04 Maret 2021

Penuhi Gizi Seimbang si Kecil Lewat Panduan Isi Piringku

Festival Isi Piringku Danone Indonesia

Hollaaaa... Gimana kabarnya? Masih semangat dong ya si rumah saja, karena menurutku ini bisa jadi momen kita untuk memberikan menu gizi seimbang untuk si kecil. Ini yang saya lakukan juga, bukan berarti sebelumnya makannya gak bergizi ya. Karena di rumah saja jadi lebih rajin membuatkan menu untuk si kecil sesuai dengan pedoman "Isi Piringku", sama seperti yang dilakukan Danone Indonesia yang selalu mengedukasi tentang Isi Piringku.

Karena makan bukan hanya sekedar kenyang, tetapi harus memperhatikan kebutuhan gizi hariannya terpenuhi. Salah satu cara yang paling mudah adalah memang mengikuti panduan dari "Isi Piringku". Apalagi begitu si kecil sudah mulai banyak aktivitas seperti sekolah dan bermain di rumah, sudah pasti asupannya mulai bertambah juga. 

Hal yang harus diperhatikan untuk memilihkan menu makanan harus dipastikan bahwa makanan itu sehat dan sesuai dengan kebutuhannya. Supaya si kecil tetap aktif dan sehat sepanjang hari. Jangan lupa selalu perhatikan Angka Kecukupan Gizi (AKG) juga ya buibu. Menurut Kementerian Kesehatan RI, rata-rata kebutuhan energi harian anak usia 4-6 tahun yaitu 1.600 kalori. Maka sebisa mungkin, sajikan menu makanan untuk memenuhi gizi anak dalam porsi yang mudah digenggam dan dikunyah. 

Festival Isi Piringku Danone Indonesia

Supaya ada gambaran tentang Angka Kecukupan Gizi (AKG) ini saya rangkum dari anak usia nol bulan sampai 9 tahun. Biasanya saya selalu membuat menu untuk seminggu, biasanya juga cari tau berapa kalori dari menu yang saya sajikan setiap harinya. 

Apalagi ya anakku ini gak pernah mau makan sayur yang sama setiap harinya, begitu juga dengan lauknya. Jadi memang setiap hari menu makan siang dan malam kita selalu berbeda. Tapi kalau kata ayahnya, selagi anaknya mau dan suka tidak apa-apa. Walau jadi lebih sering di dapur, hahahaha... 

Panduan Memenuhi Gizi Harian Untuk Si Kecil 
Gizi seimbang itu harus cukup secara kuantitas, kualitas dan mengandung berbagai zat gizi yang dibutuhkan oleh tubuh. Tentunya jika anak-anak memiliki gizi yang cukup makan pertumbuhannya juga akan lebih baik. Untuk memenuhi kebutuhan gizi harus memperhatikan keanekaragaman pangan, perilaku hidup bersih, aktivitas fisik dan mempertahankan berat badan normal. Ini harus dilakukan untuk mencegah gangguan gizi atau stunting. 



1. Makan Sesuai Dengan Panduan Isi Piringku
Mungkin ini bukan saya saja yang merasa kalau menyiapkan menu sesuai isi piringku itu masih menjadi PR juga. Karena sejujurnya anakku juga masih suka pilih-pilih kalau disuruh makan buah. Jadi sekarang ini memang harus membiasakan anak juga mengonsumsi beraneka ragam makanan secara rutin setiap hari.

Jadi yang harus dikonsumsi setiap hari:
  • Makanan Pokok adalah pangan yang mengandung karbohidrat yang sering dikonsumsi atau telah menjadi bagian dari budaya makan berbagai etnik di Indonesia sejak lama. Makanan pokok juga beragam, sesuai dengan keadaan tempat dan budaya serta kearifan lokal contoh beras, jagung, singkong, ubi talas, sagu, dan produk olahannya (roti, pasta, mie dan lain-lainnya). Ada syarat makanan dijadikan sebagai makanan pokok, mengandung karbohidrat (HA), bersifat menyenangkan, rasanya netral, murah harganya, mudah ditanam, mudah didapat, mudah diolah dan dapat disimpan lebih lama.
  • Lauk Pauk terdiri dari pangan sumber protein hewani dan pangan sumber protein nabati. Lauk-pauk hewani seperti daging (sapi, kambing, rusa dan lain-lain), unggas (ayam, bebek dan lain-lainnya), ikan termasuk hasil laut, telur, susu dan hasil olahannya. Sedangkan lauk-pauk nabati berupa tahu, tempe, kacang-kacangan (kacang tolo,kacang merah, kacang tanah, kacang hijau dan lain-lain). 
  • Buah-buahan merupakan sumber berbagai vitamin (A, B, B1, B6, C), mineral, dan serat pangan. Sebagian vitamin, mineral yang terkandung dalam buah-buahan berperan sebagai anti oksidan. Manfaat buah-buahan untuk tubuh sangat banyak dan beragam, buah umumnya merupakan salah satu kebutuhan untuk hidup sehat dan merupakan salah satu cara mencegah kanker.
  • Sayur-sayuran merupakan sumber vitamin dan mineral terutama koroten, vitamin A, vitamin C, zat besi dan fosfor. Sebagian vitamin, mineral yang terkandung dalam sayuran berperan sebagi anti oksidan. Beberapa sayuran dapat dikonsumsi mentah tanpa dimasak terlebih dahulu sementara yang lainnya dapat dimasak dengan cara dikukus, direbus dan ditumis.

2. Perilaku Hidup Bersih
Selalu melakukan perilaku hidup bersih karena sangat bermanfaat untuk mencegah tubuh dari infeksi penyakit. Infeksi adalah salah satu faktor penting yang mempengaruhi status gizi. Anak-anak yang mengalami penyakit infeksi dapat mengalami penurunan nafsu makan, sehingga zat gizi yang masuk ke tubuh pun berkurang.       

Biasakan selalu mencuci tangan menggunakan sabun, karena tangan melakukan banyak hal seperti memegang, membersihkan kotoran, menyiapkan makanan, memberi makan anak, meyusui bayi dan lain-lain. Begitu juga dengan anak-anak, walau sekarang ini mereka masih beraktivitas di rumah tapi harus tetap memperhatikan kebersihan tangannya. 

Cuci tangan harus pakai sabun dengan air mengalir, karena dengan memakai sabun dapat membersihkan tangan dari kotoran yang mengandung penyakit. Cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir dapat mencegah penyakit diare, infeksi saluran pernafasan atas hingga lebih dari 50%, menurunkan 50% insiden avian influensa, hepatitis A, cacingan, kulit dan mata.

3. Aktivitas Fisik
Setiap gerakan tubuh yang diakibatkan kerja otot rangka dan meningkatkan pengeluaran tenaga atau energi. Untuk anak-anak aktivitas fisik ini bisa dilakukan dengan melakukan aktivitas ringan atau sedang. Ini yang membuat saya selalu cerewet juga nih, pokoknya setiap sore minimal kita harus berjalan kaki.

Aktivitas fisik untuk anak bisa membawa banyak manfaat, selain mengurangi obesitas, penyakit pembuluh darah, dan keganasan di kemudian hari. Pertumbuhan tulang dan otot dapat berlangsung dengan baik, Keterampilan gerak, interaksi sosial, dan perkembangan otak juga terasah saat bermain. Anak yang aktif akan belajar dengan lebih efektif, baik di dalam maupun di luar lingkungan sekolah.

Si kecil juga akan merasa gembira dan percaya diri, serta memiliki pola tidur yang baik. Aktivitas fisik yang dilakukan sejak dini akan membentuk anak menjadi seorang dewasa dengan gaya hidup aktif. Lakukan aktivitas fisik bersama si kecil minimal 30 menit sehati, kalau saya berpedoman pada "badan harus gerak setiap hari".

4. Pantau Berat Badan
Dengan melakukan pola makan dengan gizi seimbang, kita harus juga memastikan berat badan si kecil tidak melebihi dari Indeks Massa Tubuh (IMT. Memantau berat badan si kecil secara rutin sangat penting karena bisa menjadi gambaran umum perkembangan fisik, mencegah kekurangan gizi atau gizi buruk pada anak, mendeteksi gangguan atau penyimpangan tumbuh kembang anak, dan mencegah obesitas.

Festival Isi Piringku Bersama Danone Indonesia
festival isi piringku danone indonesia

Dalam rangka memperingati Hari Gizi Nasional, Danone Indonesia menyelenggarakan Festival Isi Piringku untuk anak usia 4-6 tahun yang dilakukan secara virtual dengan tema "Membangun Generasi Sehat Melalui Edukasi Gizi Seimbang Sejak Dini". Festival ini bertujuan untuk mengajak para guru dan anak Indonesia, orang tua tentang pentingnya gizi seimbang untuk mencegah stunting.

Berdasarkan angka Riskesdas 2018, proporsi anak dengan status stunting sekitar 30,8%, masih lebih tinggi dibandingkan angka yang dianjurkan oleh WHO di bawah 20%. Ditambah lagi, edukasi gizi seimbang di sekolah maupun di rumah menjadi tidak optimal semasa pandemi. Jika kondisi ini tidak segera ditangani bersama, maka akan dapat berdampak buruk bagi negara.

Menurut Dr. Dhian Dipo, SKM., MA, Direktur Gizi Masyarakat, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, pencegahan stunting masih jadi fokus, dimana pemerintah telah membuat strategi dengan berbagai program untuk menurunkan angka stunting menjadi 14% pada tahun 2024. Upaya ini bertujuan agar anak-anak Indonesia dapat tumbuh dan berkembang secara optimal dan maksimal, dengan disertai kemampuan emosional, sosial dan fisik yang siap untuk belajar, serta mampu berinovasi dan berkompetisi di tingkat global. 

Danone Indonesia bekerjasama dengan Fakultas Ekologi Manusia (FEMA)-IPB untuk menyusun dan memproduksi buku edukasi "Isi Piringku" yang merupakan pedoman edukasi yang dapat digunakan oleh guru-guru PAUD untuk edukasi makan dan minum sekali saji untuk anak usia 4-6 tahun. Panduan makan sehat tersebut tidak hanya membuat kenyang, tapi juga memastikan tubuh sehat dan cukup gizi.

Panduan Isi Piringku


Nah gimana buibu sudah memberikan makanan si kecil dengan menu gizi seimbang untuk hari ini? Mulai sekarang bisa langsung menerapakan memberikan makan si kecil dengan panduan isi piringku. 

36 komentar:

  1. Aktifitas fisik juga wajib diadakan di rumah, meskipun kondisi saat ini, mengharuskan di rumah saja ya

    karena pola gerak fisik itu berhubungan dengan isi piring yang dimakan oleh anak-anak. Kalau anak-anak lelah setelah bermain, makan apapun hap hap loh

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mbak, anakku biasanya suka aku ajak jalan sore minimal 30 menitan sih. Keliling di komplek aja

      Hapus
  2. Edukasi ala Danone selalu menarik dan sarat manfaat!
    Seneengg banget ikutan webinar ini mba
    banyak hal baru yg daku pelajari dan berguna buat keluarga :D

    BalasHapus
  3. Alhamdulillaah ya Danone Indonesia turut berperan aktif dalam mengedukasi kesehatan masyarakat secara berkesinambungan. Masih banyak orang2 yang belum paham dengan Isi Piringku. Penting banget buat anak2 dan remaja yang aktif sekali bergerak ke sana dan ke sini, pasti membutuhkan asupan bergizi dan bernutrisi tinggi.

    BalasHapus
  4. Nah ini harusnya di edukasi ke masyarakat luas nih mba ya tentang isi piringkuu, karena kebutuhan karbohidrat, proteian, serat, dan vitamin sangat penting bagi tubuh

    BalasHapus
  5. Di anak sulung, relatif mudah untuk mengisi piring dengan komposisi lengkap. Namun, di anak kedua, masih butuh perjuangan untuk membuat dia memakan sayur. Sejauh ini, dia masih picky skali dengan jenis sayuran. Salah satu cara saya untuk mengakalinya adl dg mencampur sayuran di makanan lain (bikin nugget ayam+sayur misalnya) atau mencampurnya dlm juice buah.

    BalasHapus
  6. di masa pandemi ini asli sih jadi makin mikir asupan apa aja yang udah aku terima. Udah cukup apa belum. Masih berjuang banget untuk niatnya terus isi piring dengan makanan - makanan bernutrisi

    BalasHapus
  7. isi piring bukan cuma enak atau nggak enak ya mba, nilai gizinya lebih penting :) anakku masih peer nih, karena picky eater jadi harus pinter2 ngolah makanan yang dia ga suka biar tetep di makan

    BalasHapus
  8. Kalau lihat gambar menu diisi piringku gini seneng deh. Terus berkhayal anak-anak bakal lahap menyantapnya. Nyatanya saya masih terus berusaha untuk bisa kayak gini, anak-anak susah banget makan sayur. Buah juga maunya pisang aja.

    BalasHapus
  9. HAlo mba. Makasih panduan isi piringku ini. Jadi semangat juga untuk pemenuhangizi seimbang untuk keluarga. Grafisnya cakep bener

    BalasHapus
  10. Semakin penting banget ya untuk menyadari kalau makan memang gak boleh sekadar kenyang. Tetapi, nutrisinya juga harus disesuaikan dengan kebutuhan. Supaya gak timbul masalah di kemudian hari

    BalasHapus
  11. Mbaaaaa thank you sharingnya,,, aku bacain beneran soalnya kemarin sempat ditegur dokter anakku karena berat badannya grafik bawah,, iya sih miris soalnya 3 tahun cuma 13,5 kg,,, kudu tercukupi kalorinya 1125 semoga bisa deh... gitu kok ya ada artis yang cuma makan 300kal ya, ga habis pikir aku wkwkw

    BalasHapus
  12. Anak-anak emang bener-bener harus diperhatikan juga nih isi piringnya. Anakku agak picky sih kalau soal sayuran, dan ini bikin mamahnya jadi kek godzila tiap urusan sama makanan. Arrrghh

    BalasHapus
  13. semua harus selaras ya untuk menunjang kehidupan yang sehat dan bahagia dalam lingkup keluarga. dari makanan hingga bergerak pun harus rajin

    BalasHapus
  14. Nah, kampanye gizi seimbang dan isi piringku ini perlu digencarkan banget lho ke daerah-daerah kecil. Karena kebanyakan masih memandang gizi seimbang itu sebelah mata. Karena masih banyak kalau makan yang penting kenyang. Yang ujungnya berimbas ke stunting anak.

    BalasHapus
  15. Sepertinya hal seperti ini harus dikampanyekan kepada masyarakat luas yaa karena ilmunya bener-bener bermanfaat dan penting sekali

    BalasHapus
  16. Memberi anak2 makanan sesuai Isi Piringku akan memenuhi kebutuhan nutrisi anak ya.
    Edukasi ttg Isi Piringku emang kudu lbh banyak dilakukan kepada ortu,guru, maupun anaknya sendiri. Khusus anak2 emang kudu dilakukan dgn cara yang menyenangkan ya?

    BalasHapus
  17. Bagus nih kampanyenya ya mbak mengajarkan kita untuk makan dengan gizi seimbang, nggak asal kenyang.. prihatin soalnya lagi rame diet artis yang ekstrim dan banyak pengikutnya

    BalasHapus
  18. gizi seimbanga adalah yang kita butuhkan sekarang ya mba... dan pastinya di tengah banyaknya junk food dan makanan yang banyak mengandung gula. Yang penting kita harus aware yaaa

    BalasHapus
  19. Semoga makin banyak masyarakat paham pentingnya makan dgn gizi seimbang ga asal kenyang krn dampak konsumsi gizi ga seimbang jangka panjang

    BalasHapus
  20. makanan gizi seimbang sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh ya mbak
    adanya panduan isi piringku ini semakin memudahkan masyarakat untuk selalu makan makanan dgn gizi seimbang ya mbak

    BalasHapus
  21. Wah jadi inget bocah2 nih. Sejak tahu lagu isi piringku, mereka jadi suka protes kalo aku lupa atau kurang ngasih sayur misalnya. Mereka lebih pintar dan inget terus gizi dari konsep Isi piringku ini.

    BalasHapus
  22. sosialisasi yang terus menerus seperti ini oleh Danone bisa menjadi edukasi kepada masyarakat khususnya siswa dan guru-guru.

    BalasHapus
  23. Anak sulungku yang makannya picky banget tapi kalau dipaksa juga kasian karena suka makan sampe lama buanget semoga bisa terusnsediakan gizi seimbang untuknanakku

    BalasHapus
  24. Kepengen banget menerapkan panduan isi piringku ini tapi sayur yang disukai anakku masih terbatas isian sayur sop semacam wortel, buncis, kubis gitu.

    BalasHapus
  25. Aku suka sekali dengan panduan isi piringku.
    Ini memudahkan pra Ibu dalam menyiapkan menu harian keluarga agar terpenuhi semua kebutuhan gizinya.

    BalasHapus
  26. Panduan isi piringku emang membantu banget buat kita memenuhi kebutuhan gizi anak2 ya.. Eh buat orang dewasa juga nih...

    BalasHapus
  27. Jadi Isi Piringku ini hampir mirip dengan program pemerintah jaman dulu ya mbak, "4 sehat 5 sempurna". Sangat bermanfaat ini & semoga banyak orang tua teredukasi dengan ini sehingga bisa menyiapkan gizi terbaik untuk anak2nya

    BalasHapus
  28. Kak Chichie terima kasih informasinya! Suatu saat nanti kalau aku punya anak bisa belajar dari artikel ini.

    BalasHapus
  29. terima kasih mba baca ini mengingatkan saya akan pola hidup sehat yang harus saya jalani lagi, saat kerja di site seperti ini lumayan struggle untuk dapat makanan sehat karena jauh dari kota dan tempat belanja buah dan sayur

    BalasHapus
  30. Gizi anak harus diperhatikan banget supaya pertumbuhannya sesuai grafik

    BalasHapus
  31. menu yang disajikan dalam isi piringku ini sebenarnya menarik buat anak-anak, apalagi kalau bentuk penyajiannya bisa bikin mereka makan dengan lahap tanpa drama ya hehe. sayuran dan pendukungnya warna-warni

    BalasHapus
  32. Dengan adanya Panduan Isi Piringku yang di edukasi oleh Danone, masyarakat menjadi paham apa saja yang harus dipersiapkan untuk memenuhi gizi keluarga.

    BalasHapus
  33. Selalu menarik kalau bahas tentang gizi, termasuk untuk menu sehari hari. Sejak digaungkan "isi piringku" dan ikut webinar Danone, makin banyak info yang aku dapat terlebih ini untuk urusan pemenuhan gizi keluarga

    BalasHapus
  34. Meski belum ada anak kecil di rumah, tapi ada orang tua yang gizinya juga harus diperhatikan. Apa lagi ini sudah sepuh-sepuh, yang satu diabetes yang satu asam urat benar-benr harus hati-hati soal makanan

    BalasHapus
  35. Enak ya kalau tahu teorinya isi piringku, jadinya bisa memenuhi nutrisi gizi seimbang dengan takaran isi piringku.

    BalasHapus

Terima kasih sudah berkujung ke Akuchichie Journey, semoga apa yang saya tuliskan bisa bermanfaat. Mohon kerjasamanya untuk tidak meninggalkan link hidup pada kolom komentar.