14 Maret 2022

5 Cara Yang Dilakukan Danone Indonesia Untuk Dukung Perempuan Bekerja di Kantor

Dukung Perempuan di Kantor Sesuai dengan kebutuhannya

Keinginan setiap perempuan setelah lulus dari perguruan tinggi adalah langsung mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan bidang mereka minati. Tapi tidak semua perempuan beruntung mendapatkan kesempatan bisa langsung bekerja karena adanya beberapa hambatan. Banyak juga perempuan yang akhirnya dituntut keluarga untuk mengutamakan urusan rumah tangga dan anak. Ini pun banyak perusahaan yang menerapkan kebijakan perspektif gender sebagai tanda kantor dukung perempuan.

Dulu di tempat saya bekerja, divisi saya isi perempuan semua sebanyak 21 orang. Selain itu pemimpin perusahaan saya juga seorang perempuan, jadi memang tidak menutup kemungkinan perempuan bisa membawa perubahan pada perusahaan tersebut. Dengan memberikan dukungan sesuai dengan kebutuhannya pasti perusahaan juga akan berjalan dengan baik. 

Perusahaan juga harus tau bahwa kebutuhan perempuan yang masih lajang tidaklah sama dengan perempuan yang sudah berkeluarga. Perusahaan juga sudah harus memberikan dukungan menyesuaikan kebutuhan untuk perempuan lajang dan keluarga. 

Seperti yang dilakukan oleh Danone Indonesia sebagai perusahaan yang ramah keluarga, telah memberikan dukungan sesuai dengan kebutuhan perempuan. 

danone indonesia perusahaan ramah keluarga

1. Memenuhi Hak Dasar Perempuan
Sebagai pekerja perempuan kita harus tau dulu hak dasar perempuaan saat bekerja. Biasanya perempuan itu akan mendapatkan hak seperti cuti hamil dan melahirkan, cuti haid (walau ini belum semua kantor), menyediakan ruang khusus laktasi dan fasilitas antar jemput bila ada perjalan dinas atau lembur. 

Hal ini juga yang kadang luput dari perempuan saat ingin bekerja, jadi sebelum menerima pekerjaan jangan lupa tanyakan hak dasar terlebih dahulu. Walau sekarang ini sudah banyak kantor-kantor yang fleksibel dan menerapkan hal tersebut. 

2. Dukung Pekerja Perempuan Untuk Dapatkan Posisi Strategis
Banyak juga perusahaan yang menyulitkan perempuan untuk naik keposisi strategis karena adanya kesenjangan gender di tempat bekerja. Hambatan tidak terlihat yang dialami oleh perempuan atau kelompok minoritas menempati posisi atas.

Biasanya hambatan ini dimulai dari level individual, di mana perempuan harus bekerja ekstra dari laki-laki untuk memperlihatkan kemampuan yang dimilikinya. Banyak juga perusahaan yang kurang percaya pada perempuan jika menjadi pemimpin karena stereotip negatif yang dilekatkan kepada mereka (lebih emosional, kurang berdedikasi karena harus membagi waktu dengan urusan domestik, tidak sejago laki-laki dalam mengelola perusahaan dan sebagainya).

3. Jam Kerja Fleksibel
Sebelum pandemi, pekerja kantoran harus berjam-jam berada di jalan untuk menuju ke kantor. Ini juga mengingatkan saya jaman masih ngantor karena harus menempuh perjalanan setiap 1 jam 30 menit setiap harinya, Jadi total pulang pergi itu sekitar 3 jam, belum lagi kalau deadline sudah dipastikan lembur. 

Dari rutinitas yang harus bangun lebih awal dari semua di rumah, untuk mempersiapkan keperluan anak, suami dan pekerjaan domestik rumah tangga tentunya. Belum lagi kalau di sekolah mas Kelvin ada acara pagi sudah pasti harus izin dulu untuk datang siang. Ini juga yang akhirnya membuat saya memutuskan untuk resign pada waktu anak saya masih TK.

Banyak juga perusahaan yang belum menerapkan jam kerja fleksibel seperti yang dilakukan oleh Danone Indonesia. Ini sangat memudahkan pekerja perempuan menjalankan perannya, baik secara profesional maupun sebagai istri dan ibu. 

4. Dukungan bagi Pekerja Hamil dengan Cuti 6 Bulan
Tidak hanya memenuhi hak dasar seperti cuti hamil dan melahirkan saja, di Danone Indonesia memberikan kenyamanannya bagi keryawannya yang tengah hamil agar mereka lebih nyaman bekerja. Selain itu juga Danone Indonesia sudah memberikan dukungan dengan memberikan cuti 6 bulan agar sang ibu bisa memberikan ASI Eksklusif bagi sang buah hatinya.

Sementara untuk sang ayah akan diberikan jatah cuti selama 10 hari untuk menemani sang istri dimasa-masa setelah melahirkan. Dimana masa ini biasanya ibu melahirkan sangat membutuhkan dukungan orang tersekatnya, suaminya. 

5. Memiliki Layanan Khusus Untuk Para Ibu
Memiliki misi ingin membantu anak-anak untuk menjadi generasi yang lebih sehat, Danone Specialized Nutrition (Danone SN) melalui layanan customer service bernama Careline selalu hadir untuk memberikan pelayanan yang sesuai dan bermanfaat kepada para konsumennya. 

Careline Danone tidak hanya sekedar sebagai customer service, namun juga ingin mendampingi setiap perjalanan konsumen termasuk pada 1000 hari pertama kehidupannya. Pelayanan Careline hadir selama 24 jam, konsumen dapat menghubungi dari berbagai macam saluran seperti media sosial, telepon dan chat. 

Jadi gimana, apakah kantormu sekarang sudah ramah dengan keluarga? #WomenInternationalDay2022

24 komentar:

  1. Senangnya ya di zaman now sudah mulai banyak perusahaan yang memerhatikan pemenuhan hak perempuan. Danone sudah cukup lama sigap di awal soal perusahaan ramah keluarga. Cuti bumil 6 bulan berbayar misalnya, atau cuti ayah 10 hari, itu sangat mendukung produktivitas kerja karyawan2nya. Mantap! Patut diteladani.

    BalasHapus
  2. Cakep nih program dari Danone Indonesia yang memberikan gaji 6 bulan untuk ibu hamil.Yang umum'kan biasanya hanya 3 bulan ya.Danone perusahaan yang ramah keluarga dan nyaman

    BalasHapus
  3. Jam kerja fleksibel dan bisa bawa anak itu sangat membantu. Apalagi kalau ada ruang ASI wah sangat mewah itu perusahannya memberi hak pada pekerja perempuannya. Teringat pas masih kerja dan sulitnya mencari penitipan anak, hiks...

    BalasHapus
  4. meski belum semua kantor seperti Danone, tapi masih lumayanlah ya jika mengijinkan karyawan perempuan bekerja di rumah ketika anaknya sakit atau memperbolehkan anaknya ke kantor saat gak ada yang jaga

    BalasHapus
  5. Andai semua perusahaan seperti Danone Indonesia ya, ramah keluarga dan memenuhi hak dasar perempuan. Semoga upaya ini bisa diikuti oleh perusahaan lain sehingga ada dukungan terhadap perempuan sesuai kebutuhannya.

    BalasHapus
  6. idaman banget kantor Danone, applynya ke mana :))
    Semoga perusahaan lain bisa kayak Danone ya. Ramah keluarga, mendukung peran wanita sebagai ibu dan pekerja kantoran tetap bisa. Betapa bahagianya ^^
    dan pasti nursing roomnya keceh deh disituuuu ya nyaak

    BalasHapus
  7. Terakhir ngantor di sekolah Islam yang syukur alhamdulillah lumayan pro perempuan. Mulai masa hamil, cuti, sampai ASIX, kami dapat kelonggaran banget. Namun jam kerja memang belum bisa fleksibel karena berkaitan dengan jam belajar siswa. Sekarang sebenarnya saya pengin balik kerja kantoran lagi. Anak-anak udah gede, pengin aktif di luar lagi karena jiwa saya sebenarnya nggak bisa di rumah saja. Namun mikirnya agak lama karena nyatanya memang nggak banyak perusahaan yang pro perempuan.

    BalasHapus
  8. Aaakk, cita-cita bangeettt kerja di kantor yg keren dan ramah keluarga, kayak Danone ini.
    Ya ampun, bener2 deh kece pol!
    semoga semangat baik ala Danone bisa ditiru korporasi lain juga yaaa

    BalasHapus
  9. Enak ya kalau bisa jadi karyawan di Danone Indonesia. beberapa teman lelaki saya jaman kuliah ada yang kerja di salah satu pabrik susu yang dimiliki Danone. Iya lho, mereka bisa dapat cuti 10 hari menjelang perkiraan istrinya melahirkan

    BalasHapus
  10. Kantorku dulu nggak ramah keluarga banget malah mau kawin aja disuruh nunda kalau bisa ngembangin perusahaan dulu, yang ada langsung resign wkwkwk

    BalasHapus
  11. Apa yang dilakukan Danone ini impian pekerja perempuan mba. Kadang ada yang anggap perempuan butuh keistimewaan. Padahal ini juga sesuai kodratnya menyusui dan melahirkan yang tentunya istimewah

    BalasHapus
  12. Masyaallah jarang2 ada perusahaan yg begini care sama karyawan perempuan. Seneng ya kalo hak dasar kita dipenuhi bahkan dikasih keistimewaan. Salut sama danone

    BalasHapus
  13. Alhamdulillah ya kalau bisa ngerasain kerja Di lingkungan yang ramah wanita hamil, soalnya aku pernah kerja di perusahaan yang bosku rada ga peduli gitu :(

    Sedih yang pada punya bayi kudu kayak kucing kucingan pas merah susu ASI dan aku bertekad ga mau kerja di situ lagi!

    BalasHapus
  14. MasyaAllah keren banget kalo danone sudah ramah perempuan seperti ini
    jadi meskipun jadi perempuan yang bekerja di kantor, ia tetap nyaman dan terpenuhi haknya.

    BalasHapus
  15. Aku baca kemarin soal ini di akun Instagram temanku dan mendukung banget programnya Danone ini. Dipenuhi bgt kebutuhan perempuan buat berkarya

    BalasHapus
  16. Wah iya, bagi perempuan sangat penting ya bekerja di perusahaan ramah keluarga
    Dengan begitu, maka bisa tetap menjalankan peran sebagai ibu tanpa was was

    BalasHapus
  17. Danone bagusss menghargai perempuan, semoga diikuti pabrik pabrik bagus.

    Semoga makin jaya perempuan2 di Indonesia

    BalasHapus
  18. Dan semoga Danone bisa diikuti oleh perusahaan lain dengan menghargai pekerja wanita
    Karena jujur saja, banyak kok pekerja wanita lebih cerdas dan bisa menemukan solusi dibanding pria
    Makanya dieman-eman

    BalasHapus
  19. Salut dengan DANONE yang bisa mewujudkan perusahaan Ramah Keluarga.
    Terus mendukung karir dan kehidupan ranah domestik dari perempuan Indonesia agar bisa sama-sama berkembang menuju Indonesia yang lebih baik.

    BalasHapus
  20. Wah, keren ya Danone, kasih hak cuti hamil hingga 6 bulan. Jadi babynya bisa ASI Eksklusif dan ibu juga berkesempatan untuk Benar-benar fokus ke anak..

    BalasHapus
  21. Kantor yang peduli dengan kebutuhan perempuan terutama ibu-ibu yang udah berkeluarga itu memang membantu banget. Bahkan menurutku bisa meningkatkan kinerja juga

    BalasHapus
  22. Wah, asik ini bisa dapat cuti 6 bulan ya, semoga diikuti sama kantor lain, tapi kok kayaknya gimana yah, sebulan aja udah mujur, hehehe. semangatlah para pekerja wanita semuanya

    BalasHapus
  23. Luar biasa banget nih Danone memberikan dukungan penuh kepada kaum ibu yang bekerja kantoran. Jadi ingat dulu saat melahirkan, walaahh cuti cuma 2 bulan, itupun udah dikejar-kejar untuk segera masuk kerja lagi

    BalasHapus
  24. Aku bersyukur kerja di HSBC sebelum ini. Amat sangat perhatian Ama kebutuhan staff wanitanya. Memang sih cuti lahiran ttp 3 bulan, tapi setidaknya ga diganggu ttg kerjaan selama cuti. Gaji full dibayar, dan saat COVID kemarin, yg wanita hamil atau menyusui, itu diharuskan kerja di rumah Krn company ga mau mereka terpapar. Aku pernah ga pengen ambil cuti 3 bulan lahiran, Krn pada dasarnya aku LBH suka kerja. Toh anak2 diurus Ama babysitternya. Tapi diomelin Ama HRD 😂. Tetep harus habisin itu cuti 🤣.

    Tapi kayaknya , ngerasa ga sih kalo perusahaan2 yg ramah dan perhatian Ama hak wanita, rata2 perusahaan asing. HSBC HQ nya di Inggris. Danone juga headquartersnya bukan Indonesia kan.

    BalasHapus

Terima kasih sudah berkujung ke Akuchichie Journey, semoga apa yang saya tuliskan bisa bermanfaat. Mohon kerjasamanya untuk tidak meninggalkan link hidup pada kolom komentar.