27 September 2021

Sarapan dan Main Golf di Kolepa Bintaro

Mini golf kolepa

Setelah hampir tiga bulan kita gak keluar rumah, hari Minggu kemarin mencoba mencari matahari pagi diluar rumah. Tentu mencari tempat yang memang kids friendly mengingat gak bakal bisa lama-lama juga keluar rumah. Akhirnya kita memutuskan untuk main ke Mini Golf Kolepa Bintaro, lumayan dekat dari rumah. 

Biasanya saya selalu cari informasi dulu kalau ingin datang ke suatu tempat, karena beberapa tempat mengharuskan untuk reservasi. Selain itu juga tempat yang family friendly di daerah Bintaro itu masih pada pembatasan pengunjung. Main-mainlah saya ke instagramnya @kolepa.id biar dapat informasi lengkap dan bisa juga tanya by direct message atau by phone biasanya. 

Karena di BIO instagramnya ada nomer telp untuk reservasi by WA jadilah saya chat langsung by what's App. Tadinya reserve untuk hari Sabtu, tapi adanya jam 7 malam keatas, ini sih ngeri Kelvin salah mukul bola golf nanti kalau malam-malamkan. 

Akhirnya cek untuk hari Minggu, masih kosong untuk pagi hari. Kita langsung booking untuk jam 8 pagi dan minta duduknya diluar alias outdoor gitulah. Tapi lupa kalau di Tangerang Selatan tuh panasnya lagi aduhaikan. Untuk ke Mini Golf Kolepa yang penting harus dalam keadaan sehat dan mematuhi protokol kesehatan ya. 

mini golf kolepa bintaro - akuchichie

mini golf kolepa bintaro akuchichie

Harga main golf disini tidak include dengan makanan ya, karena kemarin sempat ada yang tanya juga saat saya mengunggah instagram story. Untuk main golfnya sendiri kemarin Rp 300.000 untuk berdua, ayah dan mas Kelvin saya lebih memilih menikmati kopi. 

Kalau untuk makanannya lumayan juga bervariasi disini, bisa mau ngemil-ngemil saja atau mau langsung pesan menu yang agak berat juga tersedia. Kalau kemarin karena kami datangnya pagi jadi pilih menu yang ringan-ringan saja seperti curros, kentang goreng, brownie, risol mayo, es kopi susu, es teh leci, es teh yakult dan air mineral tentunya. 

mini golf kolepa bintaro

mini golf kolepa

Ini area outdoornya, kita waktu reservasi minta outdoor dan setelah ayah dan mas Kelvin kelar main kita minta pindah kedalam. Karena mataharinya kearah kita duduk itu, iya sih emang bagus kena matahari pagikan tapi lagi hot banget dan bocah cilik gak demen dia panas-panasan. 

Sebenarnya kemarin itu didalam pun sudah full reservasi tapi ada salah satu meja baru akan dipakai pada jam 11 siang. Jadilah kit pakai mejanya, toh kita juga gak akan lama setidaknya menghabiskan cemilan yang kita pesan dan menyeruput kopi sejenak.

Mini Golf 18 Hole
mini golf kolepa

Ide main kesini sebenarnya dari ayahnya, karena temannya pernah main kesini dan seru juga kalau main sama Kelvin. Kolepa ini memiliki 18 hole ini cukup seru juga, dan mainnya sesuai dengan urutan holenya. Jadi gak bisa tuh mau mulai dari yang tengah karena gak seru nantinya. 

Sekalian juga mas Kelvin diajarkan sama ayah cara main golf, mulai dari cara mukul, posisi badannya harus gimana. Tapi namanya masih kecil jadi kadang masih suka-suka dia saja mukulnya. Tapi seru juga melihat Kelvin yang bisa menyelesaikan sampai hole 18. Ternyata dia pun menikmati sekali dan waktu ditanya senang gak mainnya? "Seneng banget tapi panas ih" hahahahaa... 

mini golf kolepa

mini golf kolepa akuchichie

mini golf kolepa akuchichie

mini golf kolepa akuchichie

mini golf kolepa akuchichie

Gak apa-apa ya mas Kelvin kita main dulu di Mini Golf, nanti kalau sudah besar bisa main ke lapangan golf beneran. Itu juga kalau nanti masih pengen main golf lagi ya mas. Sesekali saya mengikuti mas Kelvin dan ayahnya sekedar melihat bagaimana Kelvin bermain dan juga memotretnya saat main.

Karena kita kesini jam 08.00 pagi kita jadi orang yang pertama datang di Mini Golf Kolepa ini, asik bangetkan. Anggap aja ini lapangan golf miliki kita, mumpung belum ada pengunjung lain. Pas jam 09.00 mulai datang deh tuh pengunjung yang memang sudah reservasi juga tentunya bawa anak juga untuk main kesini. 

Emang seru banget sih ini tempatnya untuk bikin bonding yakhaaaannnn... Kelvin dan ayahnya saja pengen main lagi nanti. Bundanya mah tetap duduk manis saja nanti pun kalau main kesini lagikan.

Ngemil Apa di Kolepa?
menu makanan di kolepa

Karena kita datangnya pagi, jadi pengen pesan yang ringan-ringan dululah. Tapi sempat kemarin itu pesan apa ya ayahnya tapi belum ready karena belum datang kalau gak salah itu menu. Pesana pertama kita churos, kentang goreng, brownies dan es kopi susu. 

Kelar main golf ceritanya ada yang haus bangetkan dan pengen nambah cemilannya, akhirnya kita nambah risol mayo, brownies dan es teh leci. Tapi untuk menu makanannya sebenarnya variatif menurutku, ada banyak pilihan juga sih dan tentunya memang makanan yang disukai sama anak-anak. 

Gimana? Berencanakah mengajak si kecil untuk main golf ke Kolepa Bintaro? Seru banget loh! Nanti kalau mau main bisa janjian juga nih, hehehehee...

23 September 2021

Nevertheless Hadirkan cerita percintaan anak kampus

nevertheless

Mungkin ini karena efek terSong Kang - Song Kang kalau kata temanku, mungkin yang sudah pernah nonton drama Korea yang berjudul Navillera pasti taukan sosok  Lee Chae-rock? Yup, Song Kang di drama tersebut berperan sebagai Lee Chae-Rock seorang remaja yang menyukai balet. Beda banget sama peran dia waktu di Nevertheless yang cenderung lebih ke remaja yang selalu memberikan harapan terutama pada perempuan.

Terus kalau lihat Yoo Na-bi tuh keingetan perannya dia di The World of The Married yang asli ngeselin bangetkan dia ya. Walau saya pun hanya nonton sampai episode 6 saja sudah kesel bawaannya kalau lihat Han So Hee, tapi beda saat dia di Nevertheless berasa kasihan sekali digantungin sama Park Jae Eon. Ya emang sih ending ceritanya mereka pacaran tapi menurutku tetap kurang greget gitu loh.

Drama yang tayang di Netflix pada bulan Juni 2021 tentu membuat weekend saya lebih berwarna karena selalu menantikan hadirnya Park Jae-Eon. Tapi gak saya doang kayaknya yang jadi terSong Kang - Song Kang kala kemarin itu, banyak juga soalnya teman-temanku yang bucin banget sama Park Jae-Eon. 

Ibaratnya tuh kalau lihat Park Jae-Eon ini gambaran pria ideal banget, ya gak sih? Pastilah waktu jaman kita masih remaja (((R E M A J A))) pengen bangetkan punya pacara atau gebetan modelan Pak Jae-Eon? Ngaku deh? Hahahahaa... 

nevertheless drama korea


Untuk yang belum nonton Nevertheless bisa nonton di Netflix ya karena sudah full episodenya gak perlu menanti setiap weekend kayak saya waktu itu. Hehehehehee... Tapi emang semenjak pandemi ini jadi lebih suka nonton drama Korea, entahlah bermula gimana ya bisa suka gitu. Mungkin ini juga yang dibilang sama orang-orang kalau "akan Korea pada waktunya". 

Nevertheless dengan bergenre romance, emang rata-rata drama Korea yang senang saya tonton itu pasti genrenya selalu romance sih. Lalu drama Korea ini hanya 10 episode jadi gak panjang banget kayak drama Korea lainnya atau drama China misalnya yang bisa sampai 40-an episodenya. 

Tak hanya Song Kang dan Han So Hee saja, Nevertheless juga menghadirkan Chae Jong-Hyeop, Lee Yeol-Uem dan teman-teman Yoo Na Bi di kampusnya. Banyak soalnya kalau mau disebutin satu-satu ntar keburu tidur yang baca. 

Drama Percintaan Anak Kampus
Saya menyebut drama Nevertheless ini memang cerita kehidupan anak kampus dan dengan percintaan mereka. Park Jae-Eon (Song Kang) yang merupakan mahasiswa jurusan seni, memiliki sifat yang baik kepada semua orang, selain itu dia selalu lebih ceria. Sayangnya Park Jae-Eon ini memang tipe laki-laki yang tidak menginginkan hubungan serius terhadap lawan jenis. Itulah kenapa Yoo Na Bi jadi baperankan? 

Tapi kehadiran Yoo Na-Bi membuatnya berubah dari yang acuh terhadap hubungan, tapi ternyata dia malah jatuh cinta. Yoo Na-Bi (Han So-Hee) merupakan seorang mahasiswa jurusan seni, tapi dia lebih ke seni patung ya beda dengan Park Jae-Eon. Yes, mereka berdua satu kampus, makanya ini merupakan romansanya anak kampus. 

Sebenarnya pertemuan pertama Park Jae-Eon dan Yoo Na-Bi bukan di kampus tapi saat pameran, saat itu Yoo Na-Bi menghadiri pameran pacarnya dan tanpa sengaja Park Jae-Eon melihat Yoo Na-Bi yang sedang berdiri menatap karya seni pacarnya yang tak lain adalah gambaran dirinya sendiri, bahkan karya seni itu pun diberi nama Yoo Na Bi. 

Tak lama Yoo Na-Bi putus dari pacarnya itu karena ketauan selingkuh, padahal itu merupakan cinta pertama Yoo Na-Bi. Kebayang siih jadi Yoo Na-Bi ini, sudahlah cinta pertama, terus melihat pacar yang amat dicintainya itu selingkuh. Karena ini pun Yoo Na-Bi akhirnya tidak percaya dengan cinta.

Akhirnya bertemulah Yoo Na-Bi dan Park Jae-Eon, sebenarnya teman mereka berdua juga satu circle sih jadi pasti bakalan ketemu. Ada yang ingat dengan kalimat yang diucapkan oleh Na-Bi?

Dia tidak pernah menjadi milikki, namun rasanya aku malah kehilangannya - Yoo Na-Bi
Tapi kalimat itu bukan ditujukan untuk pacarnya ya, tapi untuk Park Jae-Eon yang sukses bikin Yoo N-Bi bingung dengan hubungan yang dijalaninya. Ibaratnya tuh hubungan mereka bagaikan hubungan tanpa status, padahal emang banyak juga yang punya hubungan macam ginikan? Apalagi sama laki-laki modelan Park Jae-Eon.

Saat Yoo Na-Bi tiba-tiba menghilang dan ingin melupakan Park Jae-Eon yang selalu menghantui pikirannya, iya bertemu dengan Yang Do-Hyeok (Chae Jong-Hyeop) teman masa kecilnya. Senang sekali mereka saat bertemu, terutama Do Hyeok karena dia menyimpan rasa cintanya sama Yoo Na-Bi. Tentu kesempatan ini tak boleh dilewatkan begitu saja oleh Do Hyeok. 

nevertheless drama korea

Padahal waktu ketemu sama Do Hyeok itu saya sendiri lebih suka Yoo Na-Bi dengan Do Hyeok karena lebih pas gitu loh. Apalagi pembawaan Chae Jong-Hyeop di Nevertheless ini lebih warm dan manis ketimbang Park Jae-Eon. Tapi namanya drama Korea, sesungguhnya sudah ketebak kalau nongol pemain modelan Do Hyeok pasti gak akan bersatu, pasti yang sudah nonton Nevertheless ini pun setuju kalau Yoo Na-Bi dengan Yang Do-Hyeok.

Secara fisik gak kalah sama Park Jae-Eon, kalau saya sendiri lebih suka karena dia bisa masak mie dengan resep warisan sang ayah. Coba deh lihat Do Hyeok kalau pas lagi masak di dapur gitu tuh lebih ganteng sebenarnya. 

nevertheless drama korea

Saat Yoo Na-Bi sedang mencoba menghilang dari Park Jae-Eon dan tinggal bersama bibinya ditempat masa kecil ia dulu justru tanpa disengaja teman-teman kampus Na-Bi juga berlibur ke tempat penginapan milik Do Hyeok. Sudah dipastikan dalam acara tersebut ada Park Jae-Eon karena dia merasa sangat kehilangan Yoo Na-Bi. 

Susah emang kayaknya ya jadi Na-Bi ini menolak Park Jae-Eon karena awalnya doang dia acuh tapi lama-lama luluh. Padahal di saat seperti ini yang ku harapkan dia menerima Do Hyeok, karena lebih baik tentunya dari Park Jae-Eon. Intinya sih kalau Yoo Na-Bi ini gak move on, luarnya saja benci tapi hatinya mah gak bisa bohong kalau masih suka dan menaruh harapan.

Walaupun endingnya gak seperti yang saya harapkan, tapi setidaknya Yoo N-Bi bisa bersama Park Jae-Eon. Walau sesungguhnya masih kurang greget sih ending ceritanya. Tapi drama Nevertheless ini lumayan buat tontonan weekend kala itu. Walau sejujurnya rating Nevertheless gak bagus di Korea Selatan.

20 September 2021

Me Time Saat Anak Kursus Bahasa Inggris di Novakid

kursus bahasa inggris online novakid

Kursus bahasa Inggris secara online merupakan pilihan yang tepat saat pandemi seperti sekarang ini. Mas Kelvin coba ikutan kursus bahasa Inggris di Novakid, cara belajarnya menyenangkan jadi si kecil juga happy saat belajar.

Berasa sekali semenjak menjadi ibu waktu yang saya miliki jadi berkurang, karena bagaimanapun saya harus berbagi waktu dengan keluarga terutama dengan anak saya yang sekarang ini masih harus selalu didampingi. Apalagi sekarang ini semenjak pandemi, tentu membuat perubahan dalam hidup. Sekarang waktu 24 jam itu gak cukup, apa itu hanya perasaan saya saja?

Tak terasa pandemi sudah 1,5 tahun, selama itu juga aktivitas kami berubah. Mulai dari ayah yang alhamdulillah sampai hari ini masih terus work from home (wfh), mas Kelvin yang sampai hari ini juga masih melakukan pembelajaran jarak jauh (pjj) lalu bagaimana dengan bunda? Tentu saja tambah sibuk walau di rumah, pasti hal ini pun dirasakan banyak ibu. 

Untuk saya yang tidak menggunakan asisten rumah tangga tentu berasa banget aktivitas selama di rumah. Mulai dari pekerjaan domestik seorang ibu, selain itu saya juga masih melakukan pekerjaan di rumah selain sebagai fotografer makanan dan produk, saya juga membuat konten di rumah untuk blog dan media sosial yang saya miliki. Semenjak pandemi pun saya juga menjadi guru untuk mas Kelvin selama di rumah.

AM to PM

daily routine


Rutinitasnya setiap ibu akan berbeda, tapi saya yakin rutinitas pagi ke siang biasanya banyak yang mirip-mirip nih karena suka saling curhat di grup. Makanya saya selalu membuat list kegiatan hari Senin - Jumat karena inilah hari dimana yang menurut saya kadang melelahkan. Hehehehee... 


Sekalian saya juga mau share nih am to pm selama di rumah, karena suka banyak yang nanyain juga, apalagi semenjak punya anakkan. Sebenarnya memiliki time management yang baik adalah kunci dari kebahagiaan seorang ibu, ini menurutku loh ya. 


06.00 - 07.00 menyiapkan sarapan dan karena masih di rumah jadi kami bertiga selalu sarapan bersama dimeja makan. Sambil sarapan biasanya kami juga saling ngobrol-ngobrol kecil, sekalian melatih komunikasi dengan si kecil. 


07.00 - 07.30 menyiapkan keperluan belajar mas Kelvin termasuk buku-buku, cemilan dan minumannya selama dia belajar. 


07.30 - 11.30 ini tuh waktu yang menurut saya gak bisa diganggu gugat karena merupakan rutinitas saya membersamai mas Kelvin sekolah. Sampai sekarang masih sekolah dari rumah, belum ada tatap muka makanya waktu masih tercurahkan khusus setiap pagi. Sambil menemani yang bukan selalu disampingnya ya, karena biasanya saya juga sambil kerja di meja sebelahnya. 


11.30 - 13.15 masak dan menyiapkan makan siang untuk keluarga, tapi ini dengan kondisi bahan-bahan sudah disiapkan dari semalam ya jadi pas mau masak tinggal keluarin saja deh. Masak selesai, dilanjutkan makan siang bersama tentunya. 


14.00 - 16.00 ini jam dimana saya bekerja sebagai fotografer dan juga konten kreator, tapi kadang juga kalau motret bisa pagi saat mas Kelvin sekolah. Pada kenyataannya jamnya tuh suka lewat dari itu kalau sudah asik didepan laptop atau sedang main kamera. 


16.00 - 17.30 waktunya bonding sama mas Kelvin, karena membiasakan dari kecil suka bermain bersama jadi memang selama pandemi dibuatkan waktu khusus bermain. 


18.30 - 19.00 masak makan malam, inilah mengapa kadang ku bilang rutinitas di rumah sebagai ibu suka melelahkan, semenjak pandemi masak terus bun. Mengingat anakku itu gak mau menu makan siang dan malamnya sama, makanya kudu pinter ini bundanya.


19.00 - 19.45 makan malam bersama lagi, ini biasanya sambil ngobrol seputar sekolah mas Kelvin selama online dan kerjaan pak suami. Multi tasking bangetkan emang jadi seorang ibu itu. 


20.00 - 20.45 saya membiasakan mas Kelvin untuk mengulang pembelajaran saat online tadi bersama gurunya. Termasuk kelas-kelas tambahan, yang menjadi sasaran utama saya adalah bahasa Inggris, mengingat bahasa Inggris ini sangat penting  untuknya. Kan kalau ditanya "Mas kelvin nanti mau kuliah dimana? Australia".


21.00 - 21.30 beberes rumah, karena pengennya setiap mau tidur itu rumah selalu sudah dalam keadaan rapih dan bersih jadi besok paginya gak keburu-buru dan punya waktu untuk menyiapkan yang lainnya. 


Pengennya tuh dengan rutinitasku yang kadang full itu, anakku harus selalu bisa belajar dan bermain dengan riang gembira karena masih di rumah saja. Apalagi dengan sistem pembelajaran yang masih online ini berasa kurang menurutku ya, gak maksimal juga si kecil mendapatkan pembelajaran. Tapi pengen yang belajarnya tuh anak lebih senang, gembira dan lebih semangat kalau mau belajar. 


Jangan sampai nih rutinitas ibunya mengganggu hak belajar untuk si kecil ya bun, karena belajar itu gak melulu harus sama kita kok. Bisa juga mencari lembaga kursus untuk anak-anak, seperti yang saya lakukan untuk mas Kelvin. 


Belajar Bahasa Inggris Secara Online dengan Novakid

kursus bahasa inggris untuk anak

Seperti cita-citanya yang pengen banget kuliah di Australia, tentu pembekalan berbahasa Inggris akan menjadi sangat penting. Karena masih pandemi jadi selama di rumah mencari kursus yang online tapi menyenangkan untuk si kecil. Sebenarnya ini tuh pernah lihat postingannya ibu Dhatu Rembulan, saat Lenon ikut kelas bahasa Inggris bersama Novakid.


Jadilah tertarik juga pengen nyobain ke anakku, sebenarnya untuk anak-anak gini tuh yang penting belajarnya menyenangkan dan bikin dia betah duduk. Enaknya lagi Novakid ini memang waktu belajarnya gak terlalu lama jadi anak tetap bisa konsentrasi mengikuti pembelajarannya.


Untukku sebagai ibu yang rutinitasnya banyak (sok sibuk ceritanya) senang banget bisa mengikutkan Kelvin belajar bahasa Inggris secara online. Jujur ya, saya tuh kalau lagi ngajarin Kelvin belajar kebanyakan bercandanya jadi kadang susah serius. Jalan satu-satunya emang ini anak harus ikutan les bahasa inggris.


Selain alasan waktu yang fleksibel untuk belajar, jadi bisa menyesuaikan dengan jadwal bunda dan mas Kelvin. Lama belajarnya juga hanya 25 menit jadi si kecil bisa tetap fokus juga saat belajar. Jadi bunda tetap bisa me-time saat mas Kelvin sedang belajar bahasa Inggris online, lumayan loh 25 menit untuk kita mengelola stres. 


Belajarnya pun menyenangkan, membuat si kecil lebih antusias dan senang belajar bahasa Inggris. Selain itu Novakid adalah satu-satunya kursus bahasa Inggris yang mengkombinasikan "immersive learning"


kursus bahasa inggris novakid


Kenapa memilih Novakid? 

  1. Pendalaman Bahasa, belajar dengan penutur asli merupakan cara tercepat untuk mendapatkan hasil yang cepat. Hal ini merupakan praktik yang hebat dan memiliki banyak manfaat positif.

  2. Guru yang berpengalaman, setiap guru di Novakid memiliki sertifikasi spesialis ESL dan pengalaman mengajar online.

  3. Dari yang paling mudah hingga tersulit, memulai dari yang sederhana dan secara bertahap beralih ke program yang lebih rumit. Pada saat yang sama, Novakid juga mengawasi proses pendidikannya dan terus-menerus memperbaiki dan membenahi materi pembelajarannya.

  4. Kelas dari rumah, orang tua dapat menghemat waktu dan uang untuk pergi ke sekolah atau tempat les. Anak-anak dapat belajar dari rumah dengan nyaman tanpa khawatir terkena flu.

  5. Program sesuai dengan usia, program dibuat oleh spesialis penutur bahasa Inggris yang berpengalaman dan berfokus pada karakteristik pendidikan dan psikologi anak usia 4-12 tahun. 

  6. Standar pendidikan Eropa, program ini dibuat sesuai dengan Common European Framework of Reference for Languages (CEFR).


Ruang Kelas di Novakid

  1. Akun pribadi yang nyaman, dengan menggunakan situs web untuk mengelola kelas. Dengan begitu orang tua pun dimudahkan, karena Novakid akan menyediakannya semua.

  2. Akun permainan bagi anak, khusus untuk siswa, pembelajaran akan lebih menarik dengan menggunakan permainan. Anak-anak juga bisa memilih tokoh avatar, menyelesaikan tugas melakukan PR, dan mendapatkan sertifikat dan bintang.

  3. Arsip video kelas, video dan slide seluruh kelas yang telah diselesaikan akan tersimpan di akun orang tua. Kita pun bisa selalu memeriksanya, mengamati perkembangan si kecil dan mengulang materi tersebut di rumah.

  4. Sertifikat, orang tua akan menerima laporan berkala mengenai pencapaian anak dan dapat dengan mudah memahami apa yang telah ia capai.



Kursus Bahasa Inggris untuk Anak

Untuk yang mau cobain kursus bahasa Inggris bisa langsung daftar ke Novakid pilih trial subscription dan jangan lupa masukkan kode promo 25MENUSTESSEP saat checkout dan dapatkan 1 kelas ekstra. Jangan lupa kode promo hanya berlaku sampai 30 September 2021, jadi jangan sampai ketinggalan ya buibu. Lumayan loh dalam seminggu kita punya 1x me-time saat anak-anak kursus bahasa Inggris.


15 September 2021

Pentingnya Melakukan Medical Check Up Post Covid-19

medical check up post covid-19

Akhir bulan Agustus 2021 kami sekeluarga menjalani Medical Check Up (MCU) Post Covid, ini kami lakukan karena waktu terpapar kemarin kami bertiga bergejala. Terutama saya sendiri yang memiliki gejala paling berat, sangat bersyukur bahwa saya sudah melewati masa itu. Pertanggal 28 Juni 2021 hasil PCR saya positif setelah 3 hari mengalami kurang enak badan dan demam. Tanggal 18 Juli 2021 hasil PCR saya sudah negatif, tapi kondisi masih belum stabil.

Walau hasil PCR sudah negatif tapi covid ini memberikan sisah nafas pendek, gampang lelah bahkan masih lemes banget. Sambil memulihkan kondisi pada saat itu, saya mulai mencari informasi test post Covid. Waktu itu saya melakukan survey dibeberapa rumah sakit, seperti RSPI Bintaro, Siloam dan Mayapada. 

Akhirnya menjatuhkan pilihan ke RSPI Bintaro, selain dekat dari rumah dan juga menurut saya paket yang ditawarkan sangat lengkap. Alasan keduanya adalah mereka juga sudah punya catatan rekam medis saya sekeluarga. Mulailah menghubungi RSPI Bintaro dan menanyakan MCU Post Covid, setelah mendapatkan penjelasan tentang tesnya lalu saya juga tanyakan harganya. 


medical check up post covid rspi bintaro

Ini paket yang ditawarkan RSPI Bintaro untuk Post Covid-19 Package, untuk CR Thorax Rp 3.100.000 dan yang menggunakan CT Thorax Rp 4.600.000 sayangnya ini tidak tercover oleh asuransi. Karena waktu pemesanan jadwal, sudah ditanyakan pembayaran menggunakan asuransi atau pribadi. Awalnya saya bilang asuransi lalu mereka bantu cek ke asuransi yang saya gunakan. 

Tapi memang sebelum saya kontak RSPI Bintaro, saya lebih dahulu mengontak asuransi dan menanyakan. Sayangnya pertanyaan saya dijawab ragu sama si mbak-mbak asuransi. Tapi dibenakku yang paling dalam sudah yakin bahwa ini tak tercover oleh asuransi. Okelah, ini tetap harus dilakukan mengingat kondisi saya kemarin itu sangat berat. 

Lalu kami pun mendaftarkan diri untuk test post covid, untuk anakku kita sebelumnya sudah konsultasikan dulu ke dokter anaknya. Senangnya dokternya Kelvin ini sangat membantu sekali memberikan informasi dan masukkan kepada kami. 

Sebenarnya yang saya takutkan dari post covid ini adanya pengentalan darah, ini banyak terjadi sama orang yang terpapar. Dari awal saya positif itu beberapa teman yang sudah mengalami juga kasih tau soal pengentalan darah ini. Apalagi kemarin itu lebih banyak berbaring dikasur, mau bangun aja lemes bagaikan gak napak kakinya. 

Setelah melakukan pendaftaran Medical Check Up Post Covid, yang harus saya siapkan adalah keberanian menghadapi jarum suntik. Sudah pastikan ini diambil darahnya. Entah kenapa ya semakin kesini jadi lebih gampang takut. 

RSPI Bintaro

Akhirnya hari itu tiba dimana saya harus melakukan serangkai kegiatan untuk medical check up post covid-19 yang bikin deg-degan. Seminggu sebelum medical check up petugas rumah sakit selalu mengingatkan untuk istirahat cukup dan mengonsumsi makanan yang sehat. Terus H-1 ngasih tau deh untuk melakukan puasa jam 20.00 malam. 

Medical Check Up Post Covid-19 tanggal 28 Asgutus 2021 jam 08.00 pagi, sampai di rumah sakit 30 menit sebelumnya karena saya harus tes antigen dulu sebelum melakukan tes yang lumayan banyak itu. Setelah antigen duduk manis dulu menanti hasilmnya, alhamdulillah hasilnya negatif. Okelah lanjut tes lainnya dulu, yang kurasakan pagi itu adalah lapar gaes. 

Tahapan yang saya lakukan untuk medical check up post covid-19:
  • Antigen, ini wajib untuk pasien yang akan melakukan serangkaian tes
  • Cek tensi, alhamdulillah kondisinya normal gan tinggi tensinya. Karena yang sudah-sudah setiap ke rumah sakit saat pandemi pasti tensi saya tiba-tiba tinggi karena ketakutan.
  • Menimbang berat badan yang setelah covid sudah naik 5 kg, gimana gak naik karena disuruh makan terus sama dokternya agar tetap terjaga imunnya. 
  • Diukur juga lingkar perutnya, ketauan deh kalau sexy banget perutnya wakakakakaa
  • Rekam jantung, bagaikan merekam suara hati 
  • Masuk ke ruang radiologi untuk melihat isi tubuhku
  • Ambil darah, ini lumayan juga nih karena ada 7 tabung yang diambil untuk mcu post covid
  • Ambil urin, warnanya saat itu cenderung bersih ya
  • Terakhir konsultasi dengan dokter untuk mengetahui beberapa gejala setelah covid. Kalau sudah gini bagaikan curhat deh.

medical check up post covid

Sebenarnya ya dari rangkaian tes itu yang paling ku takuti ya ini saat ambil darah, bahkan waktu mau diambil darah agak intro dulu sama susternya. Tangan saya pun tiba-tiba dingin, waktu dipegang susternya pun terkejut. Oke, akhirnya ngikutin instruksinya deh ya biar lancar juga ini saat ambil darah. 

Sambil darah mengalir ke tabung masing-masing itu susternya ngajak ngobrol dan nanya waktu melahirkan gimana bu? Kan pasti secar disuntik juga pas anastesi? Ya begitulah sus, pokoknya saya sudah kasih warning dulu dan waktu disuntik yang megangin 2 orang untuk dokter anastesinya gantengkan. Lumayanlah mengalihkan perhatian, wakakakaa...


Setelah semua rangkaian tes selesai, saatnya makan deh. Jadi paket medical check up post covid-19 sudah termasuk makan. Menunya boleh pilih sesuka hati, jadi waktu sambil nunggu tes antigen keluar saya sudah disodorin buku menu. Pilihanku jatug sama si bihun rebus, ini enak banget loh makanannya. Minumanya selain si air mineral juga dikasih jus buah, dan ada cemilannya juga. 

Makannya di ruang khusus yang sudah disediakan, waktu itu saya hanya sendiri didalm ruangan ini dan ada 1 pelayan yang membawakan makanan setelah itu dia pergi deh. Mohon maaf nih pemirsah foto makanannya kurang aesthetic, karena sudah kebutu laper tapi inget mau membagikan menu ini juga. 

Jangan lupa setelah makan langsung ke kasir, karena kali ini pembayaran pribadi bukan jaminan asuransi. Waktu hari Sabtu kondisi rumah sakit lumayan ramai menurutku tapi pasti sudah sesuai dengan protokol kesehatan juga, karena pasien yang datang ke rumah sakit dibatasi. 

Hasil Medical Check Up Post Covid
hasil medical check up

Nunggu hasil medical check up itu deg-degan loh, serius deh karena ini merupakan tes keseluruhan yang kalau kata dokter paruku semua isi didalam tubuh itu kelihatan. Apalagi pola makan sempat berantakan, olahraga sudah jarang. 

Tanggal 30 Agustus 2021 dapat whats app dari mbak Putri, ngasih tau kalau hasil medical check up sudah dikirimkan via email nanti hasil fisiknya bisa diambil saat konsultasi dengan dokter internist. Buka email saja deg-degan loh, wakakakaa... 

Hasil CT Thorax menunjukkan gound glass opacity pada kedua paru dan nodul soliter pada paru kanan. Dari pemeriksaan vitamin ditemukan penurunan vitamin D (16 ng/ml)

Dari medical check up saya terdapat dua hasil yang memang dialami oleh para penyintas covid-19, sebelum ketemu dokter internis saya langsung cari tau dulu dong tentang hasil diatas itu. 

Senin, 6 September 2021 akhirnya saya dijadwalkan bertemu dengan dokter Fransiskus Ari, merupakan dokter internis. Semua hasil dibacakan olehnya, mulai kondisi jantung, hati, paru dam semuanya. Alhamdulillah semua yang saya khawatirkan dalam kondisi normal, tapi ada yang harus diperhatikan nih. 

waktu dikasih lihat hasil CT Thorax paru, terlihat sekali bahwa paru-paru saya masih tersisah bintik-bintik putih dan ada yang berkabut. Sementara pada paru sebelah kanan ada nodule soliter sebesar 0,7ml. Lalu dokter Ari menyarankan saya untuk langsung ke dokter spesialis paru, pada hari yang sama saya bertemu dengan dokter Ademalla. 

Dokter Ari juga sempat menanyakan waktu saya terpapar bagaimana kondisinya, begitu mendengar cerita dari saya dia langsung mengucapkan "kamu sangat beruntung, karena untuk kebanyakan orang dengan kondisi seperti kamu sudah masuk ICU dan juga banyak yang berpulang". Iya dok, saat saya berada dititik terendah, saya sudah mengikhlaskan semuanya. Sampai sekarang ini saya sungguh sangat bersyukur sekali. 

Oke, setelah menunggu sekitar 45 menitan akhirnya saya bertemu dengan dokter spesialis paru, Ademalla. Mendengarkan suara dokternya tuh teduh banget, keibuan sekalilah. Ngobrol tentang hasil CT Thorax, sungguh membuat saya lebih nyaman dan gak panik dengan hasil paru kanan. Memang gak banyak orang yang mengalami nodule soliter ini setelah covid, tapi ini virusnya memang gak bisa ditebak menyisahkan apa didalam tubuh. 

Saya pun sempat dicek juga pernafasan oleh dokternya, alhamdulillah sudah 90% pernafasan membaik jadi tinggal olahraga pernafasan. Jaga kesehatan, tingkatkan imunitas. Jujur ya sampai hari ini pun saya masih suka merasakan lelah. 

Setelah mendapatkan penjelasan panjang lebar yang membuat saya juga lebih tenang, selama 3 bulan kedepan selain meningkatkan vitamin D saya juga harus dijaga makannya dan ada beberapa yang harus dikurangi. Lalu nanti 3 bulan ketemu lagi untuk pemeriksaan paru lanjutan. 

Jadi ya, untuk teman-teman yang tidak pernah terpapar hendaklah bersyukur dan selalu menjada kesehatan ya. Karena covid ini udahannya tuh sungguh gak enak banget, untuk teman-teman yang sudah pernah terpapar jika belum melakukan medical check up post covid saya sarankan untuk tes. Karena kita tidak pernah tau kondisi badan kita sebenarnya.

Bisa baca juga:
08 September 2021

Pemulihan Covid-19 Selama di RUmah Setelah Dinyatakan Negatif

akuhichice

Menutup bulan Agustus 2021 dengan cerita pemulihan pasca Covid, yang perlu diingat adalah setiap orang memiliki kesehatan berbeda. Mungkin apa yang saya alami belum tentu dialami oleh penyintas Covid-19 juga, bahkan pak suami pun berbeda dengan saya. Oh ya, saya sempat cerita juga tentang keluarga kami yang menjalani isolasi mandiri di rumah.  

Tapi kali ini saya akan bercerita tentang pasca pemulihan yang hampir satu bulan sesuai dengan prediksi dokter saat saya video conference saat memberitahukan hasil PCR pertanggal 16 Juli sudah negatif. Tapi ternyata walau sudah negatif tapi masih ada sisahnya nih viru. Setiap orang pun pemulihannya gak sama ya, ada yang cepat, ada yang lama, dan bahkan ada yang mengalami long covid. 

Karena kemarin saya disambangi oleh varian delta jadi benar-benar berjuang banget sih, mungkin juga ini karena kondisi tubuhku saat itu sedang tidak prima (bagaikan atlet ceritanya). Walau sesungguhnya sudah mencoba untuk tetap berfikiran positif dan semangat sembuh tapi namanya manusiakan pasti ada saja melownya. Apalagi begitu banyak orang yang sayang terhadap saya dan keluarga. Ini menjadi salah satu semangat saya kemarin. 

Selama satu minggu saya mengalami naik turun saturasi, yang sudah dibantu dengan oksigen selama kurang lebih satu minggu. Kalau dipikir lagi bisa sehat seperti sekarang ini merupakan kesempatan untuk saya agar lebih berhati-hati termasuk dalam menjaga kesehatan. Manusia hanya bisa berencana tapi Allah penentu segalanya. 

Gejala yang saya alami saat Covid-19:
  • Demam hanya hari 1-2 kedua tidak pernah lebih dari 39
  • Tenggorokan sakit seperti sedang radang
  • Batuk
  • Mual dan muntah hari ke 4-9 kalau gak salah
  • Buang-buang air
  • Sesak nafas
  • Lemas, bahkan bagaikan kaki tak menapak lantai kalau jalan

Selam sakit saya isoman di rumah dengan kebutuhan yang alhamdulillah tersedia semua di rumah. Selama hampir 22 hari saya melakukan isoman, kenapa gak ke rumah sakit? Udah mencoba bun tapi apa daya karena pada saat itu sedang gelombang dua dan saya tidak bisa dapat kamar bahkan antrian di IGD pun tak terkendali. 

Yang Dilakukan Saat Pemulihan
pemulihan covid

Pemulihan setiap orang ini berbeda-beda karena tergantung dari kondisinya saat terpapar, sama seperti saya dan suami pun memiliki pemulihan yang berbeda. Pak suami lebih cepat pemulihannya dibandikan dengan saya sendiri. Anak saya pun juga, bahkan dia tidak sampai 14 hari saat terpapar, karena imunnya masih bagus menurut dokter anaknya. 

Tapi sudah pasti para penyintas covid itu akan merasakan lelah setelah sembuh dari Covid, ini pun yang saya rasakan. Bahkan saat pemeriksaan terakhir dengan dokter pun sudah diberitahukan bahwa untuk kondisi sepertiku ini butuh 1-2 bulan untuk pemulihan. Bisa lebih cepat itu sangat bagus sekali. 

Pemulihan itu sebenarnya tergantung pada diri kita sendiri, bagaimana kita menyayangi kesehatan kita sendiri itu penting, selain itu selalu berfikiran positif. Beruntung saya selalu didukung oleh keluarga dan teman-teman yang sangat menyayangi saya. Ini pun menjadi kesempatan untuk saya agar lebih menyayangi kesehatan saya.

Jujur ya, waktu hasil PCR sudah negatif pun nafas saya masih pendek, mudah lelah sudah pasti bahkan kalau habis turun tangga di rumah ngos-ngosan bun. Heheheheheee... Tapi bukan berarti kita tidak boleh beraktivitas sama sekali.

Beberapa aktivitas yang saya lakukan saat pemulihan:
  1. Berjemur setiap jam 08.00 pagi menatap si matahari sambil mengajak ngobrol tanaman di teras rumah, menyapa hangatnya pagi.
  2. Olah raga pernafasan, dari video yang diberikan dokter dan saya juga lihat dibeberapa akun youtube juga sudah banyak yang share juga.
  3. Konsumsi vitamin secara rutin, terutama vitamin D karena biasanya penderita covid kekurangan vitamin D
  4. Makan-makanan yang sehat, selama sakit dan pemulihan saya tidak konsumsi goreng-gorengan, makanan manis. 
  5. Isitrahat cukup sesuai dengan anjuran dokter, jadi rajin tidur siang saya saat pemulihan.

Saya berusaha tetap bergerak walau di rumah, karena takut pembekuan darah. Iya soalnya beberapa teman yang sudah terpapar lebih dulu menyarankan tetap olahraga walau ringan. Tapi jangan diforsir ya, karena bahaya juga nantinya apalagi yang sempat mengalami gejala berat seperti saya kemarin itu. Berasa banget soalnya saat pemulihan. 

Saya sekeluarga juga menjalani pemeriksaan post Covid, pemeriksaan ini berguna mengetahui sejauh mana kondisi kesehtan kita setelah terkena Covid. Saya melakukan tes ini sebulan setelah dinyatakan positif. Kenapa lama banget? Nanti saya ceritain ditulisan selanjutnya ya. 

Semoga teman-teman selalu dalam sehat ya.

29 Agustus 2021

Investasi Properti Kota Podomoro Tenjo Menjadi Pilihan Kaum Milenial

Podomoro Tenjo


Impian terbesar setiap orang saya rasa hampir sama ya, ingin memiliki rumah sendiri yang dibeli dari hasil jerih payahnya bekerja. Sama sepertiku waktu mulai bekerja kantoran salah satu impianku bisa beli rumah sendiri, kayak mamahku waktu dulu sebelum menikah sudah punya rumah sendiri. 

Apakah pada saat itu saya bisa beli rumah sendiri? Oh tentu tidak, saya malah menggunakan uang yang saya miliki untuk gaya hidup, liburan domestik dan luar negeri. Jadi dulu saving money yang saya lakukan untuk liburan, padahal kalau dihitung-hitung sepertinya saya pada saat itu bisa melakukan investasikan. 

Alasan lainnya karena harga rumah yang gak masuk akal, suka kagetan gitu lihat harga rumah. Makanya jadi mengesampingkan impipan punya rumah kala itu. Kata orang kalau mau rumah murah harus kepinggir, kalau dulu rumah pinggir kota mah gak sekeren sekarang. Kalau sekarang lihat rumah pinggir kota tuh bagus-bagus kalau kata anak sekarang instagramable gitu deh. 

Nah, pandemi sekarang ini sebenarnya ada plus minusnya ya. Plusnya kalau untuk saya sendiri jadi banyak berhemat dari beberapa pengeluaran sebelumnya. Kalau minusnya jadi jadi lebih jarang berinteraksi dengan keluarga, saudara dan teman-teman. Pandemi ini memang jadi mengubah hidup kita semua ya, terutama juga pola pikir. 

Dengan adanya penghematan di saat pandemi sebenarnya bisa juga nih untuk kita melakukan investasi, karena sekarangkan orang lagi senang sekali berinvestasi. Lihat anak-anak muda kaum milenial sekarang tuh yahud-yahud banget ya bun, selain pinter investasi juga tau banget harus investasi berupa rumah tinggal. 

Rumahkan merupakan kebutuhan primer bagi manusia, tanpa memiliki rumah berarti kebutuhan primer manusia belum terpenuhi. Rumah juga merupakan tempat berteduh bagi keluarga yang paling aman, nyaman dan sehat. Setuju gak nih? Kalau lagi kerja diluar saja saya pun rasanya ingin kembali ke rumah, tertawa, ngobrol bahkan melakukan aktivitas bersama keluarga di rumah.


Investasi Properti Merdeka Dari Ngontrak
Investasi properti

Melakukan investasi di bidang properti itu harus penuh dengan pertimbangan, kenapa? Karena ini merupakan investasi untuk jangka panjang, apalagi kondisi ekonomi saat ini tidak bisa kita prediksi dengan mudah. Jadi memang harus dipikirkan dengan sangat matang, kalau sudah berkeluarga harus ada kesepakatan kedua belah pihak.

Saat ini investasi dalam bentuk properti masih jadi pilihan yang tetap digemari oleh banyak orang. Tak hanya orangtua saja, bahkan kaum milenials pun juga sudah mulai melakukan investasi properti. Selain memang nilai jual properti tetap stabil dan kian naik setiap tahunnya, banyak juga yang beranggapan bahwa investasi properti cenderung lebih minim resiko dibandingkan jenis investasi lainnya. 

Sebelum melakukan investasi properti, berikut beberapa tips yang perlu diketahui:
  1. Observasi lokasi untuk investasi
  2. Cari tahu tentang pengembang
  3. Tentukan pilihan rumah sesuai dengan budget dan kemampuan
  4. Tetapkan waktu untuk melakukan investasi
  5. Lakukan riset dan observasi  lokasi

Kenapa diatas saya bilang #MERDEKADARINGONTRAK karena biaya ngontrak sekarang itu sama seperti kita mencicil harga rumah. Bahkan disekitar rumahku saja, biaya ngontrak untuk setiap bulan yang paling murang itu 3juta dan masih ada yang lebih mahal lagi. Sementara kalau dipikir-pikir dan hitung kembali dengan biaya seperti itu sudah bisa mencicil rumah ya. 

Kalau kata Felicia Tjiasaka yang merupakan Investment Storyteller bahwa tren pembelian properti akan memberikan imbal hasil positif dalam jangka panjang. Hal ni dikarenakan harga tanah yang akan naik, disertai dengan pembangunan infrastruktur dan akses transportasi yang makan terbuka di kota-kota satelit. 

Menurut Felicia Tjiasaka, "saat ini merupakan momentum yang tepat untuk berinvestasi di rumah karena banyaknya insentif dari pemerintah seperti pembebasan PPN dan uang muka 0% dari Bank Indonesia. Memilih hunian yang sesuai kantong juga akan memudahkan pengelolaan finasial, jangan sampai memaksakan diri jika harganya memberatkan hidup sehati-hari".

Bersamaan dengan momentum kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-76, Kota Podomoro Tenjo memperkenalkan kampanye #MerdekadariNgontrak. Kampanye ini mendorong semangat masyarakat untuk berinvestasi properti di Kota Podomoro Tenjo yang menghadirkan hunian sehat, aman dan nyaman sesuai dengan kebutuhan masyarakat masa kini.

Kota Podomoro Tenjo

Kalau mau investasi properti yang paling utama itu kalau menurutku lihat dulu pengembangnya. Pengembang yang terpercaya dan sudah mengembangkan banyak proyek properti tentu akan memberi keunggulan tersendiri pada rumah yang akan dibeli. Sama seperti Kota Podomoro Tenjo, yang dikembangkan oleh Agung Podomoro Group ini tentu sudah pasti terpercaya dalam bisnis properti.

Karena kepercayaan masyarakat terhadap Agung Podomoro, penjualan rumah di Kota Podomoro Tenjo sudah mencapai 2.200 hunian. Tepat satu tahun Kota Podomoro Tenjo dipasarkan dan sudah banyak diminati oleh masyarakat, terutama kaum milenials. Tentu ini bisa menjadi salah satu #MerdekadariNgontrak bukan? Karena dengan harga yang masih masuk akal.

Bapak Zaldy, Assistant Vice President Kota Podomoro mengatakan sejak diperkenalkan kepada masyarakat satu tahun yang lalu, antusiasme masyarakat terhadap proyek properti yang terletak di kawasan Tenjo Jawa Barat ini sangat tinggi. "Kami bersyukur di ulang tahun yang pertama ini, Kota Podomoro Tenjo telah berhasil meraih kepercayaan konsumen dengan terjualnya lebih dari 2.200 unit rumah. Ini merupakan pencapaian yang luar biasa berkat kerja keras dan kolaborasi dari semua pihak yang mendukung kami". 

Selama satu  tahun, Kota Podomoro Tenjo telah menluncurkan klaster Kalamenta, Kana, Angsana, Burgundy, Kalamenta Puri dan Kenanga. Yang kamu harus tau bahwa Kota Podomoro Tenjo ini nantinya akan menjadi satelit dan kota mandiri. Jadi ini tuh memang pas banget jika kita ingin menambah investasi dalam bentuk properti ya. 

Selain itu juga Kota Podomoro Tenjo memiliki ruko premium yaitu Afara Business Park dan ruko Kayu Manis Bussiness Square. Untuk yang ingin membuka usaha, ini juga bisa jadi pertimbangan karena nantinya kota Podomoro Tenjo akan menjadi kota mandiri loh! 

Kota Podomoro Tenjo merupakan kota satelit baru di barat Jakarta dan akan menjadi Serpong berikutnya dengan pengembangan yang terintegrasi antara hunian, komesial dan area hijau yang sangat luas. Memiliki dua aksesibilitas yang terbaik yanitu Tol Serpong - Balaraja dan Grand TOD di jalur KRL Serpong yang akan segera dibangun. 

Kota Podomoro Tenjo merupakan satu kesatuan ekosistem yang mengutamakan kesehatan, keseimbangan dalam hidup melalui landskap yang sehat dan memiliki "Green Belt" yang menghubungkan setiap area di dalam kawasan. Kota Podomoro Tenjo memiliki Emotional Value yang tinggi, keseimbangan hidup dengan alam, kenaikan nilai investasi dan rasa bangga karena memiliki hubian di kawasan prestisius. 

Satu lagi nih, harga rumah di Kota Podomoro Tenjo ini mulai dari Rp 220jutaan loh, dengan fasilitas yang ditawatkan menurutku ini bagus banget dan rumahnya pun idaman para milenials banget deh. Apalagi nantinya akan menjadi kota mandiri, yang gak perlu kemana-mana kebutuhan kita sudah ada di Kota Podomoro Tenjo. 

Apakah bisa pembelian melalui KOR? Tentu bisa dong, karena untuk KPRnya sendiri dimulai dari Rp 1.500.000 loh, ibaratnya ini tuh kayak biaya lifestyle saya sebelum pandemi. Ternyata sudah bisa nyicil rumah di Kota Podomoro Tenjo ya. Coba deh sekarang hitung-hitung biaya lifestyle kalian atau biaya kontrakam, ternyata bisa jadi cicilan untuk beli rumah ya.

Semarak 1 Tahun Kota Podomoro Tenjo
Ulang tahun Podomoro Tenjo

Tepat bulan Agustus 2021 ini Kota Podomoro Tenjo berulang tahun yang pertama, senang sekali deh dengan pancapaian satu tahun Kota Podomoro Tenjo. Dengan penjualan hunian 2.200 di saat pandemi ini tentu menjadi hal yang luar biasa dan ini merupakan kepercayaan masyarakat pada Kota Podomoro Tenjo dibawah pengembang yang terpercaya Agung Podomoro.

Diacara satu tahun Kota Podomoro Tenjo yang digelar secara virtual pada hari Jumat, 27 Agustus 2021 bapak Zaldy juga memberitahukan bahwa serah terima akan dilakukan secara bertahap mulai akhir tahun 2022. Happy banget ini ya untuk para calon penghuni Kota Podomoro Tenjo. 

Ardhito Pramono

Dari rangkaian acara ulang tahun pertama Kota Podomoro Tenjo ini yang paling banyak ditunggu adalah penampiland ari Ardhito Pramono yang banyak digemari oleh kaum milenials. Eh tapi gak hanya milenials saja sih, ibu-ibu juga pada suka ternyata sama lagu-lagunya Ardhito.

Senang bangetkan malam Sabtu kemarin itu dinyanyiin sama Ardhito sebelum tidur, apalagi kemarin saya harus tidur lebih awal. 

Untuk teman-teman yang sedang galau ingin berinvestasi, alangkah baiknya dipertimbangkan dengan matang dan pilihlah investasi dari pihak yang dipercaya seperti investasi properti Kota Podomoro Tenjo.

23 Agustus 2021

MUGU WATER BOTTLE, Si Kecil Nyaman Untuk Minum

mugu water bottle

Sejak bulan Maret 2020 anakku sudah mulai Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), pemerintah menerapkan atauran bahwa sebagian besar kegiatan belajar mengajar anak-anak masih harus dilakukan secara daring dari rumah. Selain itu pun aktivitas luar ruang saya tiadakan untuk menjaga kesehatannya. Nah, selama belajar dan bermain di rumah ini jadi tantangan banget sebenarnya untuk saya. Karena harus menciptakan suasana yang bikin anak selalu betah dan senang. 

Termasuk dalam menyiapkan pembelajaran selama di rumah, menciptakan suasana belajar nyaman sangat penting. Karena ini bisa mempengaruhi fokusnya, selain itu juga menjaga agar kemampuan kognitif anak tidak menurun selama periode PJJ. Kemampuan kognitif pada anak bisa dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk hidrasi sehat atau asupan air minum yang cukup dan berkualitas.

Biar hidrasinya tercukupi biasanya saya selalu siapkan air minumnya dalam botol agar memudahkan dia untuk minum saat kelas berlangsung. Salah satu cara saya adalah menyediakan MUGU Water Bottle, selain emang gampang dipegang dan bentuknya yang unik tidak seperti botol minum anak-anak yang biasa saya beli. Ini bisa jadi alasan agar anak-anak gak malas minum.


Hidrasi Sehat Pada Anak Tingkatkan Fokus Saat Belajar
Mugu Water Bottle

Penting juga nih diketahui oleh para orangtua tentang hidrasi yang sehat pada anak, karena akan membantu proses metabolisme tubuhnya. Selain itu juga membantu untuk mengoptimalkan fungsi kognitif yaitu fokus, fungsi memori dan ketahanan fisik mendukung performa anak selama belajar dari rumah.

Bukan berarti di rumah saja anak tidak aktif ya bun, jadi sebisa mungkin selalu mencari kegiatan selama di rumah yang sangat bermanfaat untuk si kecil. Sudah pasti akan membutuhkan jumlah air yang cukup untuk mendukung tubuhnya beraktifitas. Menganjurkan anak untuk mengkonsumsi air sebelum, selama dan setelah beraktivitas sangatlah penting.

Menurut beberapa penelitian dengan tambahan minum 200-400 ml atau 2 gelas sebelum proses belajar akan meningkatkan performa anak yaitu dapat meningkatkan visual dan memori sehingga akan membantu proses belajar untuk tingkatkan prestasi. Beberapa cara untuk memenuhi hidrasi pada anak bisa dengan beberapa cara:
  1. Menyediakan air minum yang sehat dan berkualitas untuk anak 
  2. Pastikan minum secara teratur di rumah terutama saat sedang pembelajaran jarak jauh (PJJ), saya selalu menyediakan minum saat belajar dengan menggunakan botol minum. 
  3. Memberikan edukasi terhadap anak tentang manfaat dan pentingnya minum air putih, agar di masa mendatang mereka akan terus melakukan kebiasaan ini.
  4. Pilih botol minum dengan karakter yang anak suka dan pastikan juga botol air minum bpa free seperti punya anakku Mugu Water Bottle.

Review MUGU Water Bottle 
Mugu Water Bottle

Seperti yang sebelumnya saya bilang, untuk memenuhi hidrasi pada anak itu perlu juga beberapa cara seperti menyediakan minum saat pembelajaran jarak jauh. Salah satu caraku adalah menggunakan botol minum anti tumpah dari MUGU Water Bottle. Apalagi juga bentuk botol minumnya unik, selain itu juga ini lebih handy bikin anak juga gampang pegangnya. 

Jadi waktu cari botol minum untuk anakku, senang banget nih ketemu MUGU Square Straw Bottle with Handle. Ini sempat juga jadi sorotan waktu dikelasnya, ada salah satu temannya bilang "Kelvin botol minum kamu kok lucu?" terus yang bikin saya ketawa tuh dia jawabnya "iya ini bunda yang siapin biar berasa kayak di sekolah". 

Mugu Water Bottle


MUGU Square Straw Bottle with Handle 329 ml
  • Berbahan dasar Tritan
  • Sedotan berbahan gel silika
  • Tidak berbau dan aman dipakai
  • Dapat digunakan berulang kali
  • Dilengkapi degnan segel super kedap sehingga botol tidak bocor sekalipun pada posisi terbalik
  • Desain bentuk persegi yang unik dan anti -roll menambah daya tarik anak untuk minum air
  • Dilengkapi desain geser/Slide Cap pada tutup botol memudahkan si kecil mengonsumsi air 
  • Mudah dilepas dan dicuci
  • Bagian mulut botol mudah dibersihkan

Gimana bun? Gemas gak sih lihat botolnya? Ini bisa jadi acara kita loh biar si kecil mau minum air putih selama sekolah di rumah. Jujur sih ya, kalau saya sendiri memang paling suka cari perintilan makan dan minum yang lucu-lucu untuk anakku karena ini merupakan senjata ampuh dari dia mulai bisa makan dan minum sendiri. 

Mugu Water Bottle

Biar anak semakin semangat dan happy sekolah dari rumah selama pandemi, bisa samaan juga kayak anakku pakai MUGU Water Bottle juga. Selain itu ada special diskonnya loh kalau berbelanja jangan lupa masukkan kode BLOGCHIECHIE10 ya! Happy shopping moms's dan jangan lupa selalu penuhi hidrasi anak selama pembelajaran jarak jauh (PJJ).
25 Juli 2021

Pengalaman Isolasi Mandiri di Rumah

covid-19

Holla... Gimana kabarnya semua? Semoga dalam keadaan sehat ya... Kalau melihat berita di media elektronik rasanya perasaan ini campur aduk ya. Apalagi baca dibeberapa group what's app yang selalu mampir berita duka cita dan beberapa teman yang terpapar dengan kondisi ringan dan berat. Beneran sedih banget kalau baca group. 

Kami pun sekeluarga sedang recovery dari virus Covid-19, kok bisa sih kena? Ini pun yang menjadi pertanyaan saya sendiri, karena jujur prokes kami lumayan ketat. Tapi saat kami harus PCR tanggal 29 Juni 2021, ternyata hasilnya positif bikin kaget juga. Lalu kami tracing selama 14 hari kebelakang, kami tidak keluar rumah untuk bepergian atau belanja. Ternyata setelah diingat kami hanya sekali bertemu saudara. 

Beberapa teman pun kaget yang mengetahui kami terpapar, karena mereka tau betul bagaimana kami selama pandemi ini. Boro-boro keluar rumah untuk ke resto atau ke mall, diajak ketemu orang saja kami menolak. Tapi ini sudah menjadi takdir kami juga terpapar dari Covid-19 ini, mari di ikhlaskan saja. 

Untungnya sekarang ini informasi dan edukasi mengenai Covid-19 sudah banyak, jadi gak terlalu panik ngadepinnya. Karena segala macamnya sudah sering di share dibeberapa group tapi bukan yang hoax ya, heheheheee...

Apa Yang Dilakukan Pertama Kali?

Suami saya sakit lebih dulu, dia demam, lemas dan juga batuk ini selama tiga hari. Diikuti oleh saya di hari keempat suami saya sakit dengan gejala yang hampir sama. Spontan saya bilang "kita harus PCR sekarang, walaupun nanti ternyata kita hanya flu dan batuk seperti biasa setidaknya kita tau kondisi dulu".

Pergilah kami ke Bumame untuk PCR, selama perjalan saya mendaftarkan secara online untuk kami bertiga PCR. Pilihannya yang paling cepat adalah 16 jam, oke kita pilih ini saja. Karena kita ke Bumame siang jadi hasil dikirimkan itu hampir mendekati subuh. Pas bangung pagi baca hasil PCR kaget dong, saya dan suami dengan hasil positif dan CT rendah. Sementara hasil anakku masih negatif, tadinya kami mau ungsikan Kelvin hari itu tapi setelah dipikir Kelvin kontak erat dengan kami, ini bahaya kalau dibawa ke rumah mamahku.

Oke Kelvin kita pisahin hari itu, semua aktivitas dia di kamar gak boleh keluar kecuali mau ke kamar mandi. Jadi Kelvin menggunakan kamar mandi atas, kami berdua menggunakan kamar mandi atas. Tapi susah juga karena kami serumah dan mau gak mau pasti ini anak bisa ketular. Benar saja, malam dia batuk-batuk dan saya kondisinya dia demam 38,5 langsung kami berikan pertolong pertama dulu, minum paracetamol. 

Besok paginya ini anak PCR lagi karena malamnya sudah demam dan batuk, begitu hasil lab dia keluar dan bikin saya patah hati membaca hasilnya. Hasilnya positif namun CTnya dia leih tinggi dari kita berdua. Kalau kata dokter yang memeriksa kami, imunitas anakku tergolong bagus, alhamdulillah. Dia pun yang paling cepat recovernya dibanding kita berdua. 

Hal yang pertama kali kami lakukan saat hasil PCR keluar tangal 30 Juni adalah langsung beritahu ke RT dan RW, setelah itu keluarga inti dan beberapa teman dekat yang akhirnya teman-teman yang lainnya pun tau. Tapi mamah saya diberitahu hari kedua kami terpapar, karena takut kesehatan mamah terganggu kalau mengetahui kami sakit sekeluarga. Kata adikku si mamah nangis mulu beberapa hari karena kami sakit, terutama tau cucunya juga sakit.

Beruntungnya satgas Covid area kami cepat sekali merespon, setelah lapor ke RT dan RW kurang dari 1 jam pak suami dihubungi oleh satgas Covid Bintaro. Setelah itu dari pihak Puskesmas Rengas juga menghubungi pak suami untuk mengetahui kondisi kami bertiga. Sorenya obat-obatan dari Puskesmas Rengas dikirim ke rumah melalui Grab. Kami pun dipantau oleh dokter dari Puskesmas juga. 

Akhirnya saya dan pak suami memutuskan untuk coba ke Rumah Sakit dihari kedua, maksudnya biar lebih intensif perawatannya. Karena ada anak kami juga yang akhirnya positif dihari ketiga kami terpapar. Tapi ternyata rumah sakit diseputaran Bintaro penuh, untuk pasien Covid sudah ada waiting list. Kami pun menghubungi beberapa rumah sakit di Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat, hasilnya pun sama untuk pasien Covid sudah penuh dan dalam antrian.

Setelah konsultasi dengan beberapa teman yang dokter, mereka menyarakan untuk mengambil paket Isoman dari rumah sakit saja biar bisa terpantau. Oke, akhirnya kami pun mengambil paket Isoman dari Rumah Sakit Premier Bintaro. Karena di area terdekat dari rumah kami, hanya RS Premier yang punya paket isoman. Enaknya ini dokter yang menangani kami selalu siap untuk kami hubungi kapan pun diluar jam telekonsul ya. 

Selain obat-obatan dari Puskesmas dan rumah sakit, kemarin saat terpapar kami pun mendapat kiriman dari teman-teman juga berupa obat herbal, vitamin dan lain-lainnya yang harus kami konsumsi juga. Tapi ini tentu tidak kami minum secara bersamaan ya, kami pun juga minum invermectin setelah mendapat persetujuan dari dokter. 

Tapi untuk anakku hanya diberikan obat demam dan obat batuk saja oleh dokter, selebihnya dibantu dengan vitamin dan makanan sesuai dengan anjuran dokter rumah sakit. Obat demamnya hanya kami pakai selama dua hari karena setelah itu anakku sudah tidak ada demam, hanya batuk saja. Untuk vitamin saya pakai Blackmores dan Holistic Way yang multi vitamis.

Gejala Kami Berbeda

Saat terpapar kemarin, gejala yang kami alami berbeda. Alhamdulillahnya anakku ringan, hanya demam beberapa hari dan batuk saja. Dia juga lebih cepat sembuhnya daripada ayah dan bundanya, seingatku dia gak sampai 14 hari sudah gak ada batuk. Selain itu juga makannya masih mau, seperti biasanyalah. Saya pun selalu menanyakan terus, apakah tenggorokannya gak enak atau badannya pada sakit-sakit tapi kata anaknya enggak. Ini membuat saya sedikit lega ya karena gejala anakku ringan. 

Sementara pak suami ini mengalami demam selama 3 hari, batuk, badan pada sakit semua, penciuman dan rasa hilang. Jadi kalau kita bilang semacam waktu kami DBD badan pada sakit semua. Hari kelima pak suami mulai membaik kondisinya, mungkin juga efek dihajar vitamin, istirahat dan makan juga ya. Padahal CT dia paling rendah tapi ternyata tubuhnya yang paling kuat. 

Kalau saya pas dapat gejalanya si delta, aduh beneran ini pas tau dari dokter langsung cari-cari informasi juga. Mengingat varian delta cukup bikin was-was ya. Gejala yang saya alami demam, batuk, badan semua sakit, diare beberapa hari, mual dan muntah. Beruntung penciuman dan perasa normal, eh enggak deng mulut malahan pait. Saya pun sempat susah makan, karena mual dan muntah jadi agak susah makannya. Sampai berasa banget stress mau makan karena tau bakal muntah, berat bandan turun drastis ini. 

Akhirnya kemarin jalan satu-satunya beberapa makanan saya haluskan demi bisa masuk mulut, karenakan harus minum obat ya. Kan gak mungkin membiarkan perut kosong tapi maksa minum obat. Tapi akhirnya nyerah, kemarin itu pas susah makan, saya banyakan makan buah dan sayur yang di smoothie saja. Beneran untuk makan tuh masih agak susah banget.

Menggunakan Oksigen

Jadi nih beberapa minggu sebelum kami terpapar itu, pak suami sempat meminta ke saya beli oksigen untuk berjaga-jaga. Karena pada saat itu melihat berita kondisinya kok semakin melonjak ya Covid di Indonesia ini. Eh ternyata tabung oksigennya benaran kepakai untuk saya sendiri.

Lupa banget dihari keberapa ya kondisi saya sempat drop, saturasi perlahan menurun dan kami terus melaporkan ini ke dokter yang handle kami di RS Premier. Tapi memang sebelum kita ambil paket isoman ini dokter sudah memastikan bahwa di rumah memiliki beberapa alat yang dibutuhkan seperti oxymeter, oksigen, alat tensi, termometer dan lainnya. Alhamdulillah semua tersedia di rumah. 

Karena saturasi menurun, saya harus dibantu dengan oksigen. Saat itu saturasi saya di 82, tapi ternyata perlahan menurun sampai titik terendah di 61. Satu tabung oksigen saja tidak cukup, karena 1 tabung yang kecil hanya bertahan sekita 2-2,5 jam. Karena dokter dari puskesmas juga memantau kami, sore itu dari puskesmas Rengas juga mengirimkan 1 tabung oksigen ke rumah. Malamnya beberapa oksigen berdatangan dari teman-teman pak suami. 

Kenapa butuh beberapa oksigen, karena ini juga meminimalis untuk bolak-balik isi ulang oksigen yang pada saat itu pun kalau ngisi oksigen antrinya panjang. Bahkan harus ditinggal dulu nanti 2 jam kemudian baru diambil. Dari mulai isi ulang yang harganya Rp 20.000 sampai akhirnya merasakan isi ulang 1 tabung Rp 100.000 kebayang itu di rumah ada 6 tabung oksigen. 

Mamah sempat mengirim pesan melalui whats app pada saat saturasi saya menurun "Ayo kamu bisa berjuang, kamu pasti bisa. Kali ini kamu harus berjuang sendiri untuk diri kamu, anak dan suami" seketika air mata saya pun membasahi pipi. Iya saya menangis membaca pesan dari mamah, selain itu adik, keluarga besar dan teman-temanku juga selalu memberikan saya semangat. Masya Allah... 

Begitu saturasi mulai naik ke 90 sampai akhirnya ke 95 saya mencoba lepas oksigen untuk sehari melihat perkembangannya, alhamdulillah saat sehari itu saturasinya stabil walau kalau habis naik atau turun tangga saturasinya bisa 88 lagi tapi masih aman sih kemarin karena dibantu lagi pakai oksigen. Karena memang kemarin itu selain nafas yang masih pendek dan juga cepat ngos-ngosan banget. 

Waktu mulai lepas oksigen ada perasaan khawatir sebenarnya, takut saturasinya drop lagi. Jadi emang setelah lepas oksigen selama saya lebih banyak dikamar dan tiduran sih. Kecuali setiap pagi harus berjemur ya jadi harus banget turun kebawah. Nasib emang semua kamar ada dilantai 2.

Jadi kemarin total saya isoman di rumah itu 20 hari karena ada fase dimana saya susah makan dan kondisi sempat melemah. Sementara pak suami dan Kelvin walau sudah membaik lebih dulu tapi tetap mengikuti saya, tapi kami pisah kamar. 

Akhirnya kami bertiga malakukan PCR 15 Juli untuk mengetahui hasil setelah isoman di rumah. Alhamdulillah hasil kami bertiga pertanggal 15 Juli sudah negatif. Tapi kami pun tetap istirahat di rumah, yaiyalah lagi PPKM juga.

Sekarang kami sedang masa recovery, jujur saya sendiri masih ada batuk, mudah capek dan nafas juga masih pendek. Menurut dokter pun memang recoverynya untuk keadaan saya butuh waktu 1-2 bulan untuk semua normal lagi. Sekarang di rumah selain masih rajin berjemur juga latihan pernafasan, mau olahraga belum berani karena pernah nyoba sekali berakhir saya lemas sekali dan ngos-ngosan.

Semoga teman-teman semua dalam keadaan sehat dan yang sedang berjuang melawan covid, insya Allah segera pulih dan selalu diberikan keshatan.