirnya He Zi Qiu kembali lebih dulu dan disusul oleh Ling Xiao. 


Akhirnya mereka dipersatukan kembali setelah sekian lama terpisahkan, tentu ini membuat Li Jian Jian, Li Hai Chao dan Ling He Ping senang karena anak mereka akan bersatu kembali. Tapi sekembalinya mereka tidak tinggal lagi di rumah lama mereka dulu.


Li Jian Jian tinggal bersama kedua temannya, Qi Ming Yue dan Tang Can di apartemen. Ternyata saat Ling Xiao kembali dia sudah menghubungi Qi Ming Yue dan minta dicarikan tempat tinggal berdekatan dengan Li Jian Jian, akhirnya Ling Xiao dan He Zi Qiu tinggal satu apartemen. 


Efek dari luka pengasuhan masa kecil mereka oleh ibu kandung mereka, Ling Xiao dan He Zi Qiu membuat mereka selalu terbayang dengan rasa sakit hati itu. Disaat mereka dewasa sekarang ini mereka terus berjuang agar mereka bisa terus hidup lebih baik dan mengobati luka masa lalu mereka. 



Waktu melihat mereka hidup bersama dengan segala aktivitas dan pekerjaan yang mereka jalani, mereka selalu gembira dan tidak pernah melupakan masa kecilnya di rumah lama mereka bersama ayah mereka Li Hai Chao dan Ling He Ping. 

Di drama ini emang yang paling bikin kesel itu ibu kandungnya Ling Xiao, namanya juga drama ya pasti selalu ada aja yang ngeselinnya. Sementara ibu kandung He Zi Qiu juga sama saja, bahkan mau melupakan He Zi Qiu. Beneran deh Go Ahead emang bisa banget bikin saya berlinang air mata tanpa sadar.  

Dengan berjalannya waktu, akhirnya Ling Xiao jatuh hati sama Li Jian Jian sementara mereka berdua merahasiakan ini dari He Zi Qiu. Ibu kandung Ling Xiao yang tinggal di Singapore mendadak kembali dan mencari tempat tinggal dekat Ling Xiao. Saat mengetahui bahwa anaknya jatuh hati dengan Li Jian Jian, tentu ini tak membuat Chen Ting ibu kandung Ling Xiao tinggal diam. 

Chen Ting tidak menyukai Li Jian Jian bahkan tak segan-segan memperlihatkan sikap ketidaksukaannya, begitu juga dengan adik perempuan Ling Xiao. Tapi ini pun tidak membuat Ling Xiao patah semangat untuk mempertahankan hubungannya dengan Li Jian Jian. Walau emang bisa ketebak sih awalnya bakalan ada yang jatuh cinta Li Jian Jian. 

Dari Go Ahead ini kita bisa belajar bahwa luka masa kecil dan juga salah pengasuhan itu bisa berdampak pada pertumbahan anak dan juga emosionalnya. Karena bagaimanapun luka itu akan terus membayangi mereka saat dewasa. Beruntung He Zi Qiu dan Ling Xiao bertemu Li Jian Jian dan menjadi keluarga yang tumbuh dengan penuh kasih sayang walau tidak sedarah. 


23 September 2020

Kopi Kemasan Terenak di Sydney

kopi kemasan di sydney

Kalau sedang jalan-jalan ke luar negeri yang bikin kangen tuh sebenarnya jajan di Seven Eleven, padahal dulu di Jakarta sempat ada loh dan jadi tempat jajan favoritku juga. Wahtu Oktober 2019 ke Sydney begitu nemu Sevel (singkatan Seven Eleven) tuh senang banget dan kalau di luar negeri biasanya banyak yang lucu-lucu jajanannya.

Tujuan utama biasanya aku langsung menuju kulkas minuman, kopinya tuh macam-macam kalau di Sydney dan botolannya tuh gede-gede tapi harganya murah. Ini murah versiku ya, karena perbotolnya seharga 3 AUD - 4 AUD kurs saat itu 10ribuan kalau gak salah. 

barista bros

barista bros

Kopi botolan pertama yang saya beli waktu di Sydney itu Barista Bros, waktu upload ini ke instagram story beberapa teman yang memang sudah pernah minum ini bilang enak dan disuruh coba beberapa variannya. Akhirnya nyobain dong dengan beberapa varian Barista Bros dan emang akhirnya jatuh cinta sama iced coffe Barista Bros ini. 

Untuk harga 3.50 AUD dengan ukuran 500 ml ini murah dan enak banget, anaknya gak mau rugi soalnya. Tapi emang rata-rata harga kopi kemasan di Sydney itu terbilang masih masuk akal. Selain Barista Bros, saya juga nyobain Real Coffee Iced Break dan Nippy. 


Kalau Real Coffee Ice Break ini harganya juga hampir sama sih dengan ukuran 500 ml bisa buat seharian. Karena waktu di Sydney emang nyaris selalu beli kopi botolan ini dan emang buat sehari gitu. Enaknya kalau Real Coffee Ice Break ini ada pilihan coffee shotsnya. 

Tapi Real Coffee Ice Break ini saya belinya di mesin minuman yang ada di stasiun kereta atau pas lewat mini market. Menurutku setiap negara memiliki jenis minuman kopi yang harus banget dicoba, selain kedai kopi ya. 

nippy iced coffee

Beda lagi nih sama Nippy's Iced Coffee yang dalam kemasan karton, berasa minum susu kalau beli Nippy's. Jadi waktu siang menjelang sore itu saya iseng jalan kaki dari rumah kakak ipar mau ke coffee shop deket rumah dan sekalian mau beli roti juga. Ternyata pas sampai sana coffee shopnya tutup, pas nanya sama toko roti disebelahnya kalau coffee shop itu tutup jam 15.00 dong. 

Akhirnya selain beli roti terus iseng nyobain kopi kemasan karton dengan merk Nippy's itu dan ternyata lumayan juga tapi emang ini agak milky. Beda sama Barista Bros yang emang rasa kopinya lebih kuat. Jadi sambil jalan dari toko roti sampai rumah kakak ipar ditemani sekotak iced coffee dari Nippy's.

Kalau di Penand dan Kuala Lumpur saya suka Nescafe Caramel Machiatto, sayangnya di Indonesia gak ada. Makanya kalau pas lagi main ke luar negeri tuh saya paling senang sekali nyobain kopi-kopi yang ada di Sevel atau Mini Market. 




21 September 2020

Tren Tanaman Hias Menjadi Hobi Baru Saat Pandemi

tren tanaman hias saat pandemi

Tanaman hias sekarang lagi menjadi hobi yang banyak disukai oleh masyarakat, terutama saya. Padahal sebelumnya sama sekali tidak menyukai tanaman, walaupun suka foto dibalik daun. Bahkan ada juga followerku di instagram bertanya "kenapa orang Indonesia itu hobinya sama semua ya, menanam?". Tapi emang beneran deh, ini tuh nular banget, jadi kalau di circleku memang lagi pada doyan main tanaman. 

Padahal sebelum pandemi harga tanaman hias belum meroket seperti sekarang ini, ada beberapa tanaman yang pernah saya lihat pun sekarang tuh lagi mahal banget. Teringat awal beli tanaman di rumah itu hasil nitip sama seorang teman yang bilang kalau di rumah tuh harus ada hijau-hijaunya. Akhirnya waktu dia telpon dan nawarin untuk beliin apa yang saya pengen, langsung dong yang ada di kepala "monstera". 

Mulai bulan April 2020 kalau gak salah deh saya baru bebelian tanaman tapi itu juga monstera semua, bukan tanaman yang lagi hype sekarang ini. Karena menyesuaikan dengan tema rumah, lalu berbekal beberapa inspirasi yang sering saya lihat. 

Kenyataannya sudah 3 bulan terakhir tanaman di rumah jadi bertambah terus, mulai dari beli sendiri dan ada juga yang dikasih sama teman. Beneran deh kalau lihat saya sekarang tuh masih gak percaya kalau jadi senang sama tanaman. Karena masih pemula jadi saya beli tanaman yang mudah dirawat tentunya biar gak pada mati. 

tren tanaman hias

Monstera itulah yang menjadi penghuni pertama rumah kami, hasil titip beli lewat seorang teman yang memang menawarkan untuk beliin. Ini tingginya 1 meter lebih dan sudah pernah aku pecah juga karena pindah ke pot yang lain, wakakakaa... Tapi sekarang tuh kalau mau beli monstera harus pinter-pinter carinya nih karena lagi mahal dia. 

Jenis monstera pun beragam tapi aku hanya punya 3 jenis deh di rumah, niatan baru akhir bulan mau hunting monstera lagi sekalian nambah bayi-bayi lagi di rumah. Jadi selama ini tuh selalu inget banget sama pesan teman saya yang emang suka banget sama tanaman "kalau punya tanaman itu harus disayang dan sering ajak ngobrol". Jadilah sekarang selalu punya teman ngobrol yang gak mungkin membocorkan apa obrolan kita. 

Manfaat Tanaman Hias di Rumah
tren tanaman hias

Selain bikin rumah jadi tambah cantik, tanaman hias juga memiliki beberapa manfaat diantaranya: 
  1. Menghilangkan partikel beracun dari udara
  2. Mengurangi debu dari dalam ruang
  3. Mengusir nyamuk 
  4. Menambah rasa bahagia
  5. Menetralisir bau tak sedap
  6. Meningkatkan daya tahan tubuh
  7. Meningkatkan fokus dan konsentrasi
  8. Menjaga kesehatan mental
  9. Mengurangi stres
  10. Memberikan kesan classy

Memang benar adanya untuk mengurangi stres itu harus ada penyaluran di rumah juga apalagi saat pandemi gini. Hal yang paling mudah memang main tanaman sih menurutku, gak usah yang mahal-mahal dulu yang penting mencintai tanaman dulu. 

Karena saat pandemi gini tuh yang paling penting adalah kesehatan mental kita dan jangan sampai stres juga. Jujur sih saya sendiri sudah malas ngikutin berita Covid-19 di televisi dan portal online, biasanya suka lihat di story teman-teman doang yang update status tentang jumlah perkembangan Covid-19 di Indonesia. 

Semenjak main tanaman kegiatan saya di rumah jadi bertambah lagi, selain ngurusin domestik rumah tangga juga ngurusin bayi-bayi hijau di rumah. Mulai dari melakukan penyiraman, jemur sampai memberikan mereka vitamin. Habis itu bawaannya tuh happy banget deh, setiap duduk di teras belakang sambil ngopi suka sambil ngobrol sama mereka.

Tanaman Hias Kupu Kupu Merah Christian Verpestilionis 
tren tanaman hias

Salah satu tanamanku di rumah ada yang namanya kupu kupu Christian Verpestilionis, daunnya memang menyerupai kupu kupu dan warnanya merah keunguan gitu. Ini tuh juga mirip banget sama Oxalis Triangualis, duh ilah nama tanaman tuh serius deh agak susah-susah gampang mengingatnya. Saya pun jadi lebih sering baca tentang tanaman hias, bahkan sampai punya aplikasi yang bisa mendeteksi jika tanaman tidak sehat.

Awal beli Christian Verpestilionis ini karena lihat di tukang tanaman dekat rumah, kok lucu banget itu daunnya kayak kupu kupu dan akhirnya ku beli. Sayangnya waktu itu tinggal satu tapi emang bapaknya bilang tanaman kupu kupunya belum datang lagi. Saya juga selalu menanyakan pada penjual tanaman bagaimana cara perawatannya, jadi biar paham juga sehabis beli bisa ngerawat dengan benar. 

tren tanaman hias

Lucunya tuh tanaman kupu kupu Christian Verpestilionis ini kalau menjelang malam atau gelap gitu tiba-tiba daunnya kebawah semua loh. Ini saya lihat pas malam lagi duduk-duduk di teras kok daunnya turun, awalnya ku kira mereka mati loh itu. Beneran kaget karena pas dipegang ya pada gitu semua daunya. 

Pas besok paginya waktu nyiram tanaman lihat mereka sudah normal lagi daunnya, terus masih penasaran dong dan mau ngecek lagi pas sore hari. Ternyata emang si Christian Verpestilionis ini macam putri malu ya, menjelang malam dia bobok. Pak suami menyarankan bikin video dari sore menjelang malam tapi belum saya lakukan.

Hobi itu Bisa Menular
tren tanaman hias

Saya percaya kalau hobi itu bisa menular, apalagi ini sebenarnya hobi yang positif ya. Selain membuat rumah terlihat asri, indah dan cantik juga dengan merawat tanaman hias memiliki manfaat yang sangat baik. Jadi kalau sekarang itu prioritasnya selain terpenuhinya kebutuhan di rumah juga harus memenuhi kebutuhan hobi baruku.

Mungkin ini juga karena racun dari teman-teman di pertemananku juga sih yang pada lagi main tanaman dan mereka yang sudah lebih dulu jadi konsultan tanaman. Saling mengingatkan tanamannya sudah disiram atau dikasih serum belum, beneran masih belum percaya sih kalau sekarang itu jadi sebegini sukanya. 

Kadang misal salah satu kita lagi di tukang tanaman suka kasih tau dan nanyain ada yang mau dititipkan gak? Tapi kita masih santai sih gak sampai nguber tanaman yang baru laku dengan harga ratusan juta itu. Beneran kaget kemarin waktu ngobrol sama teman ngebahas harga tanaman. Lalu ku cuma nyeletuk "gila sudah ngalahin harga Brompton".

Sekarang pun aku mengikuti beberapa akun tanaman di media sosial, alasan utamanya sih untuk mencari informasi tentang tanaman yang saya punya di rumah atau target tanaman berikutnya.

Beberapa Koleksi Tanaman di Rumah
tren tanaman hias

tren tanaman hias

tren tanaman hias

tren tanaman hias

tren tanaman hias

tren tanaman hias

tren tanaman hias

tren tanaman hias

tren tanaman hias

tren tanaman hias

Ini beberapa yang saya miliki di rumah, masih banyak sebenarnya seperti yang digantung atau tanaman yang hanya saya masukan dalam botol berisi air juga ada. Jadi sekarang setiap sudut rumah sudah ku hijaukan dengan tanaman. 

Mulai dari ruang kerja, ruang keluarga, sudut tangga, anak-anak tangga pun sudah saya isi, teras depan dan belakang, dan beberapa area lain di rumah. Saya juga melakukan jadwal mereka untuk berada di dalam dan di luar ruang, biar gak bosan juga mereka. Tapi untuk tanaman tertentu saja sih. 

tren tanaman hias

Beberapa tanaman di rumah juga sudah ada yang dibawa sama mamahku karena dia lihat suka dan dibawa deh. Ada aglonema yang ku kasih dia terus kemarin dia laporan dong karena dari tukang tanaman di daerah Jakarta Timur terus kata dia mahal banget sekarang aglonemanya. Mamah saya cuma bilang ke abangnya "gak mau bang, nanti kalau dimainin kucing jatuh terus pada patah bisa nangis bombay". Wakakakakaa... 

tren tanaman hias

Dari semua tanaman yang ada di rumah, saya paling suka dengan Syngosium berwarna pink ini entah kenapa dia lucu banget daunnya. Yang selalu ku ingat itu dari mamah juga bilang "beli tanaman itu jangan langsung yang besar harus dari kecil karena biar tau rasanya ngerawat dan membesarkan tanaman". Pas mikir bener juga ya dan sudah kayak ngebesarin anak sendirikan. 

tren tanaman hias

Termasuk si Monstera ini termasuk salah satu kesayanganku karena dia sudah mengeluarkan bayi baru entah berapa kali dan sudah ku pecah juga berkali-kali. Emang jadi obat bahagia banget sih kalau sudah bermain sama mereka ini, yang penting sih telaten ya dan gak cuma di siram doang. 

Kalau teman-teman apa sih tanaman kesayangannya? Ada juga gak yang sedang hobi tanaman hias? 





17 September 2020

Han Shangyan Seorang Legenda di Dunia E-Sport

go go squid

Entahlah sudah berapa kali nonton Go Go Squid, membuat saya jatuh cinta dengan karakter Han Shangyan. Drama dari Tiongkok ini sebenarnya sudah tayang sejak 2019 tapi saya baru nonton bulan Juli 2020 dong di Netflix. Semenjak pandemi jadi punya waktu untuk nonton drama di rumah, padahal sebelumnya gak pernah sama sekali. Tapi memang ada alasan tersendiri sih untuk nonton lagi dan lagi si Go Go Squid.

Go Go Squid ini diangkat dari novel Stewed Squid with Honey karya Mo Bao Fei Bao. Drama ini dibintangi oleh Yang Zi sebagai Tong Nian dan Li Xian sebagai Han Shangyan. Tapi ada Hu Yitian juga salah satu aktor asal Tiongkok yang saya suka. 

go go squid

Judul Drama: GO GO SQUID (亲爱的,热爱的)

PenulisMo Bao Fei Bao
Sutradara: Li Jingrong, Xiang Xujing

Actor's
Li Xian as Han Shangyan
Yang Zi as Tong Nian
Hu Yitian as Wu Bai

Genre: Romance Comedy, e-Sport
Episode: 41
Network: Dragon TV, Zhejiang TV

Li Xian berperan sebagai Han Shangyan merupakan pemain CTF legendaris Tiongkok yang memiliki cita-cita membawa Tiongkok menjadi juara dunia CTF. Sejak awal pilihan karirnya mendapat tantangan dair keluarga dan orang di sekitarnya. Demi cita-citanya dia meninggalkan Norwegia dan memilih kewarganegaraan Tiongkok. 

Sepulang dari Norwegia, Han Shangyan memulai karirnya bersama Wang Hao atau Solo tapi karena ada konflik internal dia memilih pensiun saat di puncak kariernya. Tidak hanya Wang Hao saja, tim mereka ada Mi Shao Fei, Qu Qiang dan Ai Qing. Jadi memang selalu ada flash back dari masa lalu Han Shangyan. 

Han Shangyan membentuk tim CTF Profesional K&K, didalamnya ada Wu Bai, Demo, 97, Grunt, One dan masih banyak yang lainnya. Setiap club e-sport pasti ada pengurusnya, K&K diurus oleh Su Cheng yang merupakan istri dari Wang Hao atau Solo. 

Han Shangyan dikenal sebagai orang yang dingin, pemarah, disiplin, tegas namu berwibawa sehingga meski ditakuti namun juga sangat dihormati dan dicintai para anak-anak K&K. Han Shangyan sebenarnya sangat perhatian pada anggota tim K&K hanya saja dia memang tidak suka memperlihatkannya. Sampai akhirnya dia bertemu dengan Tong Nian yang memahami perasaannya dan perlahan membantunya menjadi pribadi yang lebih baik. 


go go squid

Yang Zi berperan sebagai Tong Nian merupakan mahasiswi jurusan IT jenius, masuk universitas di usia 15 tahun dan tengan menempuh S2 di Universitas terkemuka di Tiongkok. Tak hanya itu, Tong Nian juga terkenal di dunia maya karena suka mencover lagi dan diupload ke situs musik Tiongkok. Tong Nian dikenal memiliki kepribadian riang dan apa adanya. 

Tong Nian jatuh cinta pada pandangan pertama pada Han Shangyan dan melakukan banyak hal untuk mendukungnya, seperti membuatkan game, program untuk meningkatkan kecepatan klik perdetik tim K&K, bahkan membuatkan website. Walau dia sangat mencintai Han Shangyan tapi dia tetap ingin mengejar cita-citanya untuk menempuh studi S3. 

Alasan Kenapa Harus Nonton Go Go Squid
go go squid

Masih tetap semangatkan ya walau sudah 7 bulan ini di rumah saja, kalau saya sih belum berani kemana-mana sih kecuali belanja mingguan. Nah biar gak bosan di rumah banyak drama yang bisa kalian tonton, salah satunya Go Go Squid, karena banyak juga yang bisa diambil pelajaran dari Go Go Squid.

Pertemuan Han Shangyan dan Tong Nian ini tidak di sengaja, bermula saat Tong Nian membantu sepupunya menjaga cafe internet. Saat itu Han Shangyan datang untuk melepas rasa kesalnya karena baru saja kalah dalam pertandingan. Dari sini Tong Nian jatuh cinta pada pandangan pertamanya, banyak cara yang dilakukan oleh Tong Nian untuk bisa bertemu dengan Han Shangyan lagi setelah dari cafe internetnya. 

Sampai pada akhirnya dia bertemu kembali saat K&K ikutan kompetisi di Guangzhou dan bertemu kembali Tong Nian dan Han Shangyan. Kedekatan antara Han Shangyan dan Tong Nian di mulai dari sini.

Sepanjang drama Go Go Squid ini saya suka sekali dengan chemistry antara mereka berdua, pas gitu rasanya. Han Shangyan yang cuek, dingin dan pemarah disandingkan dengan Tong Nian yang memiliki karakter ceria dan pintar dalam urusan teknologi.

go go squid

Selain itu semua pemeran dalam Go Go Squid memiliki karakter yang ceria juga lucu, walaupun ada satu karakter yang membuat kesal pasti diselingi dengan candaan oleh pemain lainnya. Ya memang sih selama nonton Go Go Squid itu pasti ada saja yang membuat tertawa. Tapi kadang ada sedihnya juga sih. 

Untuk para perempuan kalau nonton Go Go Squid pasti senang, karena hampir semua pemainnya ganteng loh. Ini pun saya suka dengan Li Xian karena perannya sebagai Han Shangyan di Go Go Squid. Setiap pemain disini memiliki karakter yang pas. Seperti Wu Bai yang diperankan oleh Hu Yitian hampir sama sebenarnya dengan Han Shangyan, Wu Bai pendiam dan tak suka dengan keramaian. 

Lain lagi dengan karakter Demo, 97, Grunt dan One mereka cenderung sebagai pelangkap tim K&K yang memang lucu-lucu dengan tingkahnya. Tapi mereka senang semenjak kehadiran Tong Nian membuat perubahan bagi Han Shangyan, ibaratnya lebih manusiawi semenjak bertemu dengan Tong Nian.

Pelajaran Yang Bisa Diambil dari Go Go Squid
go go squid

Walau dengan genre Go Go Squid ini romance comedy tapi banyak pelajaran yang bisa diambil dari drama ini. Iya dramanya emang panjang karena 41 episode tapi yakin deh gak bakalan bosen nontonnya karena bagus. Nonton ulang ini sudah 4x secara full dan ada beberapa episode yang saya tonton ulang lagi karena scenenya bagus. 

Go Go Squid ini mengajarkan kita betapa pentingnya pertemenan, ikatan keluarga dan bagaimana cara mengejar impian. Seperti yang dilakukan oleh Han Shangyan yang bercita-cita membuat K&K menjadi juara CTF di taraf nasional bahkan hingga Interntional. Kegigihan Han Shangyan yang bangkit dari kegagalan bersama teman-temannya Solo, Mi Shao Fei, Ai Qing dan Qu Qiang. 

Mengejar mimpi dan menghadapi berbagai rintangan dalam perjalanannya dapat menjadi pelajaran bagi semua orang.

Ketekunan yang dilakukan oleh Han Shangyan bisa memberi pelajaran agar tak pernah menyerah pada sesuatu yang telah diyakini.

Waktu nonton Go Go Squid yang terfikir adalah nanti kelak anakku harus bisa sehebat Han Shangyan, boleh dong ya bundanya punya harapan dan juga cita-cita terhadap anaknya sendiri. Tapi apapun jalan yang diambil oleh anakku asalkan itu baik dan bagus untuknya pasti harus didukung. Dari sini jadi belajar juga bagaimana orangtua memberikan support untuk anaknya, karena merekalah support system utama. 

Yakin deh kalau sudah nonton Go Go Squid pasti gak bosan, karena jalan ceritanya pun menarik dan emang gak bikin bosan. Buktinya saya sendiri bisa nonton berkali-kali, karena emang bagus drama asal Tiongkok ini. 

Ada satu scene yang bikin saya senang bahkan ingin kesana, saat mereka berasa di Sanya. Mereka menginap di Atantis Sanya, serius itu kamarnya keren banget karena bisa melihat langsung ke aquarium. Duh ngebayangin langsung kalau ajak mas Kelvin nginep di Atlantis Sanya pasti senang sekali, kayak waktu Tong Nian sampai di hotel dan reaksinya lihat aquarium di hotel itu. 

go go squid

Setelah Go Go Squid pertama sukses, sepertinya nanti akan ada session 2 tapi kali ini akan bercerita tentang percintaan Wu Bai dan Ai Qing. Kali ini pemeran utamanya adalah Hu Yitian, ah senangnya saya. Setiap nonton drama yang dibintangi oleh Hu Yitian selalu suka. 

Drama ini diangkat dari novel sekual Go Go Squid yang berjudul Secret Fish in the Chamber of Secrets. Cerita dalam novel itu mengisahkan tentang Wu Bai denan AppleDog, bukan lagi cerita tentang Han Shangyan dan Tong Nian. Tapi sayangnya nanti pemeran Ai Qing atau AppleDog berganti, bukan lagi Wang Zhen, ah padahal aku suka dengan aktingnya Wang Zhen disini.

Terakhir yang bikin saya suka dengan beberapa drama China itu gaya berpakaian pemeran wanita dan prianya bagus-bagus dan emang fashionable banget. Selain Go Go Squid saya juga suka dengan gaya baju yang dipakai Wan Peng saat di My Girlfriends is an Alien, Xing Fei di Put Your Head in My Shoulder dan beberapa drama China yang jadi favoritku. Pernah saya tulis juga di blog tentang 5 Drama Favorit yang Wajib Kamu Tonton.


15 September 2020

Memainkan Imajinasi dan Kreativitas dengan Canva

canva design

Semenjak pandemi banyak sekali kegiatan yang bisa di kerjakan dari rumah ya, kecuali untuk teman-teman yang memang sudah memulai aktivitas di kantor ya. Biar yang di rumah gak mati gaya ternyata banyak sekali loh yang bisa dicoba. Salah satunya adalah bermain dengan imajinasi dan menuangkannya di Canva.

Untuk teman-teman content creator pasti sudah familiar dengan Canva, salah satu platform desain grafis yang memudahkan kita untuk membuat grafik, presentasi, poster, dokumen dan konten visual di media sosial. Karena Canva memiliki banyak template yang lucu-lucu dan bagus sesuai dengan kategori yang diinginkan.

Jadi gak perlu khawatir sekarang kalau mau bikin desain gak perlu ngulik Photoshop dan In Design, tapi saya pribadi masih menggunakan Photoshop dan Lightroom untuk kebutuhan olah foto komersial. Kalau untuk seru-seruan di sosmed kebanyak pakai Canva sekarang ini.

Dari awal pakai Canva saya sudah memilih yang premium karena biar lebih banyak lagi inspirasi yang didapatkan dengan menggunakan Canva premium.

Membuat Illustrasi di Canva, Kenapa Enggak? 
canva design

Kalau sebelumnya pakai Canva untuk kepentingan konten sosial media atau untuk keperluan presentasi tapi belakangan lagi senang bermain dengan ilustrasi di Canva. Walau sebenarnya memang saya sendiri sudah mengenal berbagai macam tools di Canva tapi penasaran dong gimana caranya bikin ilustrasi yang cakep gitu.

Awalnya efek lihat mbak @tutyqueen posting di Instagram kok gemes banget sih bikin kayak ginian. Nyobain sendiri awalnya di rumah, lumayanlah waktu itu untuk first timer kayak akukan. Eeehhh... Gak berapa lama ternyata mbak Tuty buka kelas, sayangnya saya ketinggalan yang batch pertama. Ikutlah saya di batch kedua dong, ambil kelas yang mahir. Sombong emang ngambil kelas langsung mahir, wakakakakaa...

Dari ikutan kelas itu semakin senang dong karena menemukan cara lagi untuk tetap di rumah saja. Sampai akhirnya sudah seminggu deh kayaknya saya senang sekali main ilustrasi di Canva ini. Emang benar sih kunci utamanya adalah "bermain dengan imajinasi dan sabar". Sabar banget emang kalau udah mulai bikin ilustrasi menggunakan smartphone. 

Canva ini selain tersedia aplikasi untuk smartphone ada juga versi webnya ya. Walau kadang pas lagi ngasih tau teman yang kebetulan nanya, mereka bilang gak ada "illustration" di appsnya tapi ternyata adanya "element' ini sebenarnya sama saja sih.

canva design

Ada beberapa temanku yang memang belum familiar dengan Canva, maka saya suruh dia untuk ikutan kelasnya kak Tuty ini. Untuk teman-teman yang belum mainan ilustrasi menggunakan Canva dan memang pengen banget belajar bisa intip dulu nih instagramnya @canvacreativeclass biar lebih mantul lagi.

Step by Step Membuat Illustrasi di Canva
canva design

Karena saya anaknya baik dan tidak sombong juga rajin menabung jadi tak kasih sedikit bocoran untuk step by stepnya. Nanti dimana hasilnya itu tergantung bagaimana imjinasimu bermain dan sejauh mana daya kreativitasmu wahai khisanak. 

Hal pertama yang kamu harus lakukan sudah pasti kamu punya dulu aplikasi Canva, bisa langsung download di smartphone atau bisa juga webnya https://www.canva.com/ Kalau saya sendiri paling suka menggunakan website karena kalau di smartphone itu jemariku syemok banget. 

canva design

Untuk step by step di smartphone ataupun web juga sama kok.
  1. Pastikan kamu masuk ke aplikasi Canva atau bisa buka melalui websitenya ya.
  2. Pilih "Create Design" dan pilih lagi yang "Instagram Post".
  3. Ambil yang blank post ya, ini bisa diganti warnanya sesuai dengan warna kesukaanmu.
  4. Setelah itu pilih lagi "Illustration atau Element" ini sama saja.
  5. Gunakan keyword dalam bahasa Inggris untuk pencarian masing-masing element atau ilustrasi yang dibutuhkan. 
  6. Mulailah berimajinasi sesukamu dan tuangkan dalam kretivitasmu.

Ingat ya untuk bermain dengan Canva ini juga membutuhkan imajinasi serta kretivitas. Saya kemarin mengajak si kecil untuk sama-sama bikin salah satu ilustrasi yang di minta teman. Kebetulan memang anak saya juga suka permainan zombie, jadilah dia yang pilih semua ilustrasinya. 

canva design

Ternyata imajinasi anak itu emang keren loh, karena hasil ngobrol dengan salah seorang teman kalau anak-anak emang suka banget disuruh berimajinasi. Makanya ini kemarin minta anakku yang pilih semua ilustrasi didalam gambar itu. Dia selain memilih zombienya sambil juga bercerita jadi saya sendiri tau kenapa dia pilih gambar-gambar itu. 

Sebenarnya bikin ilustrasi gini gak cuma untuk feed Instagram saja loh, karena bisa juga untuk Instagram Story, Infografis di Blog atau Pinterest dan konten-konten lainnya. Awal bikin ilustrasi ini saya tuh ketiduran sambil megang smartphone dan dalam keadaan masih membuka aplikasi Canva kata suamiku. Wakakakakaa...

canva design

canva design

canva design

canva design

canva design

canva design

Ini beberapa hasil karyaku bermain ilustrasi melalui Canva, seru banget dan emang bikin jadi ketagihan. Tapi menurutku ini tuh addict yang positif ya, karena membuat ini tuh perlu kreativitas dan nantinya bisa tersampaikan pesannya melalui media sosial. Itu kayaknya saya doang sih yang kalau upload selalu bilang "tetap semangat di rumah saja".

Tapi selain menggunakan element atau illustration itu kita juga bisa memasukkan foto kita juga. Bisa lihat pada ilustrasiku yang paling atas deh. Teman-teman juga bisa loh bikin ilustrasi ini di rumah, selamat mencoba ya.