14 September 2022

Mengenal Hanbok, Pakaian Tradisional Korea

mengenal hanbok, pakaian tradisional Korea

Efek sering nonton drama Korea tuh jadi senang banget lihat orang Korea mengenakan Hanbok, apalagi kalau pas drama Korea saeguk sudah dipastikan akan melihat pakaian tradisional Korea. Apalagi sekarang ini banyak orang yang mulai mencoba budaya Korea, mulai dari hal sederhana seperti makanan dan gaya berpakaian.

Banyak juga yang memutuskan untuk pergi ke Korea agar dapat merasakannya secara langsung. Salah satu bentuk budaya Korea yang menarik bagi kebanyakan orang adalah hanbok yang merupakan pakaian tradisional Korea. Hanbok ternyata memiliki makna dan sejarah yang panjang loh! 

Hanbok adalah pakaian tradisional masyarakat Korea yang terinspirasi dari Hanfu, pakaian tradisional Cina kuno. Hanbok pada umumnya memiliki warna yang cerah, dengan garis yang sederhana serta tidak memiliki saku. Walaupun secara harfiah berarti "pakaian orang Korea", hanbok pada saat ini mengacu pada "pakaian gaya Dinasti Joseon" yang biasa dipakai secara formal atau semi-formal dalam perayaan atau festival tradisional.

Mengenal Sejarah Hanbok
mengenal sejarah hanbok, pakaian tradisional korea

Sebelum kita mencoba hanbok atau pergi langsung ke Korea untuk merasakan mengenakan hnabok langsung disana, mari kita cari tahu dulu asal usul dari hanbok. Jadi ketika nanti kita ingin mengenakan hanbok sudah paham dengan jenis-jenis hanbok yang ada. 

Hanbok Pada Masa Tiga Kerajaan
Ternyata hanbok yang digunakan oleh masyarakat Korea banyak terpengaruh oleh budaya Cina kuno, ini salah satu budaya yang aku suka juga nih. Beberapa elemen dasar hanok pada saat ini seperti jeogori atau baju, baji (celana) dan chima (rok) diduga dipakai sejak waktu yang lama, namun pada zaman Tiga Kerajaanlah pakaian sejenis ini mulai berkembang. 

Pada akhir masa Tiga Kerajaan, wanita dari kalangan bangsawan mulai memakai rok berukuran panjang dan baju seukuran pinggang yang diikat di pinggang dengan celana panjang yang tidak ketat, serta memakai jubah seukuran pinggang dan diikatkan di pinggang. 

Pada masa sekarang ini, pakaian berbahan sutra dari Tiongkok (Dinasti Tang) diadopsi oleh anggota keluarga kerajaan dan pegawai kerajaan. Ada yang disebut Gwanbok, pakaian tradisional untuk pegawai kerajaan pada masa lalu.

Hanbok Pada Periode Goryeo
Kalau ngomongin Goryeo kenapa aku ingatnya sama drama Korea yang judulnya Scarlet Heart Ryeo. Jadi kanen si Wang So kalau kayak gini, apakah aku harus menonton kembali dramanya malam ini? 

Ketika Dinasti Goryeo (918-1392) menandatangani perjanjian damai dengan Kerajaan Mongol, raja Goryeo menikahi ratu Mongol dan pakaian pegawai kerajaan lalu mengikuti gaya Mongol. Sebagai hasil dari pengaruh Mongol ini, rok (chima) jadi sedikit lebih pendek. Sedangkan Jeogon (baju untuk tubuh bagian atas) diikat ke bagian dada dengan pita lebar, sedangkan lengan bajunya didesau agak ramping. 

Pejabat pemerintahan berpangkat rendah mengenakan sejenis jubah bernama jiknyeongpo yang kemudian diperkenalkan sebagai pakaian rakyat jelata pada era Dinasti Joseon. 

Hanbok Pada Periode Joseon
Pada hanbok wanita pada masa Dinasti Joseon, jeogori wanita Korea secara perlahan menjadi ketat dan diperpendek. Pada abad ke-16, jeogori agak menggelembung dan panjangnya mencapai bawah pinggang. Sedangkan Chima pada masa akhir Joseon dibuat panjang dan jeogori menjadi pendek dan ketat. Heoritti atau heorimari yang terbuat dari kain linen difungsikan sebagai korset karena begitu pendeknya jeogori.

Hanbok pria pada kalangan atas memakai hanbok dari kain rami yang ditenun atau bahan berkualitas tinggi, seperti bahan yang berwarna cerah pada musim panas dan bahan kain sutra pada musim dingin. Biasanya mereka menggunakan warna yang bervariasi dan terang. Rakyat biasa tidak dapat menggunakan bahan berkualitas baik.

Mulai pertengahan dinasti Joseon, pria mengenakan dopo. Dopo dipakai sebagai jubah atau jas luar oleh kaum bangsawan dan ilmuwan. Rakyat biasa hanya dapat mengenakannya untuk melakukan jesa. 

Kaum bangsawan Joseon mempunyai varian yang cukup beragam. Shimui dikenakan dalam waktu senggang. Nama pakaian ini mengadung kata shim yang bermakna "berpikir" atau "merenung". Hakchangeui merupakan pakaian khas kaum ilmuwan dan bangsawan sejak era Dinasti Goryeo (918-1392) Pakaian ini dianggap melambangnkan pikiran yan gmulia dan keluhuran budi orang yang mengenakannya. 

Pada akhir abad ke-19 Heungseon Daewongun memperkenalkan magoja, jenis mantel bergaya Manchu yang masih dipakai hingga saat ini. Durumagi semacam jaket berukuran panjang akan dikenakan saat keluar rumah, terutama oleh pria dewasa.

Nah, jadi nanti ketika teman-teman memang ingin mencoba mengenakan Hanbok di Korea sudah tau deh ingin mencoba hanbok dengan gaya yang mana ya. karena ternyata hanbok juga ada beberapa macam mengikuti perkembangan kerajaan. 

12 September 2022

Gaya Hidup Berkelanjutan Untuk Bumi Yang Sehat

Gaya Hidup Berkelanjutan Untuk Bumi Yang Sehat

Berbicara tentang Gaya Hidup Berkelanjutan yang sudah mulai banyak dilakukan oleh masyarakat di Indonesia dengan tujuan menyayangi bumi. Tapi beberapa orang juga beranggapan bahwa gaya hidup berkelanjutan ini lebih mahal. Kalau teman-teman sendiri apakah sudah mulai menjalankan hidup berkelanjutan?

Pada tanggal 1 September 2022, Danone Indonesia menyelenggarakan program Danone Community Engagement Day dengan tema "Mengenal Penerapan Bisnis Berkelanjutan untuk Indonesia Lestari". Acara ini dihadiri oleh teman-teman bloggers dan vloggers Danone Digital Academy. Sebenarnya acara ini bagaikan reuni bersama teman-teman blogger yang lama tidak bertemu.

Danone Indonesia yang selalu berkomitmen mewujudkan bisnis yang seimbang dan berkelanjutan. Sesuai dengan visi Danone "One Planet One Health" yaitu kesehatan manusia dan kesehatan planet saling terkait satu sama lain, oleh karena itu Danone berfokus untuk menjalankan strategi bisnis berkelanjutan dengan mengacu pada SDGs, maupun target tujuan pembangunan berkelanjutan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Ngapain Saja di Danone Community Engagment Day?
Danone Community Engagement Day

Untuk teman-teman yang penasaran tentang keseruan acara Danone Community Engagement Day, kali ini bisa duduk manis sambil ngemil baca ulasan selama acara. Karena aku tidak hanya cerita keseuran selama acara tapi juga akan membagikan tips gaya hidup berkelanjuta yang bisa teman-teman lakukan di rumah.

Acara Danone Community Engagement Day dibuka oleh pemaparan materi dari pak Budi Rahardjo, Agriculture Manager Danone Indonesia dengan Pertanian yang Meremajakan. Selama pak Budjo (panggilan akrab pak Budi) memaparkan materinya, kita tuh dibuat terkesima dengan apa yang dilakukan pak Budjo. Rumahnya asri banget gaes, selain itu apa yang dilakukan pak Budjo ini bisa diimplementasikan di rumah loh.

"Karena populasi dunia terus bertambah, lebih banyak upaya dan inovasi akan sangat dibutuhkan untuk meningkatkan produksi pertanian secara berkelanjutan, memperbaiki rantai pasokan global, mengurangi kehilangan dan pemborosan pangan, dan memastikan bahwa semua yang menderita kelaparan dan kekurangan gizi memiliki akses terhadap makanan bergizi. Melalui penerapan pertanian berkelanjutan tersebut kita dapat melakukan transformasi dan menjaga food system atau rantai makanan dengan baik sehingga angka kelaparan tersebut dan akses nutrisi bagi masyarakat luas dapat terpenuhi. Tentunya implementasi ini dapat tercipta dengan dukungan segala pihak khususnya melalui pemahaman masyarakat luas." Menurut pak Budjo. 

Selain pak Budjo, ada mbak Annie Wahyuni, Downstream Packaging Manager Danone Indonesia yang bercerita "Dalam menjaga kesehatan masyarakat, dibutuhkan fokus dari segala aspek yakni tidak hanya akan bahan pangan masyarakat namun juga aspek kemasan yang ramah lingkungan dan aman bagi konsumen. Kemasan memiliki peran yang diperlukan untuk melindungi manfaat gaizi dan kualitas produk kami dan memungkinkan mereka untuk disimpan, diangkut dan digunakan dengan aman. Sejalan dengan hal ini Danone bekerja untuk mendukung pergeseran sistematik dari linera ke ekonomi sirkular untuk kemasannya. Danone juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menciptakan ekonomi sirkular melalui gerakan #BijakBerplastik yang dijalankan sejak 2018."

Selain memang memberikan pengetahuan akan isu-isu keberlanjutan, Danone Indonesia juga menghadirkan Gerald Vincent yang selalu membuat konten edukasi di sosial medianya. Konten yang diunggah Vincent ini selalu menarik dan memiliki engagement yang cukup tinggi. Walaupun sejujurnya aku baru tau Gerald Vincent itu pas acara Danone Community Engagement Day kemarin, hehehehee...

Nah dari ikutan acara Danone Community Engagement Day kemarin itu, ada beberapa hal juga yang ingin aku bagikan ke teman-teman. Karena setelah mendapatkan pemaparan dari pak Budjo dan mbak Annie jadi ingin mengajak teman-teman untuk melakukan kebaikan yang bisa dimulai dari rumah nih. 

5 Langkap Mudah Untuk Memulai Gaya Hidup Berkelanjutan
5 langkah Mudah Memulai Gaya Hidup Berkelanjutan

Seperti diawal tulisan sempat aku sampaikan bahwa menurut pendapat beberapa orang, bahkan temanku sendiri untuk menjalankan hidup berkelanjutan ini sebenarnya mahal dan susah-susah gampang. Tapi sebenarnya itu bisa kita lakukan perlahan dimulai dari diri sendiri dan lingkungan rumah. 

Ya memang tidak semudah itu untuk mengubah kebiasaan, tapi jika perlahan dan konsisten pada akhirnya kita juga bisa melakukan gaya hidup berkelanjutan dengan mudah. Penerapangaya hidup berkelanjutan (sustainable) menjadi salah satu langkah untuk melindungi bumi dan menekan dampak negatif perubahan iklim. 

1. Memilah Sampah Dari Rumah
memilah sampah dari rumah

Memilah sampah dari rumah, jadi langkah pertama yan gbisa diterapkan untuk memulai gaya hidup berkelanjutan. Hal ini juga sejalan dengan tingginya angka sampah di Indonesia, masa iya sih prestasi kita dalam penumpukan sampah? 

Nah, ini bisa teman-teman aplikasikan di rumah untuk mulai memisahkan sampah sesuai dengan kategorinya. Walau jujur awalnya tuh terasa berat dan kagok-kagok kalau saya, tap ternyata setelah dua tahun berjalan jadi kebiasaan juga. Tak hanya di rumah saja, kita bisa lakukan ini juga diluar rumah. Karena di tempat-tempat umum sudah banyak tersedia tempat sampah sesuai dengan kategorinya.

Apalagi yang masih rajin melakukan belanja online, kebayangkan itu sampah plastik yang sampai di rumah? Selama ini sampahnya apakah sudah dikelola dengan baik atau langsung buat tanpa memisahkan?

2. Menanam Tumbuhan di Sekitar Rumah
menanam tumbuhan di sekitar rumah

Cara yang kedua bisa melakukan bercocok tanam di rumah, ini pun saya lakukan pada awal pandemi dulu tahun 2020 sampai dengan sekarang. Selain bercocok tanam ini bisa menjadi obat stres saat pandemi, tapi juga manfaatnya banyak sekali untuk kelangsungan hidup bumi kita. 

Dengan melakukan penanaman tumbuhan di sekitar rumah juga membantu untuk mengurangi risiko perubahan iklim dan menjaga suhu bumi menjadi lebih dingin. 

Banyak juga beberapa teman saya, yang semenjak pandemi rajin menanam sayur-mayur yang nantinya bisa digunakan untuk bahan pangan selama di rumah. Tak harus memiliki lahan luas untuk menanam tumbuhan. Karena kita bisa menanamnya menggunakan pot. 

3. Mengurangi Plastik dan Bahan Kimia
mengurangi plastik dan bahan kimia

Salah satu kampanye yang sudah dilakukan oleh Danone Indonesia #BijakBerplastik yang masih terus aku jalankan sampai hari ini, adalah dengan mengurangi penggunaan plastik. Ini juga sangat berat pada awalnya, tapi ya itu tadi jika terbiasa makan akan lebih nyaman kesininya.

Terasa sekali semenjak supermarket dan minimarket meniadakan kantong plastik untuk membawa belanjaan, biasanya tuh si kantong plastik akhirnya numpuk di rumah. Kalau dulu sebenarnya kantong ini aku gunakan untuk membuang sampah tanpa dipilah. 

Selain mengurangi penggunaan plastik juga yang harus dicermati adalah penggunaan bahan kimia. Sadar tidak sadar karena akhir dari penggunaan bahan kimia tersebut dapat mencemari lingkungan kita sendiri loh. 

4. Produk Pangan Berkelanjutan
produk pangan berkelanjutan

Produk pangan berkelanjutan atau yang lebih dikenal dengan sustainable food adalah produk pangan berkelanjutan yang mengacu pada pemilihan produk pangan yang mempertimbangkan keseimbangan dan konservasi lingkungan yang lebih baik. Tak hanya dari segi pangannya saja, konsep sustainable produk pangan juga mengacu pada teknik pengolahan, pengemasan hingga hasil akhir (limbah) yang dihasilkan.

Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menerapkan sustainable produk pangan: 
  • Konsumsi produk pangan dari bahan organik, berasal dari metode pertanian yang mengurangi penggunaan produk pestisida berbahaya dan kimia. Metode pertanian organik ini mampu mengurangi kontaminasi tanah dan air. Selain menjaga lingkungan, konsumsi produk pangan organik memberikan dampak pemenuhan gizi yang optimal buat tubuh kita.
  • Mengurangi konsumsi daging, tidak harus menjadi vegan atau vegetarian, kita cukup mengurangi konsumsinya saja. Hal ini berkaitan dengan jejak karbon yang dihasilkan oleh konsumsi daging. Dua produk pangan degnan jejak karbon tertinggi ada pada daging, terutama daging domba dan daging sapi. 
  • Membuat kebun pangan sendiri, nah untuk teman-teman yang memiliki lahan yang cukup di rumah bisa memanfaatkannya untuk membuat pangan sendiri. Dengan melakukan hal ini, kita sudah memotong rantai distribusi transportasi yang menggunakan kendaraan yang mengeluarkan emisi karbon.
  • Belanja kebutuhan produk pangan di bulk store, sekarang sudah mulai banyak nih bulk store. Bahkan dekat rumahku saja sudah ada 2 bulk store. Bulk store adalah konsep toko eceran yang menjual produknya tanpa menyediakan wadah untuk produk yang kita akan beli. Jadi, kita memang harus menyediakan wadahnya sendiri untuk membungkus produk yang kita beli.
  • Bijak untuk pembelian dan konsumsi pangan, biasakan membeli produk yang memang kita butuhkan untuk dikonsumsi. Pembelian impulsif tanpa mempertimbangkan kebutuhanmu akan berpotensi menjadi sampah makanan, apalagi jika kita tidak tahu teknik pengawetan dan penyimpanan makanan. Selain itu, konsumsi makanan sesuai dengan prosi kita sehingga tidak meninggalkan sisa. Ingat bahwa dari sisa makanan ini dapat mempengaruhi kualitas tanah, udara dan air.

5. Pemanfaatan Energi yang Berkelanjutan
pemafaatan energi berkelanjutan

Sumber energi yang tersedia di bumi sangat terbatas loh, untuk itu kita harus memiliki kesadaran dalam pemanfaatan energi sumber daya alam yang ada di bumi guna memastikan ketersediannya di masa mendatang. Ada beberapa langkah sederhana yang bisa kita lakukan loh!

Bijak dalam penggunaan air adalah salah satunya, usaha menghemat air sudah menjadi kebiasaan yang terus digaungkan sejak dahulu. Kita dapat menghemat air dengan tidak membiarkannya mengalir berlebihan saat sedang sikat gigi, bercukur, mencuci muka ataupun mencuci. Selain itu kita juga bisa menadah dari air hujan untuk digunakan dalam kebutuhan sehari-hari seperti menyiram tanaman, mencuci mobil dan masih banyak lagi.

Sumber energi lainnya adalah listrik, ini yang biasanya luput dari perhatiannya juga. Nanti tau-tau tagihan listriknya tinggi atau token listriknya bunyi-bunyi saat kita sedang terlelap. Listrik hampir menjadi kebutuhan esensial terutama di rumah tangga. Cara sederhana dalam melakukan penghematan listrik adalah dengan mencabut perangkat dari aliran listrik jika tidak digunakan.

Nah, dari kelima cara melakukan gaya hidup berkelanjutan yang mana sudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari? Semoga setelah membaca ulasan ini, teman-teman juga sudah mulain menjalankan gaya hidup berkelanjutan dimulai dari rumah ya. 

04 September 2022

Pengalaman Treatment di Scarlett Beauty Lounge Bintaro

treatment di Scarlett Bauty Lounge Bintaro

Kapan kamu terakhir melakukan treatment? Pertanyaan dari dokter Rani yang seketika membuat saya berpikir, kapan ya saya terakhir treatment? Kayaknya sih bulan Juli seingatku, sebelum liburan ke Bali deh, jawabku ke dokter Rani. Akhirnya kali ini bisa nyobain treatment di Scarlett Beauty Lounge yang terletak di Bintaro.

Awalnya aku mengira ini tuh hanya store produk skincare dan bodycarenya Scarlett Whitening loh. Ternyata ini tuh memang Beauty Lounge & Aesthetic Clinic. Setiap kali lewat sini selalu dibuat terpana dengan warna kliniknya yang memang eye catching sekali. Karena didominasi dengan warna-warna pastel.

Kali ini aku dijadwalkan untuk bertemu dengan dokter Rani pada pagi hari, biar bisa konsultasi dahulu sebelum treatment. Karena memang treatment yang aku lakukan di Scarlett Beauty Lounge ini merupakan hasil dari ngobrol kami yang panjang lebar itu. 

Permasalahan aku seperti biasa, bekas jerawat di area dagu. Kalau istilah sekarang tuh maskne, jerawat yang timbul karena penggunaan masker. Tapi memang benar adanya, setiap maskeran lama pasti besokannya keluar deh jerawatnya. Maklum ya karena sudah mulai aktivitas luar rumah, dan juga lagi rajin sepedahan.

Permasalahan lainnya, ternyata warna kulit aku tidak merata gaes. Ini sepertinya karena males menggunakan sunscreen, karena aku pakai sunscreen kalau mau keluar rumah doang. Terus gimana dengan skincare routinenya? Ini sih aman, dan memang ada beberapa masukan juga dari dokter Rani kemarin itu.

Scarlett Beauty Lounge Bintaro
scarlett beauty lounge bintaro

Akhirnya bisa ke Scarlett Beauty Lounge setelah tertunda terus, padahal setiap kali lewat selalu bilang mau nyobain ke Scarlett tapi selalu ada aja urusan yang gak bisa ditinggal. Makanya begitu ada kesempatan bisa treatment ke Scarlett Beauty Lounge ini senang sekali rasanya.

Sesuai dengan jadwal treatment, jadi aku datang sebelum jam 10.00 WIB. Dimana alamat Scarlett Beauty Lounge?  Kliniknya di daerah Bintaro, alamat lengkapnya di Jalan Menteng Raya No.27, Jurang Mangu Barat - Tangerang Selatan. 

Scarlett beauty lounge Bintaro


Begitu masuk ke kliniknya sih langsung disambut ramah oleh petugas Scarlett Beauty Lounge. Langsung deh bilang sudah ada janji dengan dokter Rani jam 10.00, setelah itu langsung diarahkan ke ruang tunggu yang pas masuk tuh langsung bergumam "wah bagus banget ruang tunggunya".

Kalau aku pribadi sih lihat ruang tunggunya Scarlett Beauty Lounge ini bikin betah, karena selain memang nyaman dan juga aesthetic sekali jadi enak juga dilihatkan. Biar pada gak penasaran sama dalamnya Scarlett Beauty Lounge, nih aku kasih lihat ya. Beneran secantik dan estetik itu kliniknya. 

treatment di Scarlett Beauty Lounge bareng Song Joong Ki


Begitu kamu masuk ke klinik kecantikan ini, bakalan disambut seyuman manisnya Song Joong Ki. Gimana? Berasa bakalan treatment bareng sama Song Joong Ki dong ya? Kalau kesini kalian bakal bisa foto disegala penjuru klinik yang estetik dan bikin betah berlama-lama disini. 

skincare scarlett

klinik kecantikan di bintaro yang instagramable


Perpaduan warna-warna interior klinik kecantikan ini memang pas dan cantik, Felicya Angelista ini punya selera yang bagus banget. Selain padu padan warna-warna interior, didukung pula dengan furnitur dan dekorasi yang canti-cantik.

Penasaran gak sih sama jenis perawatan yang ada? Terus bagaimana dengan harga perawatannya, pasti mahal deh? Eiiitttsss... tunggu dulu, harganya tuh masih terjangkau karena memang sasarannya Scarlett tuh bisa untuk masyarakat sekitar. 

Ngomong-ngomong di Scarlett ini tidak hanya melakukan perawatan saja ya, karena kamu juga bisa beli produk Scarlett dan bisa berkonsultasi juga dengan dokter yang ada pada hari itu. Kira-kira dengan kondisi kulit kamu sekarang, cocoknya pakai produk perawatan Scarlett Whitening yang mananya? Ini tuh sebenarnya biar gak salah memilih produk kecantikan.

Jenis-jenis Perawatan Scarlett Beauty Lounge Bintaro
ruang perawatan kecatikan scarlett beauty lounge

Untuk perawatannya ada berbagai macam, sesuai dengan kebutuhan kulit kita nih. Tapi kalau aku pribadi sih lebih saran sebelum melakukan tindakan perawatan dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter yang ada. Apa saja kebutuhan kulit kamu. 

Jenis-jenis perawatan yang ada di Scarlett Beauty Lounge:
  • Facial treatment (Scarlett Basic Facial, Scarlett Acne Facial, Scarlett Brightening Facial, Scarlett Glow Peel, Scarlett Acne Peel Facial, Scarlett Premium Facial)
  • Radio frequency (Under Eye RF, Full Face RF, Arm RF, Thigh RF, ABS RF)
  • Intense pulse light (Underarm Hair Removal, Photo Facial, 12PL Acne)
  • C-plus lase  (Lip Rejuvenation C-Plus Lase, Melasma C-Plus Laser, Rejuvenation C-Plus, Korean Black Doll C-Plus Laser, Tattoo Removal C-Plus Laser)
  • Dermapen (Dermapen Repairing Scar, Dermapen Brightening Treatment, Dermapen Platinum Repairing Scar)
  • A plus laser (Sebum Minimizing A-Plus Laser, Pore Minimizing A-Plus Laser, Acne Spot A-Plus Laser, Acne Complete A-Plus Laser)

Sebenarnya di Scarlett Beauty Lounge ini banyak sekali menawarkan paket hemat menurutku. Apalagi kalau kita sudah konsultasi dengan dokter dan sudah tau apa saja treatment yang diambil. Contohnya seperti aku kemarin ini, yang diambil itu paket Glow To The Max sesuai dengan hasil konsultasi dengan dokter Rani. 

Ruang konsultasi dan perawatan yang dimiliki oleh Scarlett Beauty Lounge ini juga besar dan nyaman. Jangan khawatir ini dalamnya juga masih dibatasi kok. Karena kebetulan kemarin aku barengan juga dengan tamu lainnya. 

ruang perawatan klinik kecantikan scarlett beauty lounge

ruang perawatan klinik kecantikan scarlett beauty lounge

ruang perawatan klinik kecantikan scarlett beauty lounge


Gimana lihat ruang perawatan di Scarlett? Bikin betah  ya, aku saja kemarin itu pas treatment yang terakhir nyaris ketiduran saking enaknya. Nah, di Scarlett Beauty Lounge ini alatnya sudah canggih-canggih loh. Jadi teman-teman yang ingin melakukan perawatan di Scarlett Beauty Lounge gak perlu khawatir. Kalian gak bakal tunggu-tungguan pakai alat kok karena banyak alatanya.

Selain itu tidak hanya untuk wanita saja, bahkan pria pun bisa juga kalau mau perawatan di Scarlett Beauty Lounge. Jangan salah loh ya, laki-laki juga perlu perawatan, gak hanya wanita saja yang glowing. Apalagi laki-laki tuh banyak sekali melakukan aktivitas di luar ruang. 

Pengalaman Melakukan Perawatan Glow To The Max
perawatan di scarlett beauty lounge

Jadi sambil menanti dokter Rani dateng pada pagi hari itu, aku sudah foto-foto dibeberapa sudut Scarlett Beauty Lounge. Salah satunya didepan cermin lantai dua. Oh ya, ruang perawatan itu ada di lantai dua ya gaes. 

Ini tuh saking kemarin keasikan ngobrol sama dokternya, sampai lupa ngajak dokter Rani foto bersama sebelum melakukan tindakan. Namanya perempuan ya jadi kalau sudah ngobrol urusan wajah, skincare dan perawatan tuh pasti suka lupa sama yang lainnya. 

Perawatan yang saya lakukan pada hari Senin lalu adalah Glow To The Max, karena melihat kondisi kulitku sekarang ini. Seperti yang aku bilang sebelumnya, kalau di Scarlett Beauty Lounge itu banyak paketan yang menarik.

Glow To The Max sendiri terdiri dari tiga treatment, seperti:
  1. Scarlett Glow Peel Facial
  2. Face REjuve C Plus Laser
  3. Photo Facial I2PL

treatment di scarlett beauty lounge

Setelah berkonsultasi dengan dokter Rani, saya langsung menuju lantai dua untuk melakukan treatment. Pada hari itu saya ditemani oleh mbak Cassandra yang pegang saya. Senang juga pas ngobrol sama mbak Cassandra, karena dia juga selalu memberitahukan tahapan-tahapan setiap treatment yang dilakukan. 

Scarlett Glow Peel ini, dimulai dengan melakukan cleansing terlebih dahulu. Setelah itu dipijat-pijat, ini momen yang menyenangkan sekali kalau pas lagi perawatan. Pijat selesai lalu dilanjutkan dengan melakukan ekstraksi, lalu micro oxy peel, oxy spray yang dingin banget saat itu disemprotin. Pemakaian serum, masker peel off, PDT, peeling dan terakhir menggunakan sunscree. 

perawatan di scarlett beauty lounge


Setelah itu dilanjutkan dengan melakukan Rejuvenation C Plus Laser yang berfungsi untuk: 
  • Mengurangi bekas jerawat
  • Mengurangi tekstur kulit
  • Mengutangi kerutan dan Garis Halus
  • Mencerahkan wajah
  • Membuat wajah tampak lebih glowing
  • Mengenyalkan kulit
  • Mengurangi tampilan hiperpigmentasi

Yang terakhir itu ada Photo Facial I2PL, ini tindakan yang agak kaget sebenarnya karena kilatan sinarnya. Tapi begitu lihat hasil akhirnya sih bikin senang banget, hehehehee... 

Setelah tindakan tentu ada hal-hal yang harus diperhatikan, mungkin untuk setiap orang atau tindakan akan berbeda-beda. Tapi kalau untuk aku kemarin itu:
  1. Mencuci muka dengan bersih menggunakan sabun cuci muka non - scrub pada hari paska tindakan.
  2. Disarankan untuk tidak menggunakan make up atau riasan wajah paska tindakan.
  3. Hindari paparan sinar matahari langsung dan gunakan sunblock sesuai jenis kulit untuk menghindari munculnya flek hitam (terutama 2 hari paska tindakan). Disarankan juga menggunakan moisturizer atau pelembab.
  4. Jika terjadi pengelupasan, disarankan untuk tidak menggosok/menggaruk/mengelupas kulit secara paksa.
  5. Hindari bahan-bahan skincare dengan kandungan aktif yang dapat memicu pengelupasan (peeling agent) selama 3 hari setelah tindakan (kecuali atas anjuran dokter).

Kalau dari aku pribadi yang sudah merasakan treatment di Scarlett Beauty Lounge ini, suka banget dengan segala service dan cara mereka melakukan tindakan. Karena seperti mbak Cassandra sendiri selalu memberitahukan dulu apa yang akan dilakukan dan manfaat dari tindakan tersebut. 

Begitu pun dengan dokter Rani, yang sangat detail sekali setiap memberikan informasi seputar permasalahan kulitku. Apa saja yang boleh dan tidak dilakukan. Dokternya pun ceria banget, jadi bawaan kita juga pas konsultasi dan tindakan sama dia jadi lebih semangat. Semangat mau ngerawat kulit dan treatment lagi ke Scarlett Beauty Lounge.

hasil dari treatment di scarlett beauty lounge

Sayang rasanya kalau untuk gak dibagikan hasil akhir treatment di Scarlett Beauty Lounge kemarin itu. Ini fotoku setelah selesai dan langsung minta tolong team foto dari Scarlett yang motretin. Jarang-jarangkan lihat aku gak pakai kacamata, kalau bukan untuk foto after treatment ini. 

Perubahannya kelihatan sekali, karena dari yang awalnya butuh banget perawatan apalagi baru pulang dari luar kotakan jadilah tambah kinclong lagi ini. Untuk teman-teman yang ingin mengetahui lebih banyak informasi jenis perawatan apa saja yang ada bisa follow instagram @scarlettbeautylounge ya! Karena banyak promo-promo menarik yang ditawarkan.

Jangan lupa foto bareng sama mantanku ya, Song Joong Ki. Hahahaa...